Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Sesampainya di Apartemen


__ADS_3

Setelah menghabiskan sate ayamnya, Rani dan Inspektur Alex kembali melanjutkan perjalanan pulang ke Apartemen.


"Gimana kabar Tunangan kamu?" tanya Inspektur Alex sambil mengemudi.


"Entahlah, kabar terakhir, kak Saga mau menyerang vila di pulau tengah laut bersama Yuki. Saya tak berani hubungi lagi, takut masih dalam misi." jelas Rani yang sekali-kali menatap Inspektur Alex.


"Oh begitu ya..!" sahut Inspektur Alex.


"Sebaiknya Anda segera menikahi Lilian. Aku sebenarnya khawatir juga jika Lilian berada di Gym. Cepat atau lambat, Baskoro akan menyerang keluargaku dan geng Srigala. Sedangkan Lilian dan anda, tidak ada sangkut pautnya dengan permusuhan kami." jelas Rani.


"Aku mengerti, doakan saja..!" kata Inspektur Alex yang kemudian menepikan mobilnya. Mereka sudah sampai di Apartemen.


"Makasih sudah diantar..! berhubung sudah malam, jangan mampir langsung pulang aja ya.. hee..he..!" canda Rani saat membuka pintu mobil


"Idih..! siapa yang mau mampir..!!" celetuk Inspektur Alex sambil tersenyum.


"Daa... Inspektur...!!" pamit Rani sambil melambaikan tangannya pada Inspektur Alex.


Dan Rani pun melangkah masuk ke Apartemen


"Seandainya kau bukan milik Saga...! Ah..sudahlah...! lupakan masa lalu, sekarang ada masa depan...! sekarang ngumpulin uang buat menikahi Lilian. Semangaat...!!" gumam inspektur Alex saat melihat Rani yang sudah menjauh.


Kemudian Inspektur Alex pun melajukan mobilnya kembali.


Sedangkan Rani sudah sampai di depan pintu apartemennya.


Setelah membuka dan menutup pintu apartemennya, Rani bergegas membersihkan diri dan mengganti bajunya.


"Kak Saga...! bagaimana kabarmu? Rindu sekali ingin rasanya mendengar suaramu...!"gumam Rani dalam hati saat menghempaskan tubuhnya di tempat tidur.


Bersamaan dengan itu, muncul kepulan asap dari liontin pusaka.


Muncullah seekor kucing putih yang kemudian meregangkan ke empat kaki dan tubuhnya seolah melepas semua rasa pegal di tubuhnya.


Kity si kucing langit itu duduk santai di samping Rani.


"Kak Saga kok belum kasih kabar ya..??" gumam Rani lagi yang saat ini posisinya duduk bersandar di tempat tidur.


Rani pun tersenyum-senyum sendiri saat melihat fotonya bersama Inspektur Saga dalam ponselnya, terlebih saat dia merekam saat Inspektur Saga tidur dan mendengkur.


"Kalau kamu seperti ini kamu lucu sekali kak..!" gumam Rani yang terus menyunggingkan senyumnya.


Tiba-tiba timbul keisengannya mengirimkan video itu ke Inspektur Saga.


📩📩📩📩📩


Rani : "Kak Saga, apa kabar..?"


Rani ; (Mengirim video saat Inspektur Saga mendengkur di sofa Apartement)

__ADS_1


Inspektur Saga :" Kabar kakak baik-baik saja, hei...! sejak kapan kamu merekam kakak?"


Rani ; Sejak kapan ya lupa tuh...? he..he..!"


Inspektur Saga :" Kakak juga punya kejutan buat Rani..! jangan kaget ya..! he..he...!"


Rani :"Eh .. apa itu kak?"


Inspektur Saga ; (mengiitim video saat Rani membuat sebuah peta di bantal).


Rani : "Aih...! kak Saga jahat...! Rani kan jadi malu...!!"


Inspektur Saga :"Apa benar Rani malu? kakak nggak percaya nih..!! kakak video call ya .?"


Rani :" Ah..! kak Saga..modus deh..!!"


📩📩📩📩📩


Inspektur Saga mengganti chat ke panggilan Videocall.


📽️📽️📽️📽️📽️📽️


Terlihat wajah tampan Inspektur Saga, dan Rani yang menutup wajahnya dengan satu tangannya.


Inspektur Saga :"Buka dong tangannya sayang?


Inspektur Saga:" kalau nggak di buka tangannya, kakak tutup aja ya...!!"


Rani :"Kak Saga jangaaaan...!"


(akhirnya mau membuka tangannya)


Inspektur Saga :" Eh ini benar calon istriku bukan sih?"


Rani :" Ini benar Rani kak..!? ada apa sih..?


Inspektur Saga :" Kok cantik sekali?"


Rani :" Ohw, berarti kemarin-kemarin tidak cantik ya?"


Inspektur Saga :" Sekarang lebih cantik..!"


Rani :" Calon suamiku juga tampan, tampan sekali malah..!"


Inspektur Saga :" Jadi kepingin meluk nih...!!"


Rani :"Aahh kak Saga..! Rani kan juga kepingin meluk..!!"


(sambil memeluk guling di sampingnya)

__ADS_1


Inspektur Saga :" Sudah makan belum?"


Rani :" Sudah nih tadi di belikan sate sama Inspektur Alex...!!"


Inspektur Saga :" Alex...!!"


Rani :"Eh, jangan salah paham dulu kak..! Inspektur Alex sudah jadian sama Lilian."


Inspektur Saga :" jadian? sejak kapan?"


Rani :"Sejak aku menjebak komisaris baru di hotel, kami doubel date dengan inspektur Alex dan Lilian. Pulangnya Komisaris papanya Lilian meninggal dunia dan sejak itu Inspektur Alex dan Lilian sering bersama. Apa lagi sekarang Lilian tak punya tempat tinggal. Jadi Lilian saat ini mengungsi di Gymnya Kak Radit bersama mama Lani."


Inspektur Saga :" Jadi Komisaris sudah meninggal dunia.!"


Rani :(Mengangguk)" Kak ada yang ingin Rani tanyakan..!"


Inspektur Saga :"Tentang apa?"


Rani :" Apa komisaris Anggara papa Kakak?"


Inspektur Saga :" Iya..! dari mana kamu tahu?"


Rani :"Pada waktu menjebak Komisaris baru kemarin, Rani menemukan dua identitas. Satu dengan nama Komisaris Anggara dan satunya dengan nama Inspektur Handoko..!"


Inspektur Saga ;" Inspektur Handoko itu sudah lama di pecat oleh kepolisian pusat karena kinerjanya yang buruk..! Komisaris Anggara adalah papa aku yang juga mau pensiun"


Rani :" Jika identitas papa Anggara ada pada Handoko, bisa jadi Papa Anggara dalam bahaya..!"


Rani :" Rani matikan sebentar ya kak..! mau pipis..! he..he..! kebelet nih..! nggak tahan...! daaa...!"


📽️📽️📽️📽️📽️📽️


Rani memutuskan sambungan videocallnya, dan bergegas ke kamar mandi untuk menuntaskan hajatnya.


...~¥~...


Yuk dukung Novel GADIS TIGA KARAKTER, dengan memberikan like/komen/♥️/⭐5/🎁 maupun Vote-nya ya..


Dukung pula novel lainnya ;


*CINTA UNTUK YULIA


*SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA


*HITAM BUKAN HITAM HIDUPNYA.


Terima Kasih.


...Beraambung...

__ADS_1


__ADS_2