
"Kity...! Aku penasaran apa yang dikatakan Sania tadi. Nanti kamu ceritakan ya setelah aku selesai mandi."kata Rani yang baru saja masuk ke Apartemen, dan menaruh barang belanjaannya di atas meja makan.
Gadis itu bergegas mengambil handuk dan pakaian gantinya.
Selesai ritual mandinya, Rani pun mendengarkan cerita si Kity sambil memasukkan dan memisahkan belanjaannya ke lemari es dan sebagian ke lemari kabinet atas.
Kucing langit itu pun bercerita, tentang apa yang didengarnya saat Sania, Dio dan Dito di Supermarket tadi sore.
Rani kemudian mengambil dua buah burger yang sempat di belinya tadi di supermarket.
"Jadi Sania mau balas dendam ya...!! gumam Rani sambil memberikan satu burgernya buat Kity.
"Beritahu kakak nona saja....!" kata Kity sedang rebahan menikmati di tempat tidur yang empuk milik Inspektur Saga.
"Hmmm...! telfon Kak Saga aja..! Dah sampai belum ya..! Aku dah kangeeen...!" seru Rani yang kemudian mencari tas kecilnya. Tempat biasa dia menaruh ponselnya.
"Hadeuh..! belum juga setengah hari...!! Dasar bucin...!!" gerutu Si Kity.
"Biarin yeee...kamu cari pasangan sana...!!biar bisa ngerasain sama dengan yang aku rasakan...!!" seru Rani membela diri.
"Aku bisa cari pendamping hidup kalau tugasku mengumpulkan pusaka langit dan membawa ke istana langit. Itu baru bisa mencari pasangan...!" kata Kity yang masih menikmati kenyamanan kasur.
"Jadi kucing langit ternyata ribet ya...!!" seru Rani yang sudah menemukan ponselnya.
Kemudian dia menekan panggilan untuk Inspektur saga.
📞📞📞📞📞
Rani : "Hallo...Calon suamiku..! apa kabarmu..?"
(Sambil membuat posisi duduk di tempat tidur)
Inspektur Saga : " Hai.. calon istriku..! Baru saja sampai, ini sudah ada di Mess. Kakak satu kamar dengan Inspektur Hari."
(duduk di teras mess, menjauh dari teman satu messnya)
Rani : "Bagus donk ada temannya, Rani cuma sama Kity."
Inspektur Saga :" Kity kan juga teman, Oya sudah makan belum?"
Rani : "Baru mau makan burger yang tadi dibeli waktu belanja di Supermarket.
__ADS_1
Inspektur Saga :" memang bisa kenyang? takaran kamu kan biasanya dia piring nasi?"
(Goda Inspektur Saga)
Rani :"Ahh kak Saga, itu kan kalau sehari nggak makan,,!!'" (mukanya memerah seperti kepiting rebus)
Inspektur Saga : " bisa saja kamu..! ha..ha..!
(Inspektur saga tertawa senang)
Rani :" kak, Rani punya kabar yang mengejutkan..!" (Mulai serius)
Inspektur Saga : " Apa? kamu hamil..??!"
(Inspektur saga malah menggoda)
Rani : "Eh kok jadi hamil sih? bukan itu maksud Calon istri...!!" (Sebelll..)
Inspektur Saga :"Lantas apa? " (Mulai serius)
Rani :"Rani tadi dengar, eh lebih tepatnya Kity mendengar Sania mau merencanakan sesuatu."
Inspektur Saga :"Merencanakan sesuatu? apakah Sania mau balas dendam?"
Inspektur Saga :" Bagaimana dengan kakak muda?" {sambil mengetuk-ngetuk jarinya di pegangan kursi yang di dudukinya. Menandakan si empunya sedang berpikir)
Rani :" kata Kity besok Sania akan mengundang Kak Radit dan kenalannya. Dia akan membuat kak Radit patah hati."
Inspektur Saga :" Coba kamu tanyakan ke Kakak muda, masih mencintai Sania atau tidak setelah geng Kobra membikin keluarga Wibowo dan Jordy bangkrut...!"
Rani :"Baik Calon suami..!"
Inspektur Saga :" satu lagi, jangan menyamar jadi pacar baru Raditya...!!" (Seolah bisa membaca pikiran calon istrinya)
Rani :".wahh..! kak Saga bisa baca pikiranku..! padahal Rani berencana mau merias wajah Rani seperti kak Yuki...!"
Inspektur Saga :"Kak Saga tahu siapa kamu..! Coba kamu kerja sama dengan anak-anak Om Jordy." (berusaha memberi solusi)
Rani :"Dangan Jonathan boleh??"
(Goda Rani)
__ADS_1
Inspektur Saga :" Eh..! yang perempuan saja..!!"" (mukanya mulai memerah, sedikit ada rasa cemburu)
Rani :"Rani pikir kalau ada Jonathan bisa seru kalau tiba-tiba anggota geng kobra memenuhi mall itu...!" (mencoba membuat alasan)
Inspektur Saga :" Terserah kamu lah..!! asal kamu bisa jaga hatimu untuk calon suamimu ini...!" (Pasrah)
Rani :' He..he.. kak Saga marah ya..? Rani janji kok, cuma kak Saga seorang yang ada di hati Rani. Percayalah...!!" (mencoba menenangkan)
Inspektur Saga :" kak Saga percaya kok sama Calon istriku,..!" (sedikit tenang)
Rani :"Makasih Calon Suami...!" (sambil tersenyum)
Inspektur saga :" Sudah malam lekas tidur..! Besok kamu kan sekolah, berangkatlah lebih awal karena jarak yang kamu tempuh jauh."
Rani :" Baik kak..! selamat malam..!""
Inspektur Saga :" Selamat malam juga sayangku..!! (mematikan ponselnya)
📞📞📞📞📞
"Aih..kok di matikan duluan sih..! apa Kak Saga marah ya?" gumam Rani.
Rani pun kemudian menelfon Kakaknya Raditya dan juga Nara dan Jonathan sambil menghabiskan burgernya yang sedari tadi di letakkan di meja samping tempat tidur.
Mereka pun setuju dengan misi yang di jalankan Rani.
Setelah selesai, Rani pun menenggelamkan dirinya dalam balutan selimut dan akhirnya dia melayang ke alam mimpi.
Sedangkan si Kity sudah tidur sedari tadi.
...~¥~...
Catatan:
Nara dan Nindy umurnya tiga tahun di bawah Rani. Jadi masih SMP, namun postur tubuhnya sudah seperti anak SMA.
Yuk dukung novel Gadis Tiga Karakter, dengan memberi like/komen/♥️/⭐/🎁 maupun Vote ya..
Terima kasih
...Bersambung...
__ADS_1
"