Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Season 2 ; Berslayer Hitam dan Bertato Ular Kobra


__ADS_3

Saya Arya..!!" balas Arya dan seketika jantungnya berdegup seperti ingin melompat saat melihat gadis yang di depannya tersipu malu yang rambutnya tertiup semilirnya angin yang menerpa mereka berdua.


"Maaf..! saya harus hubungi seseorang..!!" seru Nara saat melepaskan uluran tangannya. Dan sedikit menjauh.


"Oh iya..!!" jawab Arya sedikit kecewa.


"Nona..nona..!! anda tidak apa-apa..??" tanya seorang wanita paruh baya yang berlari tergopoh-gopoh menghampiri Arya dan Nara.


"Eh..tidak apa-apa Bu..!! saya sudah hubungi polisi, sebentar lagi mereka datang, ibu bersediakan jika di minta kesaksiannya..!!" ucap Nara.


"Iya...!! lagi pula biar mereka jera..!!" kata si ibu dengan geramnya.


Tak berapa lama dua mobil patroli polisi datang.


"Selamat siang..!!" sapa seorang polisi yang Nara dan Arya kenal.


"Inspektur Alex..!!" seru Nara.


"Ka..kau...! kenal kak Alex..?" tanya Alex yang heran.


"Kenapa kau memanggil Inspektur Alex dengan sebutan kak?" tanya Nara yang juga heran


"Biar aku kenalkan kalian ya..!!" seru Inspektur Alex menengahi.


"Arya ini adikku sekaligus teman masa kecil Rani di lereng gunung...!!" jelas Inspektur Alex saat memperkenalkan Arya pada Nara.


"Adik Inspektur Alex teman Rani..?'" tanya Nara yang belum percaya.


"Kamu kenal Rani..??" tanya Arya yang heran.


"Nara mengangguk.


"Dia ini adiknya Jonathan dan beberapa kali bersama Rani dalam misinya." kata Inspektur Alex.


"Pantas kamu bisa menghajar mereka .! ternyata bisa bela diri juga..!!" seru Arya.


"Oke, sekarang kalian sudah kenal buka..?? sekarang aku mau melanjutkan tugas saya...! permisi..!!" pamit Inspektur Alex.


"ya Inspektur..!!" jawab Nara.


"Makasih kak..!!" jawab Arya.


Inspektur Alex pun berlalu dari mereka.


Kini tinggal Arya dan Nara.


"Eh kamu sedang ngapain di sini?" tanya Nara pada Arya.


"Sepeda motorku meletus, tuh baru di perbaiki di bengkel...!" ucap Arya sembari menunjuk ke arah bengkel di mana sepedanya sedang di tambal.


"Kita kesana saja ya..!!" ajak Nara.


"Oke...!!" jawab Arya dan mereka berjalan menuju ke bengkel tersebut.


"Ngomong-ngomong lereng gunung, apa kita pernah ketemu sebelumnya?" tanya Arya yang mencoba mengingatnya.


"Sepertinya saya pernah melihat kamu, kamu dan Rani kan yang selalu Menang di setiap even perlombaan terutama beladiri." kata Nara.


"Tapi aku tak mengenalmu? atau aku yang terlalu fokus sama latihan ku ya? he..he..!" kata Arya sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

__ADS_1


Nara pun tersenyum.


"Kamu sama Rani kan pirmadona di lereng gunung..!! sedangkan aku, aku hanya murid biasa di perguruan Mawar Jingga." kata Nara.


"Jadi kamu dari perguruan Mawar Jingga jingga? kabarnya adik Nando di culik ya..?" tanya Arya


"Iya Nindy. kak Jo dan papa juga sedang mencarinya kemana-mana. Tapi tak ada hasilnya." kata Nara.


"Sepeda motornya sudah selesai tuan..!!" kata pegawai bengkel tersebut.


"Ok terima kasih..!!" balas Arya sambil membayar beberapa lembar uang pada pegawai bengkel tersebut.


"Rumah kamu dimana? aku antar ya..!!" pinta Arya saat sudah naik ke sepeda motornya.


"Aku tinggal bersama Mama Lani dan Tuan Wibowo, karena papa dan Kak Jo sedang berada di kota "K" karena kak Raditya buka cabang Gym nya di sana."Kata Nara saat sudah naik ke sepeda motor Arya.


