Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Hilangnya kotak permata


__ADS_3

 "Pesta di Avonmead itu mestinya meriah sekali, lengkap dengan dansa. Karena itu putri saya membawa hampir semua permatanya - nilai keseluruhannya mungkin sekitar seratus ribu dolar."


"Sebentar," komisaris Saga menyela.


"Siapa yang mengurusi permata-permata itu" Putri Anda atau si pelayan?"


"Flossie selalu mengurus permata-permatanya sendiri. Menyimpannya dalam tas kecil berwarna biru yang terbuat dari kulit kambing yang lembut."


"Teruskan, Monsieur."


"Di Bristol, si pelayan, Jane Mason, mengemas tas rias dan gaun rias putri saya yang dibawanya lalu menghampiri kamar tidur Flossie. Jane sangat terkejut karena Flossie mengatakan ia tidak akan turun di Bristol, tetapi akan pergi lebih jauh lagi. Diperintahkannya Mason menurunkan bagasi, dan menaruhnya di ruang penitipan stasiun. Mason boleh menikmati teh di ruang minum, tapi harus menunggu Flossie di stasiun. Ia akan kembali ke Bristol dengan kereta api bolak-balik rute siang. Meskipun terkejut sekali, Mason melRanikan apa yang diperintahkan kepadanya. Diletakkannya bagasi di ruang penitipan, lalu ia pergi minum teh. Satu per satu kereta bolak-balik masuk, namun majikannya tidak muncul juga. Setelah kereta terakhir masuk, ia meninggalkan bagasi di tempat itu dan pergi ke hotel di dekat stasiun untuk bermalam. Paginya ia membaca berita tentang tragedi yang menimpa Flossie dan kembali ke kota dengan kereta pertama yang ada." "Tidak adakah penjelasan sehubungan dengan perubahan mendadak rencana putri Anda itu?"


"Ada. Menurut Mason, di Bristol Flossie tidak sendirian di kamarnya. Ada seorang laki-laki bersamanya. Saat itu, orang itu sedang berdiri, menatap ke luar jendela yang letaknya agak jauh dari Jane Mason sehingga Mason tidak dapat melihat wajah laki-laki itu."


"Ada gang-gang di gerbong kereta yang menghadap ke arah kamar tidur?"


"Benar."


"Di sebelah mana koridor itu?"


"Di sebelah peron. Sewaktu berbicara kepada Mason, Flossie berdiri di koridor."


"Apakah Anda tidak ragu-ragu - maaf!" komisaris Saga berdiri lalu meluruskan letak tempat tinta yang agak miring.


"Je vous demande pardon," lanjutnya sambil duduk kembali.


"Saya selalu merasa tidak enak melihat apa saja yang tidak lurus. Aneh, kan" Tadi saya bertanya, Monsieur, apakah tidak ada keragu-raguan dalam benak Anda bahwa pertemuan yang tidak diharapkan ini mungkin menyebabkan perubahan rencana putri Anda secara mendadak?"


"Kelihatannya itu satu-satunya prakiraan yang masuk akal."


"Anda tidak dapat menduga siapa laki-laki itu?" Sejenak milyuner itu ragu-ragu, lalu ia menjawab,


"Tidak - saya sama sekali tidak tahu."

__ADS_1


"Sekarang - tentang penemuan jenazah?"


"Penemunya seorang pelaut muda yang segera membunyikan tanda bahaya. Di kereta ada seorang dokter. Diperiksanya mayat Flossie. Mula-mula Flossie dibius dengan khloroform, kemudian ditikam.


Dokter mengatakan penjelasan ini adalah pendapat pribadinya karena Flossie sudah meninggal kira-kira empat jam. Jadi, pembunuhan itu pasti dilRanikan tidak lama setelah kereta meninggalkan Bristol - mungkin sekali antara Bristol dan Weston, atau antara Weston dan Taunton."


"Kotak permata itu?"


"Hilang, M. komisaris Saga."


"Satu lagi, Monsieur. Mengenai kekayaan putri Anda - siapa yang mendapatkannya apabila ia meninggal?"


"Segera setelah menikah, Flossie membuat surat wasiat, mewariskan semua miliknya kepada suaminya." Halliday ragu-ragu sebentar, lalu melanjutkan,


"Saya perlu memberitahu Anda, Monsieur komisaris Saga. Saya anggap menantu saya adalah bajingan tidak bermoral dan atas saran saya Flossie tengah berusaha berpisah dengan suaminya secara resmi - tidak sulit. Saya mengatur uang Flossie sedemikian rupa sehingga laki-laki itu tidak dapat menyentuhnya seumur hidup Flossie. Tapi, walaupun keduanya telah beberapa tahun berpisah sama sekali, kerap kali Flossie memenuhi permintaan uang suaminya, daripada ia menghadapi skandal terbuka. Bagaimanapun juga, saya bertekad untuk mengakhiri keadaan ini. Akhirnya Flossie setuju dan pengacara-pengacara saya sudah diinstruksikan untuk mengatur prosedurnya."


