Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Rencana Inspektur Alex


__ADS_3

Rasain kamu Jo...! Rani di modusi...! malah tamparan yang didapat..! ha..ha..!" seru sebagian dari geng Serigala.


"Raniii....!!" panggil Jonathan sambil mengusap pipinya yang merah.


"Apa..! mau nambah lagi?" tanya Rani yang duduk mengacuhkannya.


"Ti..tidak...! kalau kamu nggak mau jadi pacarku, Carikan aku pacar ya..!?" gumam Jonathan yang sudah duduk di samping Rani.


"Hei...kamu itu sama saja dengan Inspektur Alex..! Ogah cari saja sendiri..!!" jawab Rani ketus.


"Hm..hm..kayaknya ada yang membicarakan aku nih..!!" seru seseorang dari belakang Rani.


"Eh, Inspektur..! kapan datangnya?" tanya Rani yang melihat Inspektur Alex dan Dito.membawa sesuatu.


"Baru saja, kalian ngapain aja?" tanya Inspektur Alex sambil menaruh barang-barang yang mereka bawa diatas meja.


"Ya siapa tahu, ada yang kesepian..!" sahut Jonathan sambil merangkul Rani dari belakang.


Refleks Rani menyiku perut Jonathan.


"Bhugh...!!


"Aghhh....!!"


Jonathan kembali mengerang kesakitan.


Rani berbalik kemudian kembali menarik kerah baju Jonathan.


"Sudah aku bilang .! jangan macam-macam denganku..!" seru Rani kesal.


"Ih...ih...! kasihan...kasihan ....kasihan..!'" seru kelima belas geng Serigala sambil menggelengkan kepalanya.


"Jonathan yang berilmu tinggi saja jadi bulan-bulanan Rani, apalagi aku ya?" batin Dito yang terkejut akan sikap Rani.


"Oke..!! balik ke misi penyelamatan Komisaris dan Tuan Wibowo. Sekarang kita serius..!!'" seru Inspektur Alex.


"Siap..! lanjutkan.!" seru Rani yang terus memperhatikan jalannya rapat itu.

__ADS_1


"Aku punya rencana, kita masuk ke markas geng kobra dengan menyamar..!" rencana Inspektur Alex.


"Jadi ini ya maksud anda bawa barang-barang ini..?" seru Rani yang kemudian membuka satu persatu barang yang dibawa Inspektur Alex.


"Jaket geng Kobra..!" seru Jonathan saat mengambil salah satu benda yang di bawa Inspektur Alex.


"Sekarang kalian ambil jaket ini masing-masing satu, termasuk aku dan Dito. Oiya Rani, ada yang khusus untuk kamu..!" kata Inspektur Alex seraya memberikan paperbag besar pada Rani.


Rani pun membukanya, dan diapun senang sekali.


"Tau aja nih Inspektur..! Aku ke kamar mandi dulu ya...!" seru Rani yang kemudian berdiri dari duduknya.


"Ganti baju di sini saja..!" seru salah seorang geng serigala.


"Apa..! belum pernah di gigit Serigala ya..? Jonathan..! gigit dia..!" seru Rani yang kemudian berlari ke kamar mandi.


"Rani..! Aku manusia bukan Serigala..!!" gerutu Jonatan .


"Benar apa yang di katakan Rani, kamu kan memang dari anggota geng Serigala...!!" ucap Inspektur Alex sambil tersenyum.


"Oiya..ya..."


Tak berapa lama, Rani keluar dengan memakai celana jeans, kaos oblong warna hijau, jaket bergambar geng kobra dan memakai wig potongan laki-laki.


"Rani, kaulah itu? gantengnya melebihi aku..!" seru Jonathaan yang merasa dirinya tampan diantara lainnya.


"Makasih Inspektur..! celananya bisa pas ini..!" kata Rani sambil memutarkan badannya.


"Iya, kebetulan saja. Kalian pakai syal ini ya, sebagai tanda bahwa yang pakai syal ini kawan bukan lawan kita. Karena kita nanti disana berbaur jadi satu dengan anggota geng kobra lainnya.


Dan setelah menerima syal itu, mereka memakai syal warna hijau di leher masing-masing.


'Kita akan berperilaku seperti geng kobra, jadi kita nanti ke markas geng kobra menghadang mobil andalan atau pick up..!" ucap Inspektur Alex.


"Itu sih nggak masalah bagi kami, lantas setelah sampai di sana kita ngapain?" tanya salah seorang dari anggota geng Serigala itu.


"Begini, nanti Rani dan Dito bertugas mencari tempat dimana Komisaris Anggara dan tuan Wibowo di sekap. Saya dan Jonathan akan melindungi kalian. Dan yang lainnya berjaga-jaga jika ada hal yang tidak di inginkan. Mengerti kalian..?!" jelas Inspektur Alex.

__ADS_1


"Mengerti..!!" ucap semua kompak selain Rani yang sibuk berselfi ria.


"Hm .. Rani..!" panggil Inspektur Alex namun tak ada respon dari yang punya nama Rani.


Rani sibuk mengirim foto-fotonya pada seseorang, siapa lagi kalau bukan Inpektur saga.


Rani pun senyum-senyum sendiri.


"Rani.! wah parah...! jangan-jangan kelamaan di tinggal Inspektur Saga ya jadi strees dia..!!" ceplos Jonathan.


"Aku dengar Jo...! apa aku buat tanda lagi y di pipimu itu..!!" seru Rani.


"O.o...! nggak-nggak .! bercanda kok..! swear..!" kata Jonathan sambil membentuk jarinya menjadi huruf V.


"Kalian seperti anak kecil saja..!"seru Inspektur Alex.


"Hei jangan salah..! aku dan Dito yang paling muda wekk...!" balas Rani sambil menjulurkan lidahnya.


"Hadeuh bicara sama Rani itu nggak ada habisnya Inspektur'...! Aku cuma belum percaya gadis seperti Rani ini sudah membunuh pulihan bahkan ratusan orang..!!" kata Dito yang sedari tadi diam.


"Iya benar...!!' balas Inspektur Alex sambil menganggukkan kepalanya.


"He..he..! Sudah-sudah..! sebelum berangkat, aku mau hubungi calon suamiku dulu ya..!" seru di Rani yang kemudian kembali mengotak-atik ponselnya.


"Hadeuh bakal lama nih..!" seru Jonathan dengan nada kesal.


...~¥~...



Setujukah bila sampulnya Author ganti seperti yang diatas🤔


Sebetulnya sampul kemarin cover eklusive dari NT. Suka sih suka, cuma kurang sreg.


Tidak menggambarkan Karakter tokoh.


Terima kasih.

__ADS_1


...Bersambung...


"


__ADS_2