Tiba-tiba motor mereka terhenti karena ada perkelahian di sebuah persimpangan, seorang gadis berseragam sekolah sama dengan mereka,melawan dua puluh orang laki-laki berslayer


"Bukankah itu Rani..!!" seru Arya yang kemudian berhenti.


"Iya.., ayo kita bantu..!!" seru Nara saat turun dari sepeda motor, dan mereka pun berlari menghampiri kerumunan perkelahian itu.


""Mau apa kalian menghadangku..!!" seru Rani dengan lantang.


"Mau nyawamu..!!" jawab salah satu dari mereka.


"Memangnya apa masalahku pada kalian..?!" seru Rani dengan posisi siaga.


"Kau musuh terbesar kami..!! jantungmu akan kami persembahkan pada junjungan kami..!!" seru mereka.


"Cih..! coba saja kalau bisa..!!" serru Rani.


"Hiaaaatt...!!"


"Bagh...!!"


"Bugh.....!!"


"Aghh.,..!!"


Satu persatu Rani mengalahkan mereka. Dengan beberapa jurus pukulan dan tendangan.


Dan kini tinggal lima belas orang yang melawannya.


Dari belakang kepungan laki-lKi berslayer hitam itu, ada sepasang anak muda berseragam sama dengan Rani membantu melawan laki-laki berslayer hitam itu


"Hiaaaat......!!"


"Bagh....! Bugh....!! deshhh.....!!"


"Aaaarghh.,!!"


Serangan demi serangan mereka lancarkan dan masing-masing dari mereka melawan lima orang laki-laki berslayer hitam tersebut.


"Hup..!! hiiyaaaaa....!!"


"Bagh....! Bigh....! bugh......!!"


"Auuhhh..,!!"

__ADS_1


Rani dan Arya menggunakaan jurus Tarian Dewi Cinta dalam melawan mereka.


Sedangkan Nara menggunakan jurus-jurus andalan perguruan Mawar jingga.


Selang beberapa menit kemudian, lima belas orang itu dapat di lumpuhkan.


"Huh..akhirnya beres juga..!" seru Rani sambil menepuk- nepukan telapak tangannya.


"Aneh .! Nara tadi juga diserang orang yang berpakaian sama dengan mereka..!!" kata Arya.


"Betulkah..?!" balas Rani sambil mencari sesuatu dari mereka.


Gadis itu meraba saku celan satu persatu dari mereka dan yang di carinya sebuah dompet.


Apalah daya, mereka tidak membawa identitas yang mencurigakan.


"Apa yang kamu cari Rani..!!?" tanya Arya yang heran.


"Aku hanya ingin tahu, suruhan siapa mereka ini. Kenapa mereka mau membunuhku..!!" jawab Rani yang masih sibuk membuka dompet-dompet lawannya itu


Kemudian pendangan Rani tertuju pada salah satu lawannya yang bajunya robek.


Rani menyibaknya, terlihat sebuah tato gambar ular kobra yang sedang mengembang.


"ular Kobra...!!" seru Rani.


Arya pun mengikutinya demikian pula Nara.


"Benar..! semua bertato ular kobra..!!" seru Arya.


"Di sini juga..!!" seru Nara.


"Apakah ini berarti kebangkitan geng kobra?" tanya Rani yang penasaran.


"Mungkin saja..!!" balas Arya.


"Jangan-jangan Nindy ada sama mereka..!" seru Nara.


"Lantas..! dimana markas mereka..!!" seru Rani.


"Aku akan cari informasi dari kak Alex, Nara cari informasi dari kak Jonathan dan Rani dari Kak Radith..!" usul Arya.


"Ok..!! setuju...!!" seru Rani dan Nara kompak.


...~¥~...


...Yuk dukung novel "Gadis Tiga Karakter", dengan memberi like/ komen/fav/rate 5/gift dan juga Votenya....


...Oya, dukung karya Author lainnya ya......


...*CINTA UNTUK YULIA...


...*SI OYEN PACARKU BUKAN MANUSIA...


...*HITAM BUKAN HITAM HIDUPNYA....


...*JADIKAN AKU YANG KEDUA...


...Terima kasih....

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2