
...๐ทGadis Tiga Karakter berlanjut ke season 3, Semoga tidak menjadikan pembaca bosan๐ท...
...๐ท๐ท๐ทHAPPY READING๐ท๐ท๐ท...
Setelah kehancuran markas l dan ll geng King Kobra, serta tewasnya Sania dan Sanca, semua kembali adem ayem.
Jonathan kembali ke kota "K" bersama Om Jordy, Inah yang menjadi sekarang menjadi ibu tirinya yang menikah dengan Om Jordy dan sekarang memegang kantin Gym yang sebelumnya di jalankan oleh Emi dan Yuki.
Nara dan Nindy tinggal di rumah tuan Wibowo. Mereka sekolah sekaligus bekerja di salon kecantikan yang di jalankan mama Lani.
Paman Sidiq sudah kembali ke Lereng Gunung, yang sekarang menjabat sebagai guru besar perguruan Darma putih, karena Kakek Darma sudah pensiun dari dunia persilatan.
Inspektur Saga sekarang menjabat sebagai Komisaris, sedangkan Papanya Komisaris Anggara kini telah pensiun.
Komisaris Anggara sekarang bekerja sebagai Satpam di Gym Raditya di kota "K" bersama Jonathan dan yang lainnya, untuk mengisi hari tuanya.
Arya tinggal bersama Inspektur Saga selama dia masih sekolah, karena kini Arya sudah kelas tiga Sekolah Menengah Atas. Dan pulang sekolah dia bekerja di Gym Raditya, membantu Raditya dan Rani.
Sedangkan Rani yang sudah lulus sekolah dan mendaftarkan dirinya kuliah dengan jurusan Akuntasi, karena kini Rani menggantikan Lilian yang sudah berbadan dua.
Dalam mengelola keuangan Gym Raditya, Rani bersama Yuki yang kini kakak Iparnya. Yuki sudah menikah dengan Raditya.
Sementara itu Jarwo tetap menjadi satpam di Gym Raditya dan hidup bersama Emi dan Januar tinggal di Gym Raditya dan Emi sebagai ibu kantinnya.
Sore hari saat matahari hendak ke peraduannya, Rani berada di belakang Gym Raditya di kota "J".
Gadis itu sedang berlatih dalam menggunakan pedangnya bersama Komisaris Saga.
Mereka memperdalam jurus pedang sepasang yang di pelajari dari lereng gunung.
"Rani, kita menikah akhir tahun ya. Sekalian Kakak ambil cuti tahun baru, untuk honeymoon kita..!" kata Komisaris Saga di sela-sela mereka berlatih.
"Iya kak..! lagi pula, Rani mau menepati janji Rani sama Leony.." kata Rani yang kini menghentikan kegiatannya.
"Janji sama Leony..?" tanya Komisaris Saga yang kini duduk selunjur berdampingan dengan Rani yang juga sedang duduk selunjur.
"Iya kak..! Rani janji sama Leony, kalau Rani mau jadi perantaranya untuk bertemu dengan Orang tuanya. Kakak mau kan memberi Ijin pada Rani..?"tanya Rani dengan nada memohon.
"Ke kerajaan Langit..? tempat apa itu kakak tidak tahu..! kalau kamu kenapa-kenapa di sana bagaimana..? kakak kan nggak bisa bantu. Sedangkan pernikahan kita tinggal menghitung hari..!" ucap Komisaris Saga dengan kecemasan.
"Jangan khawatirkan Rani kak, Rani bisa jaga diri. Lagi pula kan di sana ada Leony dan Kity yang nanti bisa bantu Rani..!" kata Rani sambil menyandarkan kepalanya di bahu kanan komisaris Anggara.
__ADS_1
"Trus kapan kamu akan berangkatnya..?" tanya Komisaris Saga yang tidak rela jika Rani pergi ke kerajaan langit.
"Nanti malam..!" jawab Rani yang mendongakkan kepalanya sambil menatap Komisaris Saga dengan wajah memohonnya.
"Apa secepat itu kah..?" tanya komisaris Saga yang terkejut.
"Iya.." jawab Rani dengan menangkupkan kedua telapak tangannya.
Komisaris Saga tak kuasa melihat tatapan Rani yang memohon itu.
