Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Season 2 : Di kota "K" Gym Raditya


__ADS_3

Baru saja mereka masuk kedalam rumah, datanglah sebuah mobil yang datang dari kota "J" dan di kendarai dua orang.


"Bi Emi....! om Jordy...! kalian nggak apa-apa kan..!!" teriak Yuki saat turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam Gym dan Jonathan menyusul di belakangnya.


Betapa terkejutnya Yuki saat masuk ke dalam loby gym.Yang ternyata banyak orang disana.


"Kak Yuki...!!" panggil Rani saat melihat Yuki masuk ke dalam Gym.


"Rani...!! kak Radit ...!! hiks..!" tangis Yuki pecah dalam pelukan Rani.


"Kak Radit memang di tangkap mereka, dia di jadikan sebagai umpan untuk menangkap aku kak Yuki..!"kata Rani.


"Bukan masalah itu, tapi ini..!!" balas Yuki yang sambil menunjukan foto-foto kebersamaan Raditya dengan Sania.


"Kak Yuki, aku percaya kalau kak Radit tak melakukannya.Ini akal-akalan Sania saja.Lihatlah foto-fotonya, mata kak Radit tertutup. Itu menandakan kak Raditya tidur atau pingsan. Jadi bukan dari hati nurani kak Radit..!!' kata Rani yang mengomentari foto-foto mesra Sania dengan Raditya.


"Coba aku lihat..!!" pinta Inspektur saga yang mau mengamati foto Sania dan Raditya


Yuki pun memberikan ponselnya dan Inspektur Saga dan Inspektur Saga pun mengamatinya.


"Benar kata Rani, kamu jangan percaya pada Sania. Belum tentu Raditya bersalah. Yang terpenting kita harus bebaskan Raditya dan Januar putra Bi Emi dan Om Jarwo."kata Inspektur Saga sambil memberikan ponsel Yuki pada pemiliknya.


"Iya, kita harus selamatkan keponakanku..!!" kata Yuki.


"Oke..! sebaiknya sebagian dari kita istirahat..! Kita masih akan kedatangan dua orang tamu dari lereng Gunung...!!" kata Emi.


"Dari Lereng Gunung? siapa bi..?" tanya Rani penasaran.


"Paman Sidiq dan bi Inah..!!" jawab Bi Emi yang mengundang mereka dalam misi yang akan di jalani nanti.


"Kalian semua istirahatlah, biar aku dan Rani yang berjaga-jaga disini" kata Inspektur Saga yang sebetulnya dia masih ingin temu kangen dengan kekasihnya.


"Dasar Inspektur..bilang saja mau kangen-kangenan...! "Goda Jonathan .


"Sialan kamu ya..! aku sumpahin jadi jomblo akut nanti kamu...!!" ucap Rani sambil melempar koran hari ini pada Jonathan dan dengan mudahnya di tangkap Jonathan.


"Sumpah kamu nggak berlaku Ran..! Jonathan sudah ada yang punya. Nindy namanya..!!he..he..!' seru Yuki sambil melirik Jonathan.


"Maksud kamu Nindy temannya Nara? dia sudah ketemu? trus bagaimana dia bisa pulang .?" tanya Rani bertubi-tubi.

__ADS_1


Yuki dan Jonathan pun menceritakan tentang Nindy, sedangkan yang lainnya sudah berangkat ke kamar yang ada di Gym untuk istirahat.


"Andai saja kemarin kita bisa ketemu Nindi, pasti dia tidak akan sampai jadi orang gila..!!" kata inspektur saga yang duduk di samping Rani dan memeluk Rani dari samping.


"Hadeuh..! melihat kalian jadi kepingin kembali ke kota "J" lagi kan...?!" kata Jonathan yang kemudian sadar diri pergi ke kamarnya.


"Aku juga nggak sabar mau bebasin kan Radit..!" seru Yuki yang pergi ke kantin di mana di sana terdapat kamar kecil buat dia dan Emi istirahat saat berjualan soto.


Sedangkan Emi dan Jarwo sedang memenuhi hasrat mereka yang setelah bertahun-tahun terpisah di kamar tamu sebelah atas di Gym tersebut.


Tinggalah Rani dan Inspektur Saga yang berada di lobby gym.


