
Sementara itu kontainer yang membawa Rani telah sampai di depan pintu gerbang Gym Raditya dikota "K" tepat pukul 21.00 malam hari saat Gym baru saja tutup.
"Untuk semuanya...! rupanya saudara kita telah melakukan sesuatu di kota "J", kini kita harus bereskan cabangnya di kota "K". Habisi semua yang ada...! kalau perlu kita jarah semua isinya...!" seru orang berslayer merah yang menjadi pimpinan mereka
Pintu kontainer pun di buka, dan semua berebut untuk turun.
Rani turun melihat keadaan dan dia terkejut, semula dia mengira kalau akan di turunkan di Gym Raditya di kota "J", ternyata mereka di turunkan di kota "K".
"Yang aku dengar, disini hanya di jaga oleh Om Jody dan bi Emi apa di sini atau di kontrakannya? Seperti apa bi Emi aku juga belum tahu . Apakah mereka akan mampu melawan semua orang yang ada di sini..??" batin Rani yang berdiri kaku di depan pagar sementara yang lainnya masuk untuk menyerang Gym yang masih tutup itu.
Rani segera mengambil topengnya, dan melepas slayer merahnya.
"Berhenti kalian semuanya...!! yang kalian cari itu aku, bukan orang yang ada di dalam..!!" seru Rani dari belakang mereka yang otomatis membuat semua orang berbalik dan mencari sumber suara.
"Oh, jadi benar dugaanku..! kau ada dalam rombonganku..!!" kata laki-laki berslayer merah yang sedari tadi memimpin.
"Heh, iya..! memangnya kenapa?" tanya Rani penasaran.
"Raditya ada di tangan kami, dan baru saja Dio mengganti kegagalannya menangkapmu, dengan menghancurkan Gym Raditya di kota 'J". Tahu apa pretasi yang Dio dapatkan..?" jawab sekaligus tanya dari orang berslayer merah itu yang memimpin mereka.
"Prestasi..? Apa maksudmu..?!" tanya Rani yang penasaran.
"Kau tahu, dia berhasil menembak tuan Wibowo serta membuat satu orang anak laki-laki dan dua orang gadis terluka parah...!!" jelas orang itu dan membuat Rani geram.
"Kurang ajar...! tak kan kubiarkan kalian lolos...!!" seru Rani kemudian menyerang mereka satu persatu.
Jarwo bersama ke dua temannya yang tahu Rani muncul, ikut membantu Rani melawan orang-orang ber slayer merah itu.
"Hiaaatt....!!"
"Bagh...!!"
"Bughh ...!!"
"Aghhh....!!"
Perkelahian tangan kosong pun tak terhindarkan.
Beberapa lawan jatuh bertumbangan.
Tanpa Rani sadari ada laki-laki berslayer merah berlaku curang.
Dia hendak menyerang Rani yang sedang melawan kawanannya dengan mengarahkan pistolnya ke arah Rani.
"Dorr...!!"
"Aaagh....!!"
Semua tersentak kaget mendengar bunyi suara tembakan itu
Namun bukan Rani yang tersungkur.
Tapi orang yang berslayer merah yang membidikkan pistolnya pada Rani tadi, yang tersungkur.
__ADS_1
Laki-laki berslayer merah itu bersimbah darah.
"Dorr....!! dorr....!! dorr...!!"
Tembakan bertubi-tubi mengenai beberapa orang yang menyerang Rani.
Rani pun terkejut karena ada lima orang membawa senjata api.
"Siapa yang membantuku..??" kata dalam hati Rani.
"Aku perintahkan kalian untuk menyerah, kejahatan kalian sudah kami ketahui...!" ujar salah satu laki-laki yang menodongkan pistol dan yang telah menembak beberapa orang berslayer merah itu.
"Suara itu..?? kak...kak Saga..!!" kata dalam hati Rani yang kini Gambir terjawab rasa penasarannya.
Sebagian dari lawan yang menyerah langsung di borgol oleh empat orang bersenjata api dan yang satu orang mengawasi dengan posisi bersiaga.
Ada diantara mereka yang masih melawan dan di hadapi oleh Jarwo dan dua temannya.
