
"Hei, kamu pakai topeng lagi.siapa lagi lawan yang kau hadapi kali ini..?" tanya wanita yang di panggil bibi oleh gadis bertopeng itu.
"Aku melawan perampok truk muatan bi..!" jawab gadis bertopeng itu yang kemudian masuk kedalam rumah.
"Oiya Bu, ini ada bebek goreng untuk bibi. Tadi aku bertemu murid perguruan Darma putih di jalan." kata gadis bertopeng itu yang kemudian melepas topengnya.
Gadis bertopeng hitam itu tak lain adalah Yuki, murid dari nenek Lasmi dari perguruan Anggrek putih.
Sedangkan bibi yang bersama Yuki itu adalah Emi istri Jarwo satpam Gym yang kemarin berada di villa pulau tengah laut yang menjadi tahanan luar geng Kobra.
"Perguruan Darma Putih?" kata Emi yang menghentikan aktifitas makannya.
"Iya, Arya namanya, Tahu tidak bi, aku bisa mengalahkannya tanpa menggunakan ilmu dari perguruan Anggrek putih....!!" kata Yuki dengan senyum bahagianya.
"Berarti ada manfaatnya kita berguru pada Mister Li waktu di pulau Sebrang...!!" seru Emi yang kemudian meneruskan makannya.
"Iya padahal kita belajarnya hanya dalam waktu lima bulan saja...!" kata Yuki yang kemudian bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
Flashback on: Di kota Sebrang delapan bulan yang lalu.
"Bi Emi..! stok ikan kita sudah habis, bisa pesankan pada para nelayan pantai..?" pinta Linda pada Emi.
"Lho biasanya siapa yang pesan..?" tanya Emi.
"Biasanya Inspektur Saga dan Inspektur Hari. Inspektur Saga kan sekarang di kota J dan Inslektur Hari tahu sendiri, sekarang kerjaannya dobel sejak di tinggal Inspektur Saga..!!" jelas Linda.
"Baiklah kalau begitu aku akan ajak Yuki, oiya aku harus cari siapa nanti kalau sampai disana?" tanya Emi.
" Cari saja pak Wiyana, beliau pemimpin para nelayan. Bilang saja utusan Inspektur Saga, biar di beri diskon..! he..he..!" kata Linda sambil berbisik.
"Kok bisa..?" tanya Emi penasaran.
"Putrinya pak Wiyana kan suka sama Inspektur Saga, dan pak Wiyana bermaksud menjodohkan mereka berdua...!!" jelas Linda sambil memotong wortel.
Selama di kota Sebrang Linda,Nilam, Emi,Inah dan Yuki memang bekerja di bagian konsumsi untuk para anggota geng kobra baru yang merupakan orang-orang yang di buat hilang ingatan oleh Jarot dengan menggunakan kalung pusaka liontin jam bermustika hitam.
"Ha...!! padahal Inspektur Saga selama aku lihat saat menggerakan bawahannya terkenal jutek dan sedingin es. Ada juga ya yang menyukainya selain tunagannya..!!" seru Emi heran.
"Hm..hm...! aku pernah juga menyukainya bi..!" sahut Yuki saat membawa piring-piring yang habis dia cuci.
"Eh..kamu?" tanya Emi yang tak percaya.
__ADS_1
"Dia temanku waktu kecil..! sekeras apapun usahaku, hatinya sudah terikat pada adik seperguruannya." Jelas Yuki yang menaruh piring satu persatu ke rak piring.
"Eh, kita kan mau beli ikan..! malah ngomongin orang sih..! he.he..!" celetuk Emi.
Dan semua pun tertawa.
Beberapa menit kemudian, Emi dan Yuki sudah berada di pesisir pantai khusus untuk para nelayan.
Pada saat Yuki dan Emi mencari dimana keberadaan pak Wiyana, tiba-tiba rombongan bajak laut yang entah darimana merapat ke pantai.
Mereka merampas paksa hasil nelayan dan merampok toko-toko sembako di sekitar pantai.
Anak-anak dan para gadis-gadis pun mereka culik. Lima orang menghadang Yuki dan Emi.
"Mau apa kalian..!!" seru Yuki lantang.
"Ayolah manis ikutlah dengan Abang..! kita akan senang-senang di kapal...!" goda bajak laut satu.
"Kamu cantik sekali..! kamu akan aku jadikan ratu di kapalku..! " seru bajak laut dua.
"Dasar Mi Chin(gila)..!! Okey kami akan ikut, tapi sebelumnya kami buat kalian tak bernyawa...!!" seru Yuki yang bersama Emi saling memunggungi dan bersiap melawan para bajak laut itu.
"Hop hiyaa.....!!"
"Bagh...!!"
"Bughh...!!!"
"Aghh...!!"
Pertempuran tangan kosong pun tak terelakkan.
Akhir dari pertempuran yang sengit itu, kelima bajak laut itu akhirnya terkapar di tangan Emi dan Yuki.
Tak berapa lama, datang lagi lima belas bajak laut, Yuki dan Emi hampir saja kewalahan di buatnya.
Tiba-tiba datang seorang pria paruh baya berpakaian asing dengan memegang sebuah kipas lipat di tangan kanannya itu membantu Emi dan Yuki menyerang para bajak laut.
Pria itu kemudian menggunakan kipasnya sebagai senjata bomerang.
__ADS_1
"Wushhh...!!"
"sreeeet...!!"
"Aughh....!!"
Tiga orang terpisah kepalanya dari badannya.
"Wushh...!"
Kipas itu kembali padanya dan dengan sigap dia tangkap.
Kemudian pria itu mengulanginya kembali dan lagi berkuranglah jumlah bajak laut itu.
Dan akhirnya lima belas bajak itu pun tewas tak tersisa.
"Terima kasih tuan atas bantuannya..!!" ucap Yuki saat menghampiri pria itu.
"Sama-sama, aku kan harus membela yang yang benar dan lemah. Karena itu sudah tugasku...!" kata pria itu.
"Oiya perkenalkan saya Yuki dan ini bibi saya Emi tuan. Kami hendak membeli ikan. Sedangkan tuan sendiri siapa? kalau boleh tahu..!" kata Yuki yang penasaran.
...~¥~...
Siapakah pria yang pakai pakaian asing itu..?
Terus ikutin ya...🙏😍
...Yuk dukung novel "Gadis Tiga Karakter", dengan memberi like/ komen/fav/rate 5/gift dan juga Votenya....
...Oya, dukung karya Author lainnya ya......
...*CINTA UNTUK YULIA...
...*SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA...
...*HITAM BUKAN HITAM HIDUPNYA....
...*JADIKAN AKU YANG KEDUA...
...Terima kasih....
__ADS_1
...Bersambung...