
Merasa namanya ada yang memanggil, Raditya pun menoleh mencari sumber suara.
"Oh,hai....! Jonathan kan?" tanya Raditya saat tahu siapa yang memanggilnya.
"Iya.. kebetulan kita bertemu di sini..!!" jawab Jonathan sambil memeluk Raditya.
"Jo, apa kabar..?!" sapa mama Lani.
"Baik Tante...!" jawab Jonathan sambil mencium punggung tangan kanan mama Lani.
"Tambah ganteng sekarang...!" puji mama Lani karena bagi Mama Lani, Jonathan tambah tampan sejak terakhir bertemu.
"Tante juga tambah cantik..!" balas Jonathan, karena bagi dia, Tante Lani memang cantik untuk wanita seusianya.
"I..itu siapa Tan?" tanya Jonathan saat melihat Rani.
Gadis yang menarik perhatian Jonathan, walaupun tanpa make up namun tetap terlihat aura kecantikannya.
"Oh itu adiknya Radit..." jawab Mama Lani yang tak meneruskan jawabannya karena mendapat kode dari Raditya dengan kedipan mata.
"Kenalkan adik kandungku, Rana..!" sahut Raditya.
Yang kemudian Jonathan segera mengulurkan tangannya ke arah Rani, dan di sambut oleh gadis itu.
"Jangan lama-lama...!" bisik Inspektur Saga saat tahu pandangan Jonathan tak lepas menatap tunangannya.
"Eh..maaf!" ucap Rani yang kemudian melepaskan jabat tangannya.
"Samping Rana itu siapa?" tanya Jonathan yang merasakan ada keterikatan antara adik Raditya dengan lelaki disamping gadis itu.
"Oh, itu Saga murid kakek di perguruan Darma putih." jawab Raditya yang memberi senyum pada Inspektur Saga seolah memberi kode.
Dan Inspektur Saga menyadari hal itu, karena dia belum tahu siapa Jonathan yang ada dihadapannya itu.
__ADS_1
Kedua laki-laki itu saling berjabat tangan.
"Aku kan sudah memperkenalkan anggota keluargaku, sekarang giliran kamu dong...!" seru Raditya saat tahu Jonathan tak sendirian.
Jonathan memang tak sendiri, dia bersama dua orang gadis cantik yang sedari tadi memperhatikan inspektur saga dan Raditya.
"Oiya..! perkenalkan ini Nara adik saya dan satunya Nindy teman seperguruan Nara.
Dan mereka pun saling berjabat tangan.
Rani pun sempat membisikan sesuatu pada Inspektur Saga, "Jangan lama-lama jabat tangannya ya...!"
Inspektur Saga pun tersenyum pada tungangannya itu dan di balas senyum juga dengan simpul oleh Rani.
"Jonathan bolehkan aku tahu,siapa kamu? Dan apa hubungannya dengan keluarga Wibowo?" tanya Inspektur Saga penuh selidik.
"Oiya Saga dan Rana belum tahu siapa kami ya, he..he. maaf!" seru Jonathan sambil setengah tersenyum.
"Jonathan ini anak dari Om Jordy" terang Raditya dan disambut senyuman oleh Jonathan karena dia tak perlu report memperkenalkan diri.
Dan Jonathan pun mengangguk dan tersenyum.
"Kalian kenapa ada di sini? bukan kah kamu yang bertanggung jawab atas beberapa pemancingan milik papa kamu?" tanya Mama Lani yang heran dengan anak-anak dari sahabatnya itu.
"Apa kalian tidak tahu? geng kobra menyerang besar-besaran di kota...!!" jawab Jonathan penuh selidik.
"Tidak, kami dari lereng gunung dan sekarang ini mau balik ke kota..!" sahut Raditya.
"Geng Kobra berencana mencari pendekar-pendekar untuk di rekrut menjadi anggotanya lewat perguruan-perguruan. Makanya mereka menyerang dan mengambil murid-murid yang tidak ikut turnamen" jelas Jonathan.
"Jadi murid-murid yang hilang itu di rekrut? jadi ada kemungkinan mereka masih hidup ya?" tanya Inspektur saga.
"Apa..? bisa jadi papa Wibowo masih hidup..!" seru Rani.
__ADS_1
"Iya...!" sahut Mama Lani dengan sedikit keceriaan di wajahnya.
"Maksud kalian apa? apa tuan Wibowo juga hilang seperti kakakku, begitu kah?" tanya Nindy yang sedari tadi diam.
"Iya Papa Wibowo, sepupu kami Bima dan lima puluh murid perguruan Darma putih juga ikut hilang..! Tidak hanya itu, dua cucu dan satu murid adik seperguruan kakek juga menghilang..!" jelas Raditya.
"Tunggu sebentar..! kalau kalian dari perguruan Darma putih, yang kalian maksud adik seperguruan kakekmu itu apa nenek Lasmi?" tanya Nara yang penasaran.
"I..iya...!" jawab Rani dan Raditya kompak.
"Nando itu kakakku" kata Nindy lirih dan air matanya jatuh membasahi pipinya.
Jonathan segera memberikan sapu tangannya untuk Nindy.
"Ja..jadi kamu adik Nando?" tanya Rani kaget karena Nando yang teman sewaktu Rani masih kecil, tak pernah cerita kalau dia punya adik.
"Kaget ya kak...! karena Nindy sewaktu kecil memang berada di perguruan Mawar Jingga.
Kami jarang ketemu, ketemu-ketemu kalau kak Nando mengirim Mawar ke perguruan. Dan saat turnamen kemarin, kami bertemu. Kak Nando menyembunyikan kami di antara tumpukan matras dari orang-orang jahat itu." jelas Nindy diantara Isak tangisnya.
"Astaga..." Rani tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya mendengar cerita adik sahabatnya itu. Dia pun memeluk adik perempuan dari sahabatnya itu.
"Apakah kakak.. kak Rani? bukan Rana kan?" tanya Nindy yang penasaran dengan sikap Rani, karena yang dia tahu teman kakaknya yang dari perguruan Darma putih itu Rani bukan Rana seperti yang di sebutkan saat perkenalan tadi.
"Sebetulnya itu sama saja, cuma kalau bertemu dengan orang asing apalagi dengan geng Kobra, aku mengaku namaku Rana" jelas Rani.
...~¥~...
Sebetulnya misi apa yang di emban Jonathan ya? Apakah Jonathan akan jadi pengganggu hubungan Rani dan Inspektur Saga?
Yuk ikuti terus tiap episodenya..
Jangan lupa like, komen, favorite, rate dan vote-nya ya..
__ADS_1
Makasih.