"Di mana Monsieur Carrington sekarang?"


"Di kota. Saya yakin kemarin dia berada di luar kota, tapi kembali lagi semalam." komisaris Saga berpikir sebentar, lalu berkata,


"Anda ingin menemui Jane Mason, pelayan itu?"


"Kalau Anda tidak berkeberatan." Halliday membunyikan bel dan memberikan perintah singkat kepada pelayan pria yang bertugas menerima tamu itu. Beberapa menit berikutnya Jane Mason masuk. Seorang wanita terhormat yang berwajah keras, tanpa emosi menghadapi tragedi ini, sebagaimana layaknya seorang pelayan.


"Saya boleh mengajukan sedikit pertanyaan" Apakah majikan Anda biasa-biasa saja sebelum mengadakan perjalanan kemarin" Tidak gugup atau bingung?"


"Oh, tidak, Sir!"


"Tapi, di Bristol ia lain sama sekali?"


"Benar, Sir, dia menjadi resah - tegang sekali, sehingga kelihatannya Nyonya tidak mengerti apa yang diucapkannya."


"Apa yang sebenarnya ia katakan?"

__ADS_1


"Sejauh yang dapat saya ingat, Nyonya mengatakan, 'Mason, Rani terpaksa mengubah rencanRani. Telah terjadi sesuatu - maksudku, Rani tidak jadi turun di sini. Rani harus terus. Turunkanlah bagasi dan letakkan di tempat penyimpanan. Setelah itu engkau boleh minum teh dan tunggulah Rani di stasiun.'"


"'Menunggu di sini, Ma'am"' saya bertanya."


'Ya, ya. Jangan meninggalkan stasiun. Rani akan kembali dengan kereta berikutnya. Rani tak tahu waktunya. Tapi tidak akan terlalu larut.'"


"'Baik, Ma'am,' kata saya. Tidak pada tempatnya saya bertanya, meskipun saya merasa aneh sekali."


"Tidak seperti biasanya, eh?"


"Lain sekali, Sir."


"Bagaimana pendapat Anda?"


"Well, Sir, menurut saya keputusan Nyonya ada hubungannya dengan laki-laki di dalam kamar itu. Nyonya tidak berbicara kepadanya, tapi sesekali menoleh kepadanya, seakan-akan bertanya apakah yang dikatakan Nyonya benar."


"Anda tidak melihat wajah laki-laki itu?"


"Tidak. Selama itu dia berdiri membelakangi saya."


Kotak permata itu?"


"Hilang, M. komisaris Saga."


"Satu lagi, Monsieur. Mengenai kekayaan putri Anda - siapa yang mendapatkannya apabila ia meninggal?"


"Segera setelah menikah, Flossie membuat surat wasiat, mewariskan semua miliknya kepada suaminya." Halliday ragu-ragu sebentar, lalu melanjutkan,


"Saya perlu memberitahu Anda, Monsieur komisaris Saga. Saya anggap menantu saya adalah bajingan tidak bermoral dan atas saran saya Flossie tengah berusaha berpisah dengan suaminya secara resmi - tidak sulit. Saya mengatur uang Flossie sedemikian rupa sehingga laki-laki itu tidak dapat menyentuhnya seumur hidup Flossie. Tapi, walaupun keduanya telah beberapa tahun berpisah sama sekali, kerap kali Flossie memenuhi permintaan uang suaminya, daripada ia menghadapi skandal terbuka. Bagaimanapun juga, saya bertekad untuk mengakhiri keadaan ini. Akhirnya Flossie setuju dan pengacara-pengacara saya sudah diinstruksikan untuk mengatur prosedurnya."


"Di mana Monsieur Carrington sekarang?"


"Di kota. Saya yakin kemarin dia berada di luar kota, tapi kembali lagi semalam." komisaris Saga berpikir sebentar, lalu berkata, "Saya kira cukup, Monsieur."

__ADS_1


"Anda ingin menemui Jane Mason, pelayan itu?"


"Kalau Anda tidak berkeberatan." Halliday membunyikan bel dan memberikan perintah singkat kepada pelayan pria yang bertugas menerima tamu itu.


__ADS_2