Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Season 2 : Duka di Gym Raditya


__ADS_3

Kembali melihat situasi di Gym setelah di tinggal Yuki dan Jonathan ke kota "K" juga Komisaris Anggara dan Inspektur Alex yang sedang berpatroli.


Datanglah sebuah truck yang berisi dua puluh orang berslayer merah yang secara langsung di pimpin oleh Dio adik tiri Sania.


Truk itu berhenti tepat di depan Gym Raditya.


Mereka melempari pagar Gym Raditya dengan bola nanas(granat).


"Blumm...!"


Alhasil pintu pagar yang semula terkunci, tiba-tiba terbuka karena ledakan tersebut.


Sementara itu situasi di dalam Gym yang belum siap karena serangan itu pun terkejut di buatnya.


"Mama..Lilian..dan lainnya cepat sembunyi..!!" seru tuan Wibowo seketika memahami situasi.


Mama Lani dan Lilian yang semula sedang memasak, bergegas menghentikan rutinitasnya.


Mereka berlari keruangan Raditya dengan pengawalan Nara dan Nindy.


"Kurang ajar...!! mereka datang sebelum pasukan kepolisian datang..!" seru Arya yang merasa tak berimbang.


"Sudah Arya..! kita tetap yakin saja..! yang penting kita lindung para wanita..!" ucap tuan Wibowo.


Mama Lani, Lilian , Nara dan Nindy berhasil masuk ke ruangan Raditya.


"Mama Lani dan Lilian, cepat kalian sembunyi dan hubungi kepolisian...!" ucap Nara.


"Kita tetap bersiaga di ruangan ini..!" seru Nindy yang sebetulnya keadaanya belum begitu pulih.


"Iya,. dibawah nanti saya akan hubungi Komisaris dan kak Alex..!!" kata Lilian sebelum turun dengan menggunakan lift menuju tempat rahasia.


Setelah Lilian dan mama Lani masuk dalam lift tersebut, Nara dan Nindy menutup kembali pintu tersebut dengan lemari di sampingnya.


"Nindy..! kita harus waspada..!" ucap Nara. walaupun bisa bela diri tetap saja dia khawatir.


"Cari selimut atau sesuatu buat tameng dari jarum beracun...!!" usul Nindy.


"Kau benar juga..! kita Carikan juga buat Arya dan tuan Wibowo..!!" kata Nara dan di balas anggukan dan kata ya dari Nindy.


Mereka pun mencari selimut dan handuk dari dalam lemari Raditya.


Setelah mendapatkan apa yang mereka cari, keduanya pun turun dari ruangan itu.


Belum sempat mereka turun, dua orang berslayer merah telah menghadangnya.


Mereka menyerang dengan jarum beracun, dan dengan sigap Nara dan Nindy menggunakan selimut yang direntangkan sebagai tameng.


Nara yang bela dirinya diatas Nindy, memutarkan tubuhnya dan menyerang dengan tendangan dan pukulan.


"Dugh...!!"


"Aghh...!!"


"Bagh...!!"

__ADS_1


"Bugh....!!"


"Aghh...!!"


"Kurang ajar..!!" umpat salah satu dari mereka.


Nindy dengan tangan bertumpu pada bahu Nara, dia melakukan tendangan ganda saat kedua orang berslayer merah itu mulai bangkit


"Dugh...! Dugh...!!"


"Gludugluduk....gludugluduk..!!"


Kedua lawan Nara dan Nindy itu terjatuh dan bergulingan di tangga.


"Dasar tikus..! menyerang dua gadis saja kalah..!!" gerutu Dio yang mengawasi perkelahian dari anak buahnya.


Dio membagi anak buahnya menjadi beberapa dua bagian.


Sepuluh orang menyerang Arya dan Tuan Wibowo dan yang sepuluh lagi menyisir ruangan Gym.


Termasuk dua orang yang menyerang Nara dan Nindy.


Pada saat Nindy dan Nara turun, mereka menghadapi delapan orang yang tersisa.


