Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Season 3 : Yang Di Nantikan ll


__ADS_3

"Apa kalian mencariku?" ucap Leony dengan tubuh bersinarnya dan dapat terlihat oleh mata awam.



Bola matanya yang biru berkaca-kaca menyiratkan kesedihan.


"Leony sayangku!" panggil Ratu Flower yang kemudian memeluk Leony.


"Ibunda, Ayahanda, dan kakanda, Leony mohon pamit. Mohon maaf jika selama ini Leony selalu menyusahkan kalian semuanya, dan Kity kucing kesayanganku, Leony titip keluarga Leony ya!" kata leony yang air matanya jatuh menetes ke pipinya.


"Kamu adalah putri kesayangan kami, kami akan selalu mengenang mu!" ucap Raja Arthur yang memeluk putrinya.


"Terima kasih ayahanda" jawab Leony. Dan kini Leony melangkahkan kakinya ke arah Leon.


"Kembaran ku, yang damai di sana ya!" pesan Leon yang kemudian memeluk Leony, Dan leony pun membalas memeluknya.


"Kembaranku, semoga cepat dapat jodoh ya! he..he..!" goda Leony.


"Kau ini ya!" kata Leon sambil tersenyum.


Kemudian Leony melangkahkan kakinya menuju kearah Rani.


"Pengantin baru, terima kasih karena selama ini kamu menjadi perantaraku. Ingatlah, didik putra dan putrimu menjadi pribadi yang kuat. Karena aku ada di jiwa dan raga mereka" pesan Leony ambil memeluk Rani.


"Akan aku ingat selalu ingat pesanmu!" kata Rani.


"Saga, titip Rani ya!" pesan Leony yang masih berdiri di depan Rani.


"Iya pasti, Rani adalah tanggung jawabku" ucap Komisaris Saga.


"Selamat tinggal semuanya"


Kata terakhir Leony yang perlahan tubuhnya memudar menyerupai kristal-kristal kecil. yang kemudian menghilang menjadi sebutir mutiara yang masuk ke perut Rani.


Rani mengusap perutnya dan tak merasakan sesuatu.


"Rani dan Saga, anakmu kelak akan mempunyai kemampuan tidak seperti manusia umumnya. Bekali mereka Budi pekerti yang luhur" pesan Raja Arthur.


"Baik Baginda, kami akan mengingat pesan anda dan Leony." kata Komisaris Saga.


Dan setelah berpamitan, semua keluarga kerajaan langit itu kembali ke kerajaan dengan menghilang.


"Rani..! kakek senang bisa menjumpai kalian menikah, ternyata umur kakek masih panjang, he.he..!" canda kakek Darma.


"Iya kakek..dan Rani senang karenanya." balas Rani sambil memeluk Kakek Darma.


Kemudian semua keluarga akhirnya makan bersama untuk kebahagiaan Rani dan Komisaris Saga.


Setelah acara selesai, pasangan pengantin baru itu pulang ke apartemen Komisaris Saga.

__ADS_1


Karena sekarang Rani mengikuti suaminya, dan Arya kini tinggal di Gym Raditya.


"Akhirnya selesai sudah rangkaian acara sakral kita ya istriku" kata Komisaris Saga saat membuka pintu apartemennya.


"Sejak kapan ya terakhir kali aku menempatinya? wah banyak yang di renovasi, eh kok banyak bunga sih?" tanya Rani yang terpukau karena banyaknya bunga di atas tempat tidur dan sisi-sisi yang lain.


"Oh, mama Lani dan Yuki yang bantuin hias semuanya. Kamu suka?" tanya komisaris Saga.


"Suka..suka sekali, makasih ya kak!" jawab Rani yang terus memandang ke sekelilingnya.


Komisaris Saga yang sudah tak bisa menahan lagi hasratnya, memeluk dan mencium tengkuk leher istrinya.


Rani menggeliat,


"Kak, Rani mandi dulu ya. Nggak enak nih, bau acem!" kata Rani dengan manja.


"Kakak maunya kita mandinya nanti!" rayu komisaris Saga yang tetap menciumi Rani,


"Tuh bau kakak juga acem, mandi dulu ya!" kata Rani yang mengibaskan tangannya di depan hidungnya saat mencium aroma tubuh suaminya.


"Ya sudah kita mandi bareng saja ya" goda komisaris Saga sambil tersenyum.


"Boleh saja, tapi bukain resleting gaun Rani" pinta Rani pada suaminya sambil menunjukkan resleting di punggungnya.


