Godaan Duren Impoten

Godaan Duren Impoten
Eps. 42 Beradu Kecepatan


__ADS_3

Nathan tiba di depan Jovi yang berada di tepi kolam di sisi timur.


“Kak Nathan ?” panggil Jovi masih terkejut menatap pria itu kini ada di depannya. “Hai Jovi, aku tak menyangka sama sekali bisa bertemu denganmu di sini.” Nathan berpura-pura Jika iya kebetulan bertemu dengan gadis itu.


“Ya, kebetulan memang. Apa kakak sering pergi ke sini ?” Jovi sering pergi ke tempat ini dan sampai saat ini ia merasa baru pertama kali bertemu Nathan di sini. “Ya tidak lama ini aku sering pergi ke sini, tapi tentu saja aku juga tidak pernah bertemu denganmu.” jawabnya sambil tersenyum tipis untuk menutupi kebohongan agar tidak terbongkar.


Jovi mengangguk saja menanggapi perkataan Nathan. Ia kemudian menatap dada bidang Nathan dengan six packnya yang membuat nya berdecak kagum dalam hati.


“Selain tampan pria ini juga bertubuh seksi.” Jovi menatap tubuh seksi Nathan yang baru pertama kali ini ia lihat. Bahkan jika dibandingkan dengan Deon, pria itu tak ada apa-apanya dengan pria ini. “Ups... apa yang kupikirkan barusan.” Jovi segera membuang pikiran itu jauh-jauh darinya dan beralih menatap langsung mata Nathan, untuk menjaga matanya agar tidak jelalatan ke mana-mana.


Mereka berdua kemudian menepi sejenak agar tidak mengganggu pengunjung lainnya juga berenang di tempat itu.

__ADS_1


“Jovi bagaimana setelah terakhir kali kita bertemu di cafe Rockstar ? Apa kau masih sering ke sana ?” Nathan mencoba mengganti topik pembicaraan. “Ha, aku belum kembali ke sana lagi. Mungkin takkan pernah kembali ke sana setelah kejadian beberapa waktu yang lalu.” Jovi menjelaskan dan terlihat jera pergi ke cafe itu dan takut disangka gadis binal yang akan dibooking oleh pria hidung belang.


Mereka berdua kemudian bercakap-cakap sebentar.


“Kak... sebentar aku mau basahi tubuh ku dulu.” di dengan pembicaraan Jovi merasa panas dan tubuhnya kering maka ia pun meminta izin pada Nathan kemudian kembali membenamkan tubuhnya dalam air dan berenang mengitari kolam. “Gadis itu... apa dia menghindari ku ?” Nathan kemudian ikut mencelupkan dirinya dalam air dan ikut berenang mengikuti Jovi.


“Aah...” tak lama kemudian setelah berenang 3 kali putaran Jovi pun muncul kembali ke air setelah merasakan ada seseorang yang mengikutinya. “Kak Nathan ?” panggilnya lagi merasa pria itu mengikuti dirinya.


“Aku hanya berenang dengan kecepatan standar saja.” balas Judith sambil mengangkat kedua bahunya ke atas. “Boleh saja jika mau beradu dengan ku.” Nathan merasa senang sekali dengan jawaban Jovi.


Saat Jovi masih menghadap ke arah Nathan dan akan berbalik ke depan, dari arah samping kanan tubuhnya ada lima orang yang berenang dengan cepat ke arahnya namun tidak konsentrasi dan seperti sedang bercanda dengan teman lainnya.

__ADS_1


“Jovi, awas !” Refleks Nathan menarik gadis itu mendekat padanya untuk menghindari tabrakan dari lima orang tadi. “Aah...” Jovi yang terkejut dan tak siap pun merasa tubuhnya tak seimbang dan hampir jatuh, maka ia pun mencoba menahan tubuhnya dengan mengalungkan tangannya pada leher Nathan.


Jovi benar-benar menempel erat pada dada bidang Nathan. Bahkan ia bisa merasakan sixpack Nathan. Dia merasakan tubuhnya sedikit bergetar saat berada terlalu dekat dengan pria itu.


“Kau tidak apa-apa ?” ucap Nathan sambil memeluk pinggang Jovi agar gadis itu tidak terpeleset.


“Lagi-lagi pria ini menyelamatkan aku berulang kali.” entah kenapa Jovi terpaku dan hanya mengangguk saja menanggapinya. “Terimakasih.” Jovi melepaskan tangannya dari leher Nathan, namun pria itu seolah tak mau melepasnya sehingga Jovi menyentuh dada bidang