Sementara itu, di dalam Gym hanya Om Jordy, Emi yang sedang beres-beres di kantin dan beberapa satpam Gym yang jaga malam.
Mereka tersentak kaget mendengar bunyi tembakan dari depan Gym, dan kemudian bersiap siaga bila ada penyerangan ke dalam Gym.
Dan ada beberapa orang yang masuk dan di hadapi oleh para satpam dan Om Jordy.
Tak berapa lama satuan polisi patroli datang membantu mereka, dan membereskan semuanya.
Pandangan Rani tertuju pada sesosok laki-laki bertubuh tegap yang dia sangat hafal dengan cara dia berjalan dan berbicara.
Laki-laki itu sedang sibuk mengawasi penangkapan para tersangka.
"Benarkah anda kak Saga..maksudku Inspektur Saga..?" tanya Rani yang mencoba meyakinkan dirinya.
Laki-laki yang membelakangi Rani itu kemudian melepas slayer dan penutup kepalanya.
"Rupanya masih ada yang mengenaliku...!" seru laki-laki itu yang kemudian berbalik menghadap orang yang memanggilnya.
Rani yang tadinya sedih karena tak kunjung dapat jawaban, akhirnya senyum pun terkembang.
Laki-laki itu dengan cepat menghampiri Rani dan memeluknya dengan erat.
Rani pun membalas pelukan laki-laki yang amat dirindukannya itu.
Laki-laki itu benar adalah Inspektur saga, tunangan Rani yang sedang dalam misinya.
"Jadi benar kamu kak Saga-ku...?" racau Rani diantara Isak tangisnya.
Gadis itu menumpahkan rasa rindu yang menyesak di dadanya.
Demikian juga Inspektur Saga, yang tak sadar Jarwo dan dua temannya serta Om Jordy, dan dua satpamnya telah selesai dengan urusan membereskan orang-orang berslayer.
Mereka bersama empat orang bawahan Inspektur saga yang telah membantu membereskan para tersangka.
"Permisi, tuan Jordy..! apa yang telah terjadi..?" seorang wanita yang keluar dari dalam Gym.
__ADS_1
Jarwo yang sebelumnya berbincang-bincang dengan dua temannya itu, pandangannya tertuju pada sesosok wanita itu.
"Emi...!!!" panggilnya.
Merasa ada yang menyebut namanya, wanita itupun menoleh.
"Kak Jarwoooo...!!" Emi balik memanggil.
Dengan setengah berlari, mereka saling berlari.
Keduanya saling berpelukan melepas kerinduan.
Suasana yang mengharukan telah terjadi.
Emi dan Jarwo pasangan suami istri yang terpisah karena keadaan. Emi yang waktu itu hamil muda tertangkap kembali oleh geng kobra saat akan melarikan diri.
Sedangkan Jarwo dibantu Tuan Wibowo pada saat melarikan diri dari kejaran geng kobra.
Rani dan Inspektur Saga yang bertunangan dan terpisah karena tugas Inspektur saga yang menjalani misi selama tiga tahun untuk kenaikan pangkatnya.
Dan kini misinya tinggal setahun lagi.
Suasana yang mengharu biru meliputi kedua pasangan tersebut yang saling melepas rindu.
"Emiiii....!!"
"Kak Jarwoo...!!"
"Raniii....!!"
"Kak Saga...!!"
"Hm...hmm...! lepas kangennya di dalam saja..! sudah malam, tidak enak dengan tetangga...!!" kata om Jordy.
Sebab tanpa mereka sadari, warga banyak yang berkumpul karena suara tembakan dan banyak polisi yang berdatangan.
Setelah melihat situasi, mereka akhirnya menyetujui untuk masuk ke dalam Gym.
Baru saja mereka masuk kedalam rumah, datanglah sebuah mobil yang datang dari kota "J" dan di kendarai dua orang.
...~Β₯~...
Pemberitahuan :
Novel dengan Judul JADIKAN AKU YANG KEDUA sudah di revisi. Tunggu Up datenya ya...ππΌπ
...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel GADIS TIGA KARAKTER ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...