
Nathan dan Jovi terlihat sering menghabiskan waktu bersama. Mereka masih nyaman dengan hubungan mereka saat ini.
Suatu ketika Nathan yang memang serius dengan Jovi mempunyai inisiatif untuk mempertemukan gadis itu dengan ibunya, namun jadwal mereka tak pernah klop dan hingga saat ini Nathan belum mempertemukan dua wanita itu.
Hingga suatu hari Jovi dan ibunya Nathan sengaja bertemu di sebuah acara. Pagi ini Jovi Dan Deon terlihat sibuk sekali di rumah.
“Jovi kau sudah selesai belum ? Lama sekali.” Deon terlihat duduk menunggu di depan kamar Jovi. Sudah setengah jam lebih pria itu menunggu Jovi keluar dari kamar.
Ya, hari ini keluarga Sanjaya mengadakan suatu acara bakti sosial di sebuah panti asuhan. Ayahnya Deon memang rutin mengadakan acara seperti itu terkadang di panti jompo, di panti sosial dan tempat-tempat lainnya.
__ADS_1
“Kalau kau tak mau menunggu ya sudah pergi saja sana sendiri. Lagi pula itu acara keluargamu tak ada sangkut pautnya denganku.” Jovi yang masih merias wajahnya menjawab dengan santai karena sebenarnya iya tak ingin pergi ke acara tersebut.
“Kau ini... baiklah aku akan menunggumu 10 menit lagi dan kuharap kau sudah selesai.” Deon menatap pintu kamar Jovi yang tertutup kemudian kembali duduk di kursi yang ada di samping pintu.
Deon terpaksa menunggu Jovi kali ini karena ayahnya meminta mereka berdua hadir dalam acara amal kali ini dan jika sampai dia tak mengajak Jovi, entahlah konsekuensi apa yang harus dia tanggung nanti.
“Sudah selesai jadi berangkat sekarang ?” Lima menit setengahnya Jovi keluar dari kamar dan sudah terlihat cantik, menghampiri Deon. “Ingat di depan ayah dan ibu nanti kau bersikaplah selayaknya seorang istri pada seorang suami.” Deon menjelaskan hal itu selama perjalanan menuju ke depan.
“Deon Jovi... kalian lama sekali.” Sanjaya, ayahnya Deon segera menghampiri mereka berdua yang barusan turun dari mobil. “Maaf ayah kami terjebak macet.” Deon terpaksa berbohong agar ayahnya tidak marah padanya. “Ya sudah acara sudah dimulai ayo cepat masuk.” Ayahnya Deon mengajak mereka berdua untuk bergabung.
__ADS_1
Ternyata dalam acara kali ini Sanjaya juga mengundang beberapa tamu untuk bergabung dengannya.
Jovi tidak mau terlalu dekat dengan Deon dan ia pun lebih memilih untuk membantu ibu mertuanya yang sedang membagi parcel pada anak-anak panti asuhan di sana.
“Ibu... biar aku saja yang bawa masuk, ibu duduk saja.” Jovi mengambil satu kardus berisi parcel yang akan dibawa oleh ibu mertuanya masuk ke panti. “Ya, ini bawalah.” ibu mertua Jovi menyerahkan kardus yang di bawanya pada Jovi.
Dari arah lain terlihat Dahlia, ibunya Nathan juga menghadiri acara saat itu. Wanita itu datang sendiri dananya ditemani oleh sopir pribadinya.
“Siapa gadis itu....” Dahlia dari kejauhan melihat Jovi yang terlihat rajin dan aktif membantu. “Oh ternyata dia bagian dari keluarga Sanjaya. Tapi setahuku Mereka tak punya seorang putri, berarti dia adalah menantunya.” mengamati Jovi kemudian berlalu dan bergabung dengan tamu undangan lainnya.
__ADS_1
“Dimana Jovi ?” Deon mencari keberadaan istrinya yang tak ada di sampingnya dan ia tak tahu kapan gadis itu menghilang dari sisinya. “Disana rupanya dia.” menemukan Jovi terlihat sibuk bersama ibunya.
Deon menghampiri Jovi dan membantunya. Acara amal pun di Panti Asuhan kali ini terbilang cukup lancar seperti biasanya.