Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Season 4: Masih di Apartemen


__ADS_3

Keduanya menyantap dengan lahapnya makanan yang ada di hadapan mereka.


"Sayang! mumpung liburan, bagaimana kalau besok kita main ke Lereng gunung?" pinta komisaris saga di sela-sela makannya.


"Boleh, aku kangen lihat matahari terbenam disana dan juga suara gemericik air terjunnya yang bawa kesejukkan pastinya." ucap Rani


"Jadi ingat saat nemuin kamu waktu hilang dulu!" seru komisaris Saga yang tersenyum saat mengingat kenangan lama mereka.


"He..he..! iya, padahal Waktu itu Rani bisa berenang, malah kakak berusaha menolong Rani. Iya kan?" sahut Rani yang mengingat kejadian waktu itu dan mereka pun tertawa bersama.


Setelah makan mereka segera menghabiskan minuman teh yang Rani buat.


Setelah itu, Komisaris saga menonton televisi seraya memeriksa ponselnya.


Sedangkan Rani mencuci piring seraya memasak nasi dan sayur untuk makan siang nanti.


"Apa ini? padahal semua gengster-gengster hitam sudah di bereskan.Masih ada saja kejahatan yang meraja lela!" gerutu komisaris Saga saat melihat laporan-laporan dari bawahannya.


Komisaris Saga mematikan televisinya dan melangkahkan kaki ke balkon apartemennya.


Walaupun hari ini hari bahagianya, ada terselip rasa kesalnya. Karena kejahatan terus meraja lela.


Suami Rani itu kemudian melangkahkan kakinya menuju ke dapur, dan dia menghampiri istrinya yang sedang mengiris-iris sayuran.


Komisaris Saga memeluk dari belakang istrinya yang sedang sibuk memasak.

__ADS_1


Diciuminya rambut istrinya yang wangi karena tadi habis keramas.


Karena merasa sedikit terganggu, Rani menghentikan aktifitasnya dan membalikkan badannya.


Kini posisi mereka berhadapan dengan bersandar pada meja Kitchen dapur.


Rani kemudian mengalungkan kedua tangannya di leher suaminya yang di bagian belakang.


"Suamiku, kamu kenapa kok gelisah sekali?" tanya Rani dengan mesranya.


Hal itu membuat Komisaris Saga ingin selalu mencumbuinya.


Diciuminya kening, pipi dan bibir istrinya, dengan sengaja dia mengajak istrinya bermain lidah.


Cukup lama mereka bermain lidah, dan Rani melepaskannya karena harus mengatur nafasnya yang tersengal-sengal tak beraturan.


"Suamiku sudah ya, Isterimu ini kan harus memasak!" ucap Rani yang mencium pipi kanan dan pipi kiri suaminya.


"Sebelum makan siang, kita main sebentar ya?" bisik Komisaris Saga di telinga istrinya.


Rani menggeleng dengan tersenyum, dan hal itu membuat gemas Komisaris Saga.


"Kalau begitu bermainnya sekarang saja!" seru Komisaris Saga yang kembali mencumbui istrinya.


"E..eh iya nanti saja! Rani mau menyelesaikan masaknya dulu ya!" ucap Rani seraya menangkupkan telapak tangannya.

__ADS_1


"Kakak tunggu ya!" ucap Komisaris Saga seraya mengecup kembali kening isterinya.


Rani hanya bisa tersenyum dan kembali melanjutkan acara memasaknya saat suaminya melangkahkan kakinya menuju ke ruang tamu.


Lalu komisaris saga menyalakan televisinya kembali dan dia merebahkan tubuhnya di atas Sofa.


Sementara itu Rani yang sudah selesai menyiangi sayuran dilanjutkan mengiris bumbu untuk sayurnya.


Dan beberapa menit kemudian, selesai sudah acara memasak Rani.


Setelah membereskan dapur , Rani mencuci peralatan dapur dan kemudian mencuci tangannya.


Rani segera menghampiri suaminya yang ternyata sudah tertidur diatas sofa.


...~¥~...


...Mohon dukungan para Readers untuk memberi like/komentar/favorite/rate 5/gift maupun votenya untuk novel...


...GADIS TIGA KARAKTER...


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2