"Sayang...! kakak kangen banget sama kamu.!" kata Inspektur Saga sambil memeluk tunangannya itu.


"Sama kak..! aku juga kangen..!!" balas Rani yang kemudian duduk di pangkuan Inspektur saga.


"Bolehkah aku meminta...?" tanya Inspektur Saga berbisik.


"Minta apa? cium aja ya nggak boleh lebih...!" tanya Rani sambil melingkarkan tangannya pada leher Inspektur Saga.


"Padahal aku minta di buatin mie Instan, malah di tawarin yang lain..!!" kata Inspektur Saga sambil tersenyum karena bisa ngerjain tunangannya.


"Eh telanjur mau ngasih ciuman. Masak aku tolak sih..! mie instannya nanti aja, yang penting ciumannya aja dulu..!" kata Inspektur Saga yang mulai mencium kening dan pipi Rani dengan mesranya.


"Kak Saga hulpph....!!"


Belum selesai Rani berbicara, inspektur saga telah membungkam mulut Rani dengan mulutnya.


Mereka saling menyesap bibir masing-masing.


Tiba-tiba dari atas, Jonathan setengah berlari menuruni tangga bersama om Jordy.


"Ih..ih..ih..! kalian ini ya..! ada kabar buruk, masih sempat kiss-kissan...!!" celetuk Jonathan yang sudah menghampiri Rani dan Inspektur Saga.


"Apa sih...! ganggu saja..!!" balas Inspektur Saga.


"Ada kabar buruk di kota "J"...! Dio menyerang habis-habisan Gym Raditya setelah aku dan Yuki meninggalkan mereka..!!" kata Jonathan yang baru saja mendapat kabar dari kota "J".dari Nindy dan Nara


"Apa yang terjadi sama mereka Jo..?" tanya Rani yang sudah dalam duduk posisi biasa.

__ADS_1


"Nindy tadi memberitahu kalau Dio menembak Om Wibowo, Arya yang luka dalam parah karena menggunakan jurus-jurus tanpa si kontrol. Nara dan Nindy yang juga sakit yang juga cukup serius..!!" jelas Jonathan.


"Ya Tuhan..! Papa Wibowo, Arya...trus Mama Lani gimana?" tanya Rani yang mulai khawatir.


"Tante Lani dan Lilian berhasil selamat..!" jawab Jonathan yang duduk di samping om jordy dan Inspektur saga.


"Sebaiknya Gym ini di tutup atau di kosongkan dulu. Ada sebagian dari kita ke kota "J" dan ada yang melanjutkan misi menyerang markas l geng King kobra dan membebaskan Raditya dan Januar.." usul Inspektur Saga.


"Benar..!!" jawab Om Jordy dan Jonathan bersamaan.


Tiba-tiba ada suara mobil di luar gym Raditya.


"Itu pasti saudara kita dari lereng gunung..!" kata Om Jordy dan mereka pun berjalan menuju pintu depan Gym Raditya.


"Paman Sidiq...bi Inah...!!" panggil Rani dan menghamburkan pelukannya saat melihat dua sosok yang di kenalnya.


Setelah berjabat tangan satu sama lainnya, mereka segera masuk ke dalam Gym.


"Nah sekarang kita sudah terkumpul, sebaiknya kita istirahat menghabiskan malam ini, setelah sarapan besok, nanti kita pikirkan rencana selanjutnya." kata Rani yang memberikan usul.


"Iya, karena kita semua sudah capek dan sekarang waktunya menghimpun tenaga-tenaga kita " kata Inspektur Saga. Yang di balas anggukan oleh semuanya.


Rani dan Bi Inah menyusul Yuki ke ruangan dimana Yuki tidur sedangkan yang lain ke kamar-kamar yang ada di lantai atas.


"Kamu hutang buatin aku mie Instan untuk ku..!!" bisik Inspektur Saga sambil tersenyum.


"Iya kak..! Selamat malam calon suamiku..!!" jawab sekaligus pamit Rani.


"Malam juga calon Istriku..!" balas Inspektur Saga dan kemudian mereka berpisah menuju kamar masing-masing.


...~¥~...


...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel GADIS TIGA KARAKTER ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2