Gadis Tiga Karakter

Gadis Tiga Karakter
Season 2 ; Tarzan Cantik


__ADS_3

Sementara itu keadaan Rani yang di bawa dua orang berslayer merah, masih tak sadarkan diri.


Rani perlahan membuka matanya, pada mulanya pandangannya sedikit kabur.


"Aku dimana ini..? apa aku sudah mati..? Ibu .. ayah...!! tubuhku lemas sekali..! A...air...! tak ada air sama sekalikah di sini..?!" kata dalam hati Rani.


Gadis itu berada di sebuah ruangan yang serba putih.


Betapa terkejutnya Rani saat meraba tubuhnya.


"A..apa di mana pakaianku..??" gumam Rani yang kaget karena dia hanya memakai pakaian dalam saja dengan di tutupi selembar selimut tipis berwarna biru laut.


"Tu.. tubuhku lemas sekali..! Astaga..! pusing sekali..!!" Kata rani yang tiba-tiba pandangannya kabur kembali.


"Ceklek...!"


Tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu.


"Klutekk...!"


Dia menguncinya kembali dan kuncinya di simpan di saku celananya.


"Si..siapa kamu..? A..apa ka..mu Di..o?" tanya Rani dengan sisa tenaganya.


"Ya aku Dio, aku pria yang sekarang mencintaimu...!! dan juga membencimu..!" kata orang itu yang mengaku Dio duduk di samping Rani.


"Kenapa kamu sadar sih, aku kan belum ngapa-ngapain kamu...!!"seru laki-laki itu sambil mengusap wajah Rani dengan lembut.


"Ka...kau ma..mau ..a..apa...?" tanya Rani khawatir dia akan macam-macam padanya pada saat keadaannya lemah.


"Aku mau memilikimu sebelum saga memilikimu...he..he..!!" bisik laki-laki itu mulai mencium kening Rani.


Hati Rani tak karuan, dia harus mencari akal.Karena dalam pikirannya saat ini adalah air dan minum.


"A.air, aa..aku ha..us..!!" pinta Rani lirih.


"Kamu haus ya?" tanya laki-laki itu yang kemudian mengecup pipi kanan Rani.

__ADS_1


"cihh..! andai keadaanku baik seperti kemarin, aku tampar kamu..!!" batin Rani yang geram.


"Aku ambilkan minum dulu ya..!!" kata laki-laki itu yang bangkit dari duduknya dan mengambilkan air mineral dalam botol kemasan tanggung yang ada di meja samping tempat tidur di mana Rani terbaring.


Rani meminumnya hampir setengah botol.


"Sudah..! kalau kamu kenyang, aku yang repot..!!" seru Dio yang kemudian dengan cepat mengambil botol air mineral dari tangan Rani.


Setelah meletakkan botol air mineral itu, Dio kembali mendekatkan wajahnya pada Rani.


Rani menutup mulutnya, dan Dio pun terkejut.


"Bolehkah aku ke kamar mandi? aku malu belum gosok gigi...!" kata Rani sedikit mengangkat alisnya.


"Aih..! susah amat ya mau bersenang sama kamu..?! pergi sana, yang cepat ya..!!"seru Dio.


Rani bergegas membalut dirinya dengan selimut itu dan pergi ke kamar mandi.


"Ide apa lagi biar bisa pergi dari tempat ini..?!!" batin Rani.


"Ah..! baju lebih dulu...!"


Gadis itu menyobek bagian pinggir sprei buat tali pengganti ikat pinggang.


Rani pun membalut kain sprei itu sesuai tutorial di media sosial tersebut dan mengikatnya dengan tali yang dibuatnya tadi.


"Bukan jadi gadis bertopeng, tapi tarzani eh... Tarzan Cantik..! he..he..!!" ucap Rani sambil tersenyum tipis.


Setelah selesai, Rani mengintip ke luar kamar mandi.


Di lihatnya Dio yang sudah setengah telanjang tiduran di ranjang.


"Dio..! sini..!!" panggil Rani sambil melambaikan tangannya.


Dio pun menghampirinya, tiba-tiba tangannya di tarik Rani.


Dan terdengar suara perkelahian.

__ADS_1


"Bagh...!!"


"Auhh..!!"


"Bugh..!!"


"Arrghh..!!"


Dio tersungkur di dinding kamar mandi sambil memegang perutnya.


Rani bergegas mengambil kunci pintu ruangan itu dari saku celana Dio.


Setelah mendapatkannya, dia pun keluar dari kamar mandi dan menguncinya dari luar.


"Dio..Dio..! selamat menikmati aroma kamar mandi..! he..he..!!" ucap Rani yang kemudian mengambil botol air mineral yang tadi di minumnya yang tinggal setengah itu.


"Lumayan buat tambah tenaga..!" kata Rani yang menghabiskan air mineral itu.


"Sekarang..! cari baju dan tas serta jalan keluar dari sini..!" gumam Rani.


"Cari makan dulu..!! biar aku bisa membantumu..!!" sahut Leony dari dalam kalung harpa.


"Ok..! itu yang pertama..!!" ucap Rani yang kemudian keluar dari ruangan itu secara mengendap-endap tanpa alas kaki.


Setelah berjalan melewati lorong-lorong dan menghindari beberapa orang yang berslayer hitam, Rani mengintip sebuah ruangan dimana terdapat lima orang berslayer merah.


Tiba-tiba mulutnya di bekap seseorang dari belakang dan membawanya ke sebuah ruangan.


...~¥~...


...Author mengucapkan terima kasih pada Readers dan semua yang telah mendukung novel "Gadis Tiga Karakter", dengan memberi like/ komen/fav/rate 5/gift dan juga Votenya....


...Semoga kita senantiasa selalu di beri kesehatan dan dalam lindungan-Nya....


...Aamiin ya Robbal alaamiin....


...Terima kasih...

__ADS_1


...Bersambung...


__ADS_2