
"Tentu saja aku ada yang memiliki, yaitu papa aku..! he..he..!" kata Lilian sambil tersenyum manis.
"Jadi kamu belum punya pacar?" tanya Inspektur Alex sedikit senang.
"Belum...!" Jawab Lilian sambil melihat Inspektur Alex yang sedang mengemudi.
Betapa leganya hati Inspektur Alex, ada kesempatan dia untuk menjadi kekasih Lilian.
Kemudian mereka pun saling mengobrol tentang mereka masing-masing
...***...
Sementara itu, Rani yang berada satu mobil dengan Lelaki yang mengaku sebagai komisaris Anggara, merasa tidak nyaman.
Lelaki itu mulai memegang tangan Rani, kemudian memegang dagu Rani dan berusaha untuk menciumnya.
Rani pun terus mengelaknya, "Kurang ajar, dasar mesuuuum...!" batin Rani kesal.
"Nona, laki-laki ini masih menyimpan racun itu di saku jas kirinya..!" bisik si Kity dari dalam liontin kalung pusaka.
"Bagaimana aku bisa mengambilnya?" pikir Rani.
"Ayo manis.. berikan kakakmu ini satu ciuman saja..!" rayuan lelaki itu sambil menggeser duduknya mendekat dengan Rani.
"Gila...! dasar tua-tua keladi...!" gerutu dalam hati Rani yang terus berusaha menghindar.
"Maaf nanti kalau sudah menikah ya..!" balas Rani yang berusaha menampik tangan laki-laki itu yang jahil.
"Sudah Sampai tuan..!" kata sopir pribadi Lelaki itu yang memberitahu mereka sudah sampai di tempat parkir Hotel "A".
__ADS_1
"Ah sial..! baru seru-serunya..! Nggak apa-apa, nanti di lanjut ya manis..!" kata Lelaki itu sambil mencolek dagu Rani dan mencium jari tangan yang di gunakan untuk mencolek dagu Rani.
"Ohw, Syukurlah sudah sampai...!" gumam Rani dalam hati.
Mereka pun segera turun dari mobil dan berjalan menuju restoran hotel.
Kali ini, lelaki tua itu menggandeng Rani dengan mesra.
Rupanya lelaki itu sudah memesan tempat khusus untuk mereka sebelumnya.
Ternyata tempat itu di luar ruangan, tak ada lampu sebagai penerangannya tapi di gantikan lilin.
Lilin-lilin itu berbaris membentuk lambang hati dengan satu meja dan dua kursi di dalamnya.
Lelaki itu mengajak Rani mendekati meja kursi yang sudah di sediakan.
"Wah..! inikah candlelight dinner...?" tanya Rani sambil melihat ke sekelilingnya.
"Kamu suka?" tanya laki-laki itu sambil menarik kursi agar gadis yang ada di hadapannya mau duduk.
"Suka...!" jawab Rani yang pura-pura tersenyum.
"Lebih suka lagi bila bersama kak Saga..!" gumam Rani dalam hati.
Setelah itu Rani dan lelaki pun duduk saling berhadapan.
Mereka pun memakan makanan yang sudah di pesan oleh Lelaki itu sesuai urutannya.
Makanan pembuka, makanan utama dan makanan penutup.
__ADS_1
...***...
Kembali ke Inspektur Alex dan Lilian..
"Lihat..! mobil mereka sudah belok..!" seru Lilian yang tahu mobil Lilian belok dan masuk ke dalam halaman hotel "A".
Mereka pun segera turun dari mobil dan mengikuti Rani dan Lelaki yang mengaku sebagai Komisaris Anggara itu.
"Nampaknya Komisaris baru itu, sebelumnya telah membooking tempat khusus untuk mereka. Lihat pakai acara candlelight dinner segala. " ujar Inspektur Alex saat melihat Rani yang dibawa ke tempat yang begitu banyak lilin disana.
"Iya...! kita cari tempat makan yang bisa mengawasi mereka Inspektur..!" seru Lilian sambil mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya.
"Nah itu disana...!" seru Inspektur Alex dan menggandeng tangan Lilian menuju meja kursi yang dekat dengan Rani dan komisaris baru itu.
Inspektur Alex dan Lilian pun segera memesan makanan dan minuman.
Mereka pun melanjutkan perbincangan mereka sambil mengawasi Rani dan komisaris baru itu.
Makanan dan minuman yang mereka pesan pun telah di hidangkan oleh pelayan restoran.
Mereka pun makan bersama menikmati makanan yang telah tersaji.
...~¥~...
Yuk dukung terus novel GADIS TIGA KARAKTER, dengan memberi like/komen/♥️/⭐5/🎁 maupun Vote-nya ya..
Terima kasih.
...Bersambung...
__ADS_1