Godaan Duren Impoten

Godaan Duren Impoten
Eps. 52 Melihat Deon


__ADS_3

Hingga lewat sore hari, Jovi belum juga pulang kembali ke Villa.


Di kantor Nathan terlihat pria itu berjalan dengan tergesa-gesa keluar dari ruangan yang menuju ke tempat parkir mobil. Karena kesibukannya setelah terakhir kali bertemu dengan Jovi di kolam renang hingga saat ini pria itu belum bertemu dengannya lagi.


“Mungkin masih keburu.” Nathan sedikit terlambat keluar dari kantor. Hal itu dikarenakan memang setiap harinya kegiatannya padat sekali bahkan hingga hari ini pun dia memangkas meeting yang harusnya ia ikuti demi bisa melihat dan bertemu dengan Jovi.


Setelah terakhir kalinya ia berpisah dengan Jovi di kolam renang, tiap malam pria itu selalu merindukan sosok nya, ingin menyentuh kembali kulit Jovi yang lembut dan lunak.


“broom.” Nathan segera masuk ke mobil dan mengemudikan mobilnya menuju ke Villa Cempaka.

__ADS_1


“Nathan... hey... kau meninggalkan dokumen penting mu di kantor !” Alvin berlari keluar akan menyerahkan dokumen untuk bahan meeting di esok harinya pada Nathan. “Cepat sekali dia pergi.” Alvin berhenti mengejar setelah melihat mobil Nathan sudah keluar dari kantor. “Akhir-akhir ini dia jarang sekali lembur.” Alvin pun akhirnya berbalik dan masuk kembali ke kantor kemudian menyimpan dokumen penting itu.


“Semoga saja ia belum keluar dan aku tidak terlambat untuk mengikutinya kali ini.” Nathan mempercepat laju mobilnya dan terlambat setelahnya tiba di kawasan Villa Cempaka.


Seperti biasa ia berhenti 5 meter di seberang jalan di depan villa.


“Apa dia sudah keluar ?” Nathan berulang kali melihat jam yang melingkar di tangannya dan beberapa kali menatap ke arah villa tempat Jovi berada namun tak melihat dari situ keluar dari sana. “Aku tunggu sebentar lagi saja.” menunggu kurang lebih selama 20 menitan.


“Kenapa dia keluar rumah ? Apa akan keluar bersama Jovi ? Atau apa ?” Nathan masih penasaran dan tetap berada di sana untuk memantaunya hingga semuanya jelas baginya.

__ADS_1


“Kemana si Ariana, dia bilang sudah tiba di depan sini.” Deon berjalan keluar rumah kemudian menoleh ke kanan dan ke kiri mencari seseorang yang di carinya.


Tepat di saat pria itu akan kembali masuk ke villa, seseorang menyentuh bahunya dengan lembut dari belakang.


“Sayang... aku masih jalan dan baru sampai. Kenapa kau terburu-buru untuk kembali masuk ?” ucap wanita berbaju seksi dan serba minim tersenyum menggoda menatap Deon. “Ku kira kau tak jadi datang kemari.” Deon berbalik dan tersenyum lebar melihat teman kencannya datang dan ia pun segera menggamit tangannya dengan berat badan mesra masuk ke villa.


“Wanita itu siapa dia ? Kenapa bukan Jovi yang datang ?” Nathan terkejut melihat wanita yang datang seperti seorang wanita penghibur dan terlihat mesra bersama suami Jovi. “Mungkinkah... Deon adalah pria busuk hidung belang ?” melihat Deon mencium wanita tadi saat sebelum menutup pagar kembali.


Nathan masih termenung dan menarik benang merah antara hubungan Jovi dan Deon dan masih berada di sana.

__ADS_1


“ckiit.” Nathan kembali melihat sebuah mobil kuning berhenti di depan Villa. “Jovi ?!” semakin terkejut saat melihat yang turun dari mobil itu adalah gadis yang dicarinya. “Apa yang akan terjadi ? Bagaimana jika Jovi melihat Nathan berkencan dengan wanita lain ?” pikirannya jadi kemana-mana.


Nathan pun menunggu beberapa saat lagi untuk melihat situasi. Namun hingga 15 menit berlalu, Jovi tidak keluar rumah juga setelah masuk.


__ADS_2