"Apa sudah minta ijin sama Papa dan mama Wibowo.,?" tanya Komisaris Saga,
"Sudah, sama kak Radit dan kak Yuki juga sudah..!" kata Rani dengan senyum simpulnya.
"Lalu apa kata mereka..?" tanya Komisaris Saga yang berharap mereka tak menyetujuinya.
"Papa, mama, kak Radit, dan kak Yuki, semua menyerahkan keputusannya pada kak Saga. Jadi kalau kak Saga setuju, maka mereka juga setuju." jelas Rani.
"Begitukah..?" komisaris Saga menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkannya pelan-pelan.
"Setuju ya kak..?" pinta Rani yang tetap dengan wajah menelasnya.
"Tidak..! kakak tidak menyetujuinya..!!" ucap Komisaris Saga dengan tegas.
"Kakak tahu itu, maka dari itu kakak kan juga punya janji sama Rani. Kalau kakak mau menikahi Rani, itu berarti kakak juga punya hutang sama Rani...! apa ke kerajaan langitnya tidak bisa di tunda setelah kita menikah..?" tanya Komisaris Saga yang sangat cemas.
"Tidak bisa kak..! makanya ke kerajaan langitnya sebelum kita nikah, itu karena roh Leony akan musnah jika kita sudah menikah..!" jelas Rani yang kini air matanya telah membasahi pipinya.
Kedua telapak tangan Komisaris Saga mendekap kedua pipi Rani, kemudian menghapus air mata Rani dengan ibu jarinya.
"Dasar pendekar cengeng, berhasil juga meluluhkan hatiku dengan air matamu..!!" kata komisaris Saga yang memeluk Rani dengan eratnya, seolah tak ingin Rani pergi darinya.
"Ja..jadi kak mengijinkan Rani pergi...?" tanya Rani yang meyakinkan dirinya.
"Iya sayang, tapi janji cepat pulang ya..!" pinta Komisaris Saga yang setelah memeluk, kini menciumi kening Rani.
"Makasih ya kak..!!" seru Rani yang wajahnya kini berubah menjadi sumringah.
"Hati-hati ya di sana..!!" pesan Komisaris yang menerima ciuman kedua pipinya dari Rani.
"Iya kak..!!" jawab Rani sambil tersenyum.
__ADS_1
Komisaris Saga kemudian mendekatkan wajahnya pada wajah Rani, dan si pertemukannyalah bibirnya dengan bibir pujaan hatinya itu.
Dan mereka pun saling merasakan bibir pasangan mereka di antara indahnya bias sinar langit senja.
Tunangan Rani itu lagi dan lagi meluumat bibir mungil tunangannya, karena dia tahu akan bertemu dengan Rani dalam jangka waktu yang lama.
Rani menggigit bibir komisaris Saga, karena dia sudah kehabisan nafasnya.
"Aaauww..!!" pekik Komisaris Saga yang kemudian melepaskan ciumannya dan memegang bibirnya yang digigit Rani.
"Hossstt....hossstt...!!"
"Kakak jahat,Rani kan nggak bisa nafas nih..!!" ucap Rani yang kemudian mengambil nafas dalam-dalam.
"Kakak minta maaf, untung saja nggak berdarah..!" ucap Komisaris Saga yang masih memegang bibirnya.
"Ya.. maaf, habisnya kakak nih nyiumnya kayak macan lapar aja..!!he..he..!" ucap Rani dengan cengengesan.
"Rani kan mau pergi jauh, akan lama lagi kakak dapat ciuman dari Rani..!" ucap Komisaris Saga.
"Iya deh..! boleh cium Rani lagi, asalkan Rani di kasih jeda untuk bernafas ya .!" kata Rani yang kini mendekatkan wajahnya pada wajah komisaris Saga.
Komisaris Saga dengan senang hati menerimanya.
Namun baru saja hendak mempertemukan kedua bibir itu kembali, tiba-tiba...
"Hmm..hmm...hmmm...!!"
Seorang wanita berdiri di belakang mereka.
...~ยฅ~...
Mohon maaf ya sedikit Author percepat, karena dari kemarin Author ngeblank, mau di bawa Sad Ending apa Happy Ending.
...๐๐๐๐๐...
...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel GADIS TIGA KARAKTER ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
__ADS_1
...Terima kasih...
...BERSAMBUNG...