
Kini Nindy berpenampilan seperti emak-emak, dan dia keluar dari kamar mandi.
"Itu malingnya....!!"
Seru para pedagang yang berusaha mengepungnya.
Nindy berkelit menghindari kepungan warga. Gadis itu terus berlari dan berlari dari kepungan warga.
Karena kelelahan berlari, Nindy masuk ke parit dan sembunyi di gorong-gorong.
"Yah .! baru saja mandi..! bau lagi..!! Apa boleh buat, dari pada di pukuli masa .!" ucap dalam hati Nindy.
Setelah di rasa aman, Nindy keluar dari persembunyiannya dan menjauh dari pasar tradisional itu.
Dalam perjalanannya dia melihat ada gerombolan laki-laki berslayer hitam dimana-mana.
"Bagaimana aku bisa melewati mereka..?" kata dalam hati Nindy.
Gadis itu kemudian membuat rambutnya berantakan dan pada akhirnya dia membuat dirinya seakan-akan orang gila.
"Iya, dengan menjadi orang gila, tak akan ada yang mengenalku dan aku tak mungkin mereka angkut lagi. Kecuali anak-anak kecil yang akan menggodaku...!!" gumam Nindy dalam hati.
Benar saja, para laki-laki berslayer hitam itu tak menghiraukannya. Bahkan mereka menghindari Nindy, karena Nindy yang bau selokan.
Dengan langkah terseok-seok Nindy terus berjalan mencari markas geng Serigala dengan ingatan yang dia punya.
"Aku lapar dan haus..!Andai di hutan, aku bisa cari ikan atau buah-buahan, kalau di kota seperti ini..? apa aku harus mengemis..?! Kak Jo...! bantu Nindy...!! kenapa nggak ada satupun orang yang ku kenal lewat ya..?" gumam dalam hati Nindy sambil melihat ke sekelilingnya.
Langkah Nindy berhenti di sebuah taman kota dengan ada air mancur mini di tengahnya, dengan air yang bening.
Nindy mengabaikan bersih atau kotor dan sehat atau tidaknya air mancur mini itu.
Baginya dia bisa minum sepuasnya dan bisa mencuci mukanya yang gerah.
Nindy kembali melangkahkan kakinya, terus berjalan dan jalan.
Hingga kehausan dan kelaparan menderanya kembali. Gadis itu mencoba menahannya.
Tiba-tiba Nindy melihat beberapa bangunan yang di ingatnya.
__ADS_1
Dengan sisa-sisa tenaganya, Nindy terus melangkah menuju bangunan rumah yang dia kenal.
"Pak satpam, saya mau ketemu Jonathan dan Nara..!!" seru Nindy saat berada di depan pos satpam keluarga Wibowo.
"Dasar orang gila..! pergi sana..!!"hardik salah satu satpam itu.
"Aku dulu pernah tinggal di sini..!!" kata Nindy pelan, karena tenaganya yang sudah terkuras.
"Ngomong apa kamu..!! Cepat pergi..!!" teriak satpam yang lain.
Bukannya pergi, nindy duduk dengan memeluk lututnya.
Hingga akhirnya tubuhnya tak bisa di gerakkan lagi.
"Kak Jo...!" panggil Nindy pelan
Selang beberapa menit, Jonathan keluar rumah dan membopongnya..
Flashback Off 📆
"Astaga...! dari cerita Nindy, begitu kejamnya mereka..!" kata Jonathan yang geram.
"Apa kamu tak bertemu anggota geng serigala yang menyamar jadi orang berslayer hitam..?" tanya komisaris yang ikut berpikir.
"Aku berada di ruangan perawat, jadi kalau mereka terluka.Maka mereka bertemu denganku..! kalau tidak terluka, ya tidak bertemu denganku..!" jelas Nindy.
"Saat ini, Rani di culik mereka...!" kata Yuki.
"Betulkah..? kalau begitu kita sedikit aman..!!" kata Nindy.
"Apa maksud kamu..?" kata Arya yang belum mengerti maksud Nindy.
"Yang mereka incar itu Rani, sebelum menangkap Rani..! mereka akan menculik orang-orang terdekatnya sebagai tawanan pemancing Rani dan Inspektur Saga..!!" jelas Nindy.
"Apa..!!" seru semuanya kompak.
Yuki menyapukan semua pandangannya, dia mencari sesosok laki-laki yang saat ini mengganggu hatinya.
"Tante..! Kak Raditya kemana..?! tanya Yuki yang tak mendapati keberadaan Raditya setelah mendengarkan cerita Nindy tadi.
__ADS_1
"Tadi katanya mau janjian ketemu seseorang. Dengan siapa saya tidak tahu...!!" kata mama Lani.
Yuki segera menelpon Raditya, namun hasilnya Nihil. Nomornya tak bisa di hubungi.
"Kak Radith...! apa kamu benar bersama Sania..??" tanya dalam hati Yuki yang khawatir.
Lilian iseng melihat story' media sosial Sania, dan dia menemukan foto kebersamaan Raditya dan Sania.
"Yuki...! kamu yang sabar ya..!!" kata Lilian yang memberikan ponselnya pada Yuki.
...🌷CLBK🌷...
...SANIA 💗 RADITYA...
...🌷MERAJUT KEMBALI CINTA KITA🌷...
...🌷HANYA DENGANMU RADITYA🌷...
...🌷SANIA & RADITYA 💗STORY🌷...
Yang semua caption itu di sertai foto-
mesra Sania dan Raditya.
Walaupun Raditya pernah mengatakan, kalau dia sudah tak ada rasa lagi pada Sania, namun ketika melihat foto mesra mereka, hati Yuki bagaikan teriris-iris.
"Kak Radith, semoga kau pegang janjimu..!!" kata dalam hati Yuki.
...~Â¥~...
...Terima kasih untuk semua yang telah mendukung novel Gadis Tiga Karakter ini....
...Semoga kita semua dalam keadaan sehat selalu dan dalam lindungan-Nya....
...Aamiin ya Robbal alaamiin...
...Terima kasih....
...Bersambung....
__ADS_1