Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Cerita Yuki


__ADS_3

"Kamu kenapa Saga? Kamu video call sama siapa?" tanya Yuki yang masih merasa tak bersalah.


Inspektur Saga mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


Antara marah, kesal dan khawatir sakarang yang dia rasakan.


"Yuki kamu tahu kan hubunganku dengan Rani? kami sudah bertunangan, dan aku sangat mencintainya. Tadi dia lihat kamu di belakangku yang hanya dengan memakai selembar handuk saja, pasti Rani berpikir kita macam-macam. Padahal kita tidak ngapa-ngapain, Tadi dia menangis karena aku marah, mungkin sekarang dia...!!' jelas Inspektur Saga yang tak sanggup melanjutkan perkataannya.


"Aku turut prihatin, tapi apakah tak ada sedikit pun perasaanmu untuk ku? saat masa kecil kita?" tanya Yuki yang mulai berkaca-kaca.


"Waduh pakai acara nangis juga, yang satu belum kelar yang di depanku juga ikutan nangis. Apa semua gadis bisanya cuma nangis untuk menyelesaikan masalahnya??" gumam Inspektur Saga dalam hati.


"Maaf Yuki, aku menyayangimu sebatas teman saja. Tidak lebih..! ku akui kamu cantik, bahkan lebih cantik dari Rani, tapi aku tak mau membohongi hatiku. Aku cinta Rani melebihi diriku sendiri, Aku harap kamu mengerti Yuki..!" jelas Inspektur Saga sambil menatap ke arah Yuki penuh dengan kemantapan dirinya.


Tak terasa air mata Yuki pun jatuh ke pipinya yang putih natural tanpa bedak itu.


"Baiklah Saga, akan aku coba menutup lembaran ku bersamamu..!" kata Yuki sambil mengusap air matanya.


"Tapi bantu aku jadi kakak ipar kamu...!" kata Yuki yang mukanya memerah bak kepiting rebus.


"Jadi kakak ipar? jadi benar kamu suka sama Kakak muda Raditya?" tanya Inspektur Saga.

__ADS_1


"Hmm..iya" jawab Yuki tersipu malu,


"Dan aku ingin membebaskan Papa dan adik sepupu Kak Radit dan yang lainnya. Tapi aku bingung caranya..!" lanjut kata Yuki sambil meminum teh yang di buatkan oleh Inspektur Saga.


"Kita kerja sama saja, aku juga kesini bertugas menghentikan kriminalitas di kota ini. Dan anehnya setiap kali aku menangkap mereka, keadaan mereka seperti linglung seperti orang hilang ingatan." kata Inspektur Saga.


"Itu karena ada anak buah Baskoro yang seperti menghipnotis mereka dengan kalung yang selalu dia bawa..!" jelas Yuki.


"Apakah bermustika hitam?" tanya Inspektur Saga penasaran.


"Iya, bagaimana kamu tahu?" tanya Yuki yang ikut penasaran.


"Rani yang memberi tahuku..!" kata Inspektur saga sedikit bohong, karena yang sebenarnya dia tahu dari kucing langit si Kity.


"Ohw...! ternyata Rani selain berilmu tinggi, wawasannya luas juga ya..! pantas saja kamu cinta mati sama dia..! " seru Yuki sedikit cemburu.


"Ya begitulah...! Sekarang apa bisa kamu ceritakan, kenapa kamu bisa terdampar di bibir pantai desa sebelah? tanya Inspektur Saga yang minta penjelasan pada Yuki.


"Setelah aku menghilang dari hadapan Raditya, aku secara tiba-tiba berada di sebuah villa. Villa itu berada di tengah laut, jadi kita tak bisa kemana-mana. Kami di pisahkan antara laki-laki dan wanita. Yang laki-laki akan dijadikan anggota baru, tapi sebelumnya mereka ditugaskan berbuat kriminal terlebih dahulu. Sedangkan yang wanita akan mereka jual." jelas Yuki dengan ekspresi serius.


"Aku melihat secara langsung, bagaimana mereka dihipnotis atau di cuci otak mereka dengan kalung berliontin jam berwarna hitam itu..! " lanjut Yuki.

__ADS_1


"Terus kenapa kamu bisa keluar dari sana?" tanya Inspektur Saga yang memperhatikan cerita Inspektur Saga.


"Aku di bantu Bibi Emi, sahabat mama ku yang juga murid dari perguruan Mawar Jingga." jawab Yuki.


"Emi? apa mungkin dia istri pak Jarwo satpamnya keluarga Wibowo? Dan yang menggunakan kalung liontin jam itu adalah Jarot, adik pak Jarwo." kata Inspektur Saga.


"Terus apa rencana kamu?" tanya Yuki yang penasaran.


"Kita pikirkan nanti, sebaiknya aku harus belikan kamu dan teman kamu baju..!" seru Inspektur Saga yang kemudian dia berdiri mengambil dua buah jaket, satu untuknya dan satu lagi untuk Yuki.


"Terima kasih" ucap Yuki saat menerima jaket dari teman masa kecilnya itu.


"Kita beli baju, baru jenguk dua teman kamu..!" seru Inspektur Saga sambil mengajak Yuki berjalan meninggalkan Mess.


Setelah mengunci rumah, mereka menuju dimana sepeda motornya terparkir.


...~¥~...


Yuk dukung Novel GADIS TIGA KARAKTER, dengan memberi like/komen/♥️/⭐/🎁 maupun Vote-nya ya..


Terima kasih.

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2