
Tak lama kemudian, ada yang membopong tubuh semampai Rani.
Dan rani pun tak bisa berbuat apa-apa, bahkan untuk teriak pun tak bisa.
Seketika ada yang ada di hadapannya menjadi gelap.
📆 Flashback on ;
"Nona Leony tibaaaaaa...!" seru prajurit itu yang kemudian di ikuti prajurit lainnya dan serentak membangunkan seisi penghuni kerajaan Langit.
"A..apa Leony? Jadi Leony sudah datang?" kata dalam hati seorang laki-laki seumuran Leony yang telah lama menaruh hati pada Leony.
Namun dia hanya bisa memendamnya karena Leony menyukai orang lain.
Dia adalah Simon anak dewa Angin penasehat Raja Arthur yang sekarang di juluki dewa Badai.
Simon sekarang menduduki posisi panglima kerajaan langit, karena menggantikan Aaron (laki-laki yang di sukai Leony) karena sedang masa membebaskan diri dari kutukan Archie, si kucing hitam milik Leon kembaran Leony.
"Leony, Cantik sekali kamu..! sayangnya kamu harus musnah. Hm... Jika aku culik raga gadis itu, pasti kamu tak akan musnah. Kau akan selalu di sampingku..!!" gumam Simon dalam hati.
Timbul niat jahat Simon, dia mengendap-endap menuju ruang penyimpanan pusaka langit.
"Ah kesempatan..! Archie dan Kity sedang bersama mereka..! akan aku ambil beberapa pusaka yang berguna untuk aksiku nanti." ucap Simon yang sudah masuk dalam ruangan itu.
"Kalung liontin jam nya ternyata belum di musnahkan, wah..! aku ambil saja . Dan juga... ah guci kecil ini, guci penarik Sukma. Iya...untuk menarik Sukma Leony ,agar aku bisa membawa gadis itu..!!' gumam Simon dalam hati, yang kemudian dia mengeluarkan mustika warna hitam ke dalam Kalung berliontin jam itu.
Dan seketika, kalung itu seperti bernyawa.
Simon pun meninggalkan ruangan itu kembali dengan mengendap-endap dan sebelumnya menata semua benda pusaka yang tidak di pilihnya seperti semula.
Simon pun mencari persembunyian, menunggu kesempatan dimana Leony berjalan sendirian.
Tak berapa lama, Simon melihat teman rivalnya Aaron masuk ke dalam ruangan.
Kecemburuannya pun memuncak karenanya.
Beberapa menit kemudian Aaron, raja Arthur, Ratu Flower dan Selir Selena keluar dari ruang pertemuan.
Entah mereka pergi kemana, Simon tak memperdulikannya.
Pandangan Simon kini tertuju pada Leony yang keluar dari ruang pertemuan kerajaan.
Sementara itu Leony melangkahkan kakinya menyusuri tiap lorong dan ruangan istana.
Leony pun berjalan ke kebun dan taman di halaman istana.
"Inilah kesempatanku..!!" ucap Simon dalam hati.
Di saat Leony dan Rani menikmati harumnya dan indahnya bunga-bunga di taman, Simon menotok jalan darah tubuh Rani.
Hal itu membuat Leony tidak bisa bergerak.
__ADS_1
"Apa ini..!" seru Leony yang merasakan sesuatu pada rohnya.
"Leony, kamu tak apa-apa? kenapa tubuh ini tak bisa bergerak..?" tanya Rani yang baru merasakan hal yang dia rasakan saat ini.
"Entahlah, seperti ada yang menarikku...! kita akan berpisah Rani..!" jawab Leony yang merasakan sesuatu yang menyedot rohnya untuk berpindah tempat.
Simon menggunakan guci penarik Sukma untuk menarik roh Leony dan membiarkan roh Rani masih berada di dalam tubuhnya yang tak bisa berbuat apa-apa karena terkena totokan Simon.
Simon kemudian membopong tubuh semampai Rani.
Dengan satu tiupan udara dari mulut Simon, seketika Rani tertidur pulas.
📆Flashback off.
Dan dengan kekuatan anginnya, Simon melesat meninggalkan kerajaan dan dia turun ke bumi.
Aksi penculikanya dilihat oleh seorang prajurit kerajaan.
"Nona di culik..!!" seru prajurit itu dan dia bergegas menemui Leon.
"Pangeran, mohon maaf hamba membawa berita buruk..!" kata prajurit itu saat menghadap Leon.
"Kabar apa Prajurit..?" tanya Leon yang penasaran.
"Tu..tuan putri Leony di culik pangeran..!" jawab prajurit itu dengan terbata-bata.
"Aapa..! bagaimana bisa..?" tanya Leon yang penasaran.
"Kekuatan angin..? cari panglima Simon..! dan hadapkan dia padaku..!!" perintah Leon pada prajurit lainnya.
"Baik pangeran..!!" jawab beberapa prajurit dan bergegas mereka mencari Simon di penjuru kerajaan.
"Dan kau, ikut aku ke ruang penyimpanan pusaka langit..!" perintah Leon yang kemudian dia melangkah menuju ruang penyimpanan pusaka langit.
Prajurit yang memberitahu kabar penculikan Leony itu mengikuti Leon dengan tergopoh-gopoh karena Leon bukannya jalan tapi berlari.
"Hossst...hosss...t..!"
"Kity....Archie...!"
Panggil Leon yang terengah-engah.
"Pangeran Leon..! ada apa..?" tanya Kity yang penasaran karena seperti ada kabar penting.
"Cek semua pusaka..! apa ada yang hilang..?" perintah Leon pada kucing putih kesayanga Leony itu.
Dan di dengar oleh Archie si kucing hitam kesayangan Leon.
Kedua kucing itu segera memeriksa pusaka-pusaka langit yang tersimpan.
"Guci penarik Sukma telah hilang...!" seru Archie yang panik.
__ADS_1
"Apa..kalung berliontin jam juga hilang..!!" Kity yang tak kalah paniknya.
"Gawat .! menurut prajurit ini, Leony di culik oleh orang yang membawa sebuah guci dan menggunakan kekuatan angin untuk pergi dari kerajaan..! Dugaanku mengarah ke Simon..!" kata Leon yang Khawatir.
"Coba Archie lihat sebentar pangeran..!" ucap Archie yang kemudian merapalkan mantra saat di depan sebuah kolam kecil.
Ajaib. Seketika terlihat jelas sesosok laki-laki yang membawa kabur Leony.
"Benar dugaanku...! Simon..!" gerutu Leon,
"Dia membawa Rani ke goa di bukit gurun pasir..! itu di bumi..! sangat jauh..!" kata Kity yang mencermati lokasinya.
"Siapa yang akan menolong tuan putri Leony..?" tanya Archie yang ikut khawatir
"Ayahanda ,ibunda dan ibu da selir juga tak mungkin..? mereka sedang membantu Aaron ke dunia siluman, kalau aku sedang menjaga kerajaan..! seharusnya panglima, lha ini yang menculik panglima itu sendiri..! Siapa yang akan menyelamatkannya..!!" seri Leon yang mengusap rambutnya secara kasar.
"Kalau salah satu dari kita, mungkin akan kalah oleh kekuatan Dewa badai itu..!" kata kity yang sambil jalan mondar-mandir seperti seterikaan.
"Kalau kita turun bersamaan, siapa yang jaga pusaka -pusaka lainnya..?" tanya Archie yang ikut bingung.
"Ah, aku tahu...!! tunangannya Rani..! ya, dia.. aku yakin dia bisa..!!" seru Kity yang penuh riangvkarena menemukan solusinya.
"Tunangannya Rani..? dia kan manusia biasa..? apa mungkin bisa mengalahkan dewa Badai..??" tanya Leon yang penasaran.
Kity berlari masuk keruangan penyimpanan pusaka langit.
Kucing putih itu mengambil kalung pusaka berliontin bambu dan dua buah cincin dimensi yang dulu di pakai Baskoro dan komisaris Saga.
Tak lupa membawa tiga buah mustika berwarna merah dan dua berwarna biru.
"Pangeran, Archie..! aku pamit ke bumi. Do'akan semoga kami bisa menyelamatkan tuan putri dan Rani..!" kata Kity dengan semangat.
"Kau akan meninggalkanku lagi Kity..?"tanya Archie yang sedih.
"Ini demi tuan putri dan Rani, seandainya kau tak mengutuk Aaron, maka ini adalah kewajiban Aaron...!!" gerutu Kity yang mengingat kesalahan Archie yang seenaknya saja memberikan kutukan.
"Hati-hati Kity, aku harap kau pulang dengan membawa kabar baik..!" kata Leon dengan cemas.
Kity pun mengangguk dan merapalkan mantra.
Dalam sekejap Kity pun menghilang.
...~Â¥~...
...Terima kasih untuk para semuanya, terutama yang telah memberikan dukungan berupa like/komen/favorite/rate 5/gift maupun votenya pada novel GADIS TIGA KARAKTER ini....
...Semoga sehat selalu dan dalam Lindungan Allah Subhana wa Ta'alla....
...Aamiin Ya Robbal Alaamiin....
...Terima kasih...
__ADS_1
...BERSAMBUNG...