Arya dan tuan Wibowo bisa di katakan sudah mendominasi,lima orang diantara sepuluh orang itu bisa mereka lumpuhkan diantara serangan jarum beracun.


"Aghhh...!!"


Nindy dan Nara mengerang kesakitan karena mendapat beberapa pukulan dari lawannya setelah melumpuhkan dua diantara delapan orang berslayer merah itu.


"Naraaaa ....!!"


Dan Arya pun muntah darah.


"Aryaaaaa.....!!"


Nara yang khawatir akan keadaan Arya, dia menyerang lawannya dengan emosi tinggi.Dan dua lawannya itupun tumbang.


Kini tinggal empat orang yang harus mereka selesaikan.


Demikian juga tuan Wibowo dan Arya yang terluka yang masih harus menghadapi empat orang berslayer merah.


Merasa dirinya akan terpojok, Dio mengeluarkan pistol dan dia bersiap menembak sasarannya.


"Dorr...!!"


"Aghh...!!"


Sebuah peluru bersarang di dada tuan Wibowo.


"Tuan Wibowo...!!" seru Arya.


Dengan mengumpulkan sisa tenaganya, Arya mengambil Dewi cinta dan pedang sepasang yang seharusnya berdua,terpaksa dia lakukan sendiri.


Dengan sedikit memaksa, akhirnya dia berhasil melumpuhkan empat lawannya dengan memisahkan tubuh lawannya menjadi dua bagian.

__ADS_1


"weeet.....weeet...!!!


"Sreett..sreeet....sreeett...sreeet...!!"


"Aghhh....!!"


Keempat orang itu bersimbah darah.


"Aughh...!!"


Arya kembali muntah darah karena terlalu memaksakan jurus-jurusnya.


"Jurus itu...! kau siapanya Rani heh....!!" seru Dio yang mengarahkan pistolnya ke arah Arya yang terluka parah itu


" Arya..!!" seru Nara yang gemetar bersamaan dengan Nindy yang melihat Tuan Wibowo dan Arya bersimbah darah.


"Jangan bergerak..!!" seru seseorang dari arah belakang Dio.


Dio dengan santainya memutar tubuhnya.


"He.he..kalian mau membunuhku...? satu goresan saja di tubuhku, maka nama Raditya tinggal kenangan....! ha..ha..!!" seru Dio yang bersama anak buahnya yang tinggal dua orang itu, berlalu melewati barisan polisi dengan santainya.


"Siaaaaall...! seandainya tak menyangkut nyawa Raditya, aku bunuh dia .!!" gerutu Inspektur Alex yang melihat kepergian Dio dengan dendam.


Nara dan Nindy segera menghampiri Arya dan tuan Wibowo.


"Arya...!!" panggil Nara pada Arya yang sudah tak sadarkan diri dengan suara parau.


"Tuan..tuan Wibowo..!!" panggil Nindy pada tuan Wibowo juga dengan suara parau.


Tak berapa lama, mobil ambulan pun datang.


"Sial, aku terlambat..! seandainya aku tadi tidak patroli, mungkin tidak akan terjadi seperti ini." inspektur Alex yang merutuki dirinya sendiri.


Ambulan itu membawa tubuh tuan wibowo dan Arya berserta Nara dan Nindy.


Inspektur Alex menelpon Lilian kalau situasi sudah terkendali.


Lilian dan Nyonya Lani menghampiri Inspektur Alex.


Inspektur Alex tak berani memberitahukan keadaan tuan Wibowo pada nyonya Lani.


Dia mengantarkan keduanya ke rumah sakit dan situasi gym di bereskan oleh para bawahan Inspektur Alex.


...~Β₯~...


Pemberitahuan :


Novel dengan Judul JADIKAN AKU YANG KEDUA sudah di revisi. Tunggu Up datenya ya...πŸ™πŸΌπŸ˜


...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel GADIS TIGA KARAKTER ini....


...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....


...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....

__ADS_1


...Terima kasih...


...BERSAMBUNG...


__ADS_2