Godaan Duren Impoten

Godaan Duren Impoten
Eps. 129 Bertemu Shasha


__ADS_3

Jovi hanya mengangguk menanggapi pernyataan Shasha barusan. Dan reaksi sahabat Jovi itu sungguh mengejutkan.


“Haah ? Kau serius Jovi... ?” Shasha yang berendam di depan Jovi sampai menghampiri gadis itu dan memeluknya karena saking senangnya. Bahkan sampai handuk yang dipakainya saat itu terlepas dari tubuhnya.


“Argh... ! Sha...handuk mu !” pekik Jovi melihat handuk temannya yang hanyut. “Astaga... ??!” Shasha segera mengambil kembali handuknya dan membelitkan ke tubuhnya sebelum ada pengunjung lain yang melihatnya. Sedangkan Jovi hanya terkekeh saja melihatnya. Untung saja saat itu beberapa pengunjung lain sudah pergi dan hanya tinggal mereka berdua saja.


“Aku ikut senang kau akhirnya menemukan seorang lelaki yang menyayangi mu. Semoga saja dia tidak seperti Deon.” Shasha tersenyum lebar dan merasa senang sahabatnya itu tidak terus-menerus bersedih.


“Siapa dia ?” Shasha menanyakan identitas kekasih Jovi. “Dia adalah...” belum sempat Jovi menjawabnya, Shasha kembali mengajukan pertanyaan. “Seperti apa dia ? Apakah dia tampan ?” terlihat penasaran sekali hingga Jovi bingung harus menjawabnya dari mana dulu.


Jovi kemudian menceritakan sedikit identitas Nathan pada sahabatnya itu, namun dia tak bilang padanya jika Nathan adalah seorang duda.

__ADS_1


“Sha... aku kali ini sudahan dan tidak ikut treatment selanjutnya. Karena sebentar lagi dia akan datang menjemput ku.” Jovi keluar dari kolam tempatnya berendam. “Kau bisa lanjutkan treatment berikutnya sendiri. Mungkin lain waktu aku akan menemanimu lagi.” tambah Jovi kemudian masuk ke sebuah ruangan dan berganti baju.


“Hey Jovi kau jangan tinggalkan aku sendirian.” Shasha Juga ikut keluar dari kolam karena tak ada temannya berendam dan itu tidak nyaman membuatnya berendam seorang diri di sana. “Tunggu aku.” keluar dari kolam kemudian berganti baju. Dan alasan yang sebenarnya ia mengakhiri sesi treatment kali ini adalah karena ia ingin melihat seperti apa kekasih Jovi.


Jovi dan Shasha kemudian duduk menunggu di kursi tunggu yang ada di lobby Spa.


“Hey... kenapa kau malah keluar dan mengikuti ku kemari ?” Jovi melihat Shasha menyusulnya duduk di kursi lobby. “Ya, aku hanya ingin melihat saja lelakimu itu seperti apa.” Shasha senyum kecil dengan santainya.


“hmmm...” Nathan mencium bau harum dari sekujur tubuh Jovi setelah spa. “Kau cantik dan harum sekali malam ini.” memuji Jovi. “Ayo kita pergi sekarang.” meraih tangan Jovi dan menggenggamnya.


“Tunggu sebentar kak.” Jovi menarik tangannya dari genggaman Nathan tepat di saat pria itu akan mengajaknya keluar dari spa. “Sebenarnya aku ke sini bersama temanku, tepatnya sahabatku.” menoleh menatap ke tempat duduk Shasha.

__ADS_1


Jovi berjalan ke arah Shasha dan Nathan mengikutinya.


“Ini sahabat ku, Shasha.”Jovi memperkenalkan temannya itu pada Nathan. “Nathan...” Nathan memperkenalkan dirinya sendiri dan tersenyum kecil menatap Shasha yang sudah ia ketahui sebelumnya.


Shasha membalas senyuman Nathan dan mengamatinya.


“Jovi benar-benar beruntung mengenalnya. Dia terlihat berkali lipat lebih menarik daripada Deon.” memuji Nathan dalam hati.


“Maaf kami pergi dulu.” Nathan segera mengajak joki pergi dari sana karena waktu terus berjalan dan dia tak ingin membuang waktu lebih lama lagi di sana.


“Ya, silahkan. Aku masih ada treatment lagi belum selesai kujalani. Permisi.” Shasha kemudian meninggalkan mereka berdua dan kembali masuk ke dalam untuk menjalani treatment selanjutnya.

__ADS_1


“Kau mau ke mana kali ini ?” Nathan berjalan bersama Jovi dan menggenggam tangannya masuk ke mobil. “Bagaimana jika kita pergi ke sanatorium saja ?” tiba-tiba Jovi terlintas begitu saja pikiran itu saat menatap langit cerah malam ini yang bertaburkan bintang.


__ADS_2