Komisaris Saga pun menurut saja membukakan resleting gaun Pengantin Rani.


Kini Rani hanya memakai baju dalamnya saja.


"Kak tolong letakkan gaunnya di sofa ya!" pinta Rani, dan komisaris Saga pun menurutinya lagi.


Tanpa di sadari oleh komisaris Saga, Rani sudah berlari ke dalam kamar mandi.


"Rani sayang! kenapa masuk kamar mandi duluan?" tanya komisaris Saga sedikit kesal.


"Maaf ya kak, Rani duluan. Kalau mandi barengan, Rani kan malu" kata Rani dari dalam kamar mandi sambil cengengesan.


"Awas kamu ya, setelah mandi nanti aku makan kamu!" ucap Komisaris Saga.kesal.


Komisaris Saga pun melepas tuxidonya dan menunggu Rani keluar dari kamar mandi.


Beberapa menit kemudian, Rani keluar dari kamar mandi.


Komisaris Saga menghadangnya dengan menutup jalan Rani dengan tangannya.


Namun Rani menunduk dan menerobos lewat bawah lengan suaminya lalu mendorong dari belakang agar komisaris masuk untuk mandi.


Setelah suaminya masuk ke dalam kamar mandi, Rani menutup pintu kamar mandi itu.


"Rani sayang, kau ngerjain kakak lagi ya...!!" gerutu komisaris Saga.

__ADS_1


"Hi..hi..maaf kak!"ucap Rani yang kemudian duduk di meja rias dan menyisir rambutnya.


Rani kemudian membersihkan tepat tidurnya dari bunga-bunga yang ada di tempat tidur.


Tak berapa lama, komisaris Keluar dari kamar mandi dengan mengunakan baju tidur yang warna sama dengan Rani yaitu merah maron itu.



Rani kemudian menggandeng tangan suaminya yang sedang kesal dengan manja.


"Suamiku sayang, jangan marah ya, maafkan istrimu yang cantik ini!" rayu Rani dengan manjanya.


"Maaf? kakak mau memaafkan kamu kalau kamu mau mengobati kekesalan suamimu ini!" seru komisaris Saga dengan kesal.


"Dengan cara apa kak?" tanya Rani sedikit bingung.


"Dengan ini!" jawab komisaris Saga yang langsung mencium bibir mungil Rani dan terus melummatnya dengan hasrat menggebu.


Karena semakin lama semakin menikmati, mereka jatuh diri diatas tempat tidur.


Tangan kanan suami Rani itu menelisik membuka ikatan baju tidur istrinya dan dia memainkan kedua gunung kembar yang ada di hadapannya.


ciuman Suami Rani itu lama kelamaan turun ke leher dan membuat stempel ke pemilikan di sana dengan tangan terus memainkan p*y"dara istrinya.


Suami Rani itu kemudian melepaskan satu persatu pakaiannya dan pakaian istrinya, dan mereka pun "bermain" di bawah selimut tebal kesayangan komisaris Saga.


"Kak Saga!" panggil Rani dalam pelukan suaminya saat selesai bermain.


"Apa sayang?" tanya komisaris Saga sambil mencium kening isterinya


"Kalau anak kita nanti lahir kakak beri nama siapa?" tanya Rani yang penasaran.


"Istrimu sayang, kita kan baru saja buat, kenapa sibuk bikin nama sih?" tanya komisaris Saga yang merasa belum waktunya memberi nama.


"Ah buat lucu-lucuan saja kak" kata Rani sambil tersenyum manja si sisi komisaris sambil berpikir.


"Oke..bagaimana kalau Raga dan Nisa, apa kamu setuju?" tanya komisaris Saga pada Rani dan Rani menyukainya.


"Setuju kak, bagus namanya, Rani suka" balas Rani.


"Raga dari RAni dan saGA untuk nama anak laki-laki yang artinya jasad atau tubuh dan anak perempuan Nisa yang artinya wanita atau bidadari dari Tuhan. Dari singkatan raNi dan SAga juga."jelas suami Rani itu .


"Iya kak, Rani suka." kata Rani yang kemudian memeluk suaminya dengan erat.


"Tidurlah, nanti kakak minta lagi ya" goda Komisaris Saga.


"Minta apa kak?" tanya Rani yang pura-pura nggak tahu.


"Sayang!" panggil suami Rani itu dengan gemasnya.

__ADS_1


"Eh, iya suamiku. Tidur ya! he..he..!" kata Rani yang tersenyum di pelukan Suami tercintanya.


...🌷SELESAI🌷...


__ADS_2