Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Pertempuran di tanah Lapang


__ADS_3

Anggota geng kobra yang tadi di halaman, bergabung sama anggota geng kobra yang ada di tempat parkir.


Dan mereka pun mengepung Rani.


"Sial...! apa mereka tak pernah sekolah ya? suka bikin keributan dimana-mana..!" gerutu Rani.


"Ha...ha...! Meyerahlah...! maka tak akan ada keributan di sini..!" seru salah seorang dari mereka.


"Pantang bagiku untuk menyerah.....!!" balas Rani dengan posisi bersiaga.


"Aku harus pancing mereka keluar dari sekolah..!!" kata dalam hati Rani.


"Itu maumu ya...!! Serang...!!" teriak orang itu lagi yang sepertinya pemimpin mereka menggantikan Edo yang terkapar.


"Depan gerbang sekolah..!!" seru Rani pada liontin kalung pusaka.


Dan dalam sekejap Rani berada di depan pintu gerbang sekolah.


Para anggota geng kobra pun saling pandang. Dan ada dari mereka yang memberitahu kalau sasaran mereka ada di depan gerbang sekolah.


Dan mereka pun bergegas menuju ke luar sekolah.


Sementara itu Rani yang berada di depan gerbang sekolah, tak di nyana(sangka) di pinggir jalan masih ada anggota geng kobra yang menjaga kendaraan mereka.


"Woooooiiii.....! aku di sini....!!" teriak Rani memanggil para anggota geng kobra itu.


Para anggota geng kobra yang mendengar dan melihat itu langsung mengejar Rani.


Rani terus berlari menuju tanah lapang di pinggir jalan yang sering dilewatinya.


Disisi jalan yang lain, Jonathan dan geng Serigala sedang berpatroli beriringan.


"Ngapain geng Kobra di sekolah Rani..!" seru Jonathan pada salah satu anggota geng Srigala yang ada di sampingnya.


"Sepertinya mereka mengejar seseorang..!" jawab seorang anggota geng Serigala yang diajak bicara oleh Jonathan.


"Berhenti...!!" seru Jonathan sambil memberi aba-aba agar para anggotanya berhenti.

__ADS_1


"Ada apa..??" tanya yang lainnya, yang penasaran mengapa tiba-tiba berhenti.


"Lihat disana...!!" jawab Jonathan sembari menunjuk ke arah dimana Rani di kejar geng Serigala.


"Itu bukannya Rani...!!" seru salah seorang anggota geng Serigala yang mengenal Rani.


"Astaga...! itu masih ada anggota geng Kota yang keluar dari pintu gerbang sekolah..Jo..!" seru anggota geng Serigala di samping Jonathan.


"30...50...70...seratus orang..! Gila...! pengecut sekali geng Kobra itu, menangkap seorang gadis yang masih sekolah dengan seratus orang...!! ha..ha..!!" kelakar salah seorang anggota geng Serigala yang ada lima belas orang, yang merupakan anggota pilihan dari geng Serigala.


"Dua orang jaga motor, yang lain ikut aku..! bantu Rani kita serang anggota geng kobra yang baru keluar dari gerbang sekolah itu..!" perintah Jonathan dan semua pun berlari menuju tujuan mereka dengan meninggalkan dua orang yang menjaga kendaraan mereka.


"Cambuuukk..!!"


Terdengar suara Rani yang merubah kalung pusaka menjadi sebuah cambuk.


Gadis itu memutar cambuk itu di atas kepalanya seperti baling-baling dan kemudian,


"Cetarr...! cettaaarr...!!"


Rani mulai beraksi, dan lima orang tumbang.


"Hiaaaatt...!!"


Rani kembali memberi cambukan pada mereka dan tiga orang pun terkapar.


Dan ketika hendak mengarahkan cambuk itu lagi, tiba-tiba seseorang dari lawannya itu menangkap ujung cambuk itu yang mengakibatkan keduanya membuat gerakan seperti tarik tambang.


Kemudian Rani memanfaatkan hal itu untuk membuat gerakan tendangan secara horizontal tepat di dada lawannya.


"Dap...! daaap...!!"


Dua telapak kaki Rani mendarat di dada orang yang menarik cambuknya itu.


Dan cambuk itu terlepas dari tangan orang itu seiring orang itu jatuh terkapar.


Akibat perlawanan Rani dan Jonathan beserta anggota geng Serigala pilihan itu, berkurang cukup banyak.

__ADS_1


Dari seratus orang kini hanya tinggal tiga puluh orang dan sepuluh diantara mereka kabur atau melarikan diri.


Kini gantian anggota geng kobra yang tersisa yang di kepung Rani, Jonathan dan anggota geng Serigala yang terpilih.


"Katakan..! apa tujuan kalian menyerang ku...??" tanya Rani dengan suara lantang.


"I..ini perintah ke..ketua u..ntuk me..nangkaap ga..dis bee...rrtopeng..!" jawab salah seorang anggota geng kobra yang sudah gugup melihat teman-temannya sudah terkapar.


"Apa benar kalian mau menyerang markas geng serigala dan Gym Raditya..?!!" tanya Rani yang mencoba mencari kepastian.


"Be..benar..!" jawab mereka.


"Dimana kalian menahan papa Wibowo..?!" tanya Rani yang masih dengan nada tinggi.


"Di...." orang itu tak bisa menjawabnya karena tiba-tiba,


"Sriiit...!!" tiga buah jarum beracun menancap di lehernya.


"Agh...!" seketika orang itu menghembuskan nafasnya yang terakhir.


"Edo si guru killer...!" sebut Rani saat menoleh ke arah orang yang melempar jarum beracun itu.


"Jadi benar, kau si gadis bertopeng itu..!!"seru Edo yang bersama empat orang anggotanya yang membawa Dito dengan tangan di ikat ke belakang.


...~¥~...


Yuk dukung Novel GADIS TIGA KARAKTER, dengan memberi like/komen/favorite/rate 5/gift maupun Vote-nya ya...


Dukung pula novel saya yang lainnya;


*CINTA UNTUK YULIA


*SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA


*HITAM BUKAN HITAM HIDUPNYA


Terima kasih.

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2