
Tiba-tiba mulutnya di bekap seseorang dari belakang dan membawanya ke sebuah ruangan.
"Mmmm......mmmmm....!"
"Ssssstt... nona Rani, ini saya..! Jarwo...!" ucap salah satu orang yang membekap Rani tadi.
"Om Jarwo...!!" kata Rani lirih.
"Iya ini kami..! sebaiknya anda pakai pakaian sama seperti kami, agar bisa keluar dari sini..!" ucap Jarwo yang menyerahkan pakaian yang sama persis yang dia gunakan.
"Kamar mandinya sebelah sana nona..! " ucap salah satu eks geng Serigala yang menunjukkan arah ke kamar mandi.
"Baiklah..!" kata Rani yang langsung ke kamar mandi.
Selesai mengganti bajunya, Rani pun menemui Jarwo dan yang lainnya.
"Adakah makanan atau minuman yang bisa mengisi perut saya?" tanya Rani yang merasa sedang lapar.
"Hanya ada pisang dan air putih..!!" kata salah satu eks geng serigala yang memberikan Rani pisang dan satu botol air mineral.
Selesai makan dan minum, mereka membaurkan diri pada grombolan slayer hitam.
Para anggota laki-laki berslayer hitam di kumpulkan di sebuah lapangan.
Mereka di beri pengarahan oleh beberapa laki-laki berslayer merah untuk merampok toko emas dan bank-bank yang ada di kota "J" sampai ke kota "K'";
Setelah itu, semua orang kembali ke tempat masing-masing untuk istirahat dan besok akan bertugas menuju kota "J" sampai kota "K"
Sebelum kembali ke tempat masing-masing, Rani berkeinginan pergi keruangan laki-laki berslayer merah.
Dia akan mengambil tas beserta pakaian yang Rani pakai kemarin.
Dengan mengendap-endap Rani berhasil masuk ruangan tersebut.
Gadis itu terus berkeliling mencari benda--benda kepunyaannya itu.
Akhirnya dia menemukan di atas lemari, dan bergegas dia mengambilnya.
"Ceklek..!!"
Tiba-tiba ada yang datang.
__ADS_1
Buru-buru Rani mencari tempat untuk bersembunyi.
Rani menemukan sebuah pintu, lalu dia pun masuk kedalamnya dan kemudian menutupnya kembali.
Betapa terkejutnya Rani, ketika melihat tempat yang dia masuki.
Gudang senjata plus laboratorium mini. Banyak jarum di atas meja.
"Sepertinya ini cara mereka menjadikan senjata jarum beracun itu..!!" gumam Rani dalam hati.
"Klutekk..!! Pyaaaarr..!!"
Tanpa sengaja, siku Rani menyenggol satu botol di antara beberapa botol beracun itu.
"Siapa itu..?!" seru seseorang dari luar ruangan gudang tempat Rani.
Rani terkejut, manakala mendengar suara langkah kaki mendekati ruangan itu.
"Leony bantu aku..!!"bisik Rani yang minta bantuan pada Leony.
Seketika Rani di pindahkan oleh Leony ke tempat Jarwo, dan gudang itu di buat terbakar oleh Leony.
Api yang tadinya kecil, menjadi besar karena menyambar bahan-bahan pembuat Racun yang ada di ruangan itu.
Semua di buat panik karena ulah Leony.
"Nonton dulu ah..!! lagi seru nih..!!" gumam Leony yang sudah duduk di atas dahan pohon dengan menghadap ke arah kebakaran itu.
Para laki-laki berslayer merah segera mencari air untuk memadamkan api tersebut.
Sementara itu Rani,Jarwo dan lainnya berada di ruangan mereka.
"Rani...! kau mengagetkanku..!!" seru Jarwo saat Rani yang tiba-tiba muncul.
"Apa kamu yang membuat kebakaran itu..?" tanya salah satu teman Jarwo.
Rani tersenyum dan mengangguk.
"Kalau aku ceritain yang bakar tempat itu Leony, jadi panjang ceritanya..! he..he..!!" kata dalam hati Rani.
"Maaf om Jarwo, tadi aku ambil baju dan tas Rani. Kita harus tahu posisi ini dari Internet, setelah kita tahu letak dan kekuatan mereka kita bisa menyerang mereka." ujar Rani sambil mencoba menyalakan ponselnya, ternyata sedang off karena baterai habis.
__ADS_1
"Kalau bisa,sejak kemarin aku sudah share lokasi..! di sini tidak ada sinyal. Listrik penerangan di sini ada karena mereka membuat pembangkit listrik sendiri. Kita keluar masuk pakai kontainer, jadi tak tahu jalan keluar..!!" jelas Jarwo dan di beri anggukan sama dua rekannya.
"Kalau jalan kaki keluar..?!" tanya Rani yang penasaran.
"Aku pernah mencoba, Banyak binatang buas dan orang gila di sekitar luar kawasan ini...!!" kata salah satu eks geng serigala itu.
"Lantas apakah ada jalan lain? " tanya Rani sambil berpikir.
"Hanya kalau kita ikut dinas keluar..!! maka kita bisa keluar dari tempat ini...!!" jawab Jarwo.
"Apa mereka tidak ada yang memberontak atau kabur..?!" tanya Rani yang penasaran.
"Kalau tertangkap mereka akan di suntik gila atau racun itu bagi mereka yang single. Ada yang pasangan mereka yang jadi sandera..!!" jelas Jarwo.
"Berarti mereka sebetulnya tidak bersalah..! seperti halnya geng kobra pimpinan Baskoro. Musuh kita pimpinannya bukan anak buahnya..! mereka juga dalam tekanan..!!" seru Rani yang kemudian memandang kedua telapak tangannya.
Ada rasa penyesalan dalam benak Rani, selama ini dia banyak membunuh orang yang tak bersalah.
"Nampaknya mereka sudah mengatasi kebakaran itu..!!" seru salah satu teman Jarwo saat mengintip dari jendela.
"Om Jarwo, ternyata Dio masih hidup..!!" kata Rani sambil menatap Jarwo.
"Di..Dio..!!" sahut Jarwo yang terkejut.
"Iya..! aku tadi bersamanya..! tampaknya dia di antara orang yang berslayer merah itu..!" jelas Rani.
"mungkin saja, karena mengingat ayahnya orang terpenting dalam geng Kobra..!!" gumam Jarwo.
"Tampaknya kita harus berkumpul..!!" seru teman Jarwo saat melihat keluar Jendela.
"Cepat pakai slayer kalian masing-masing, kita kesana..!!" seru. Jarwo dan kami pun bersiap-siap untuk ke lapangan.
...~¥~...
...Terima kasih untuk semua yang telah mendukung novel Gadis Tiga Karakter ini....
...Semoga kita semua dalam keadaan sehat selalu dan dalam lindungan-Nya....
...Aamiin ya Robbal alaamiin...
...Terima kasih....
__ADS_1
...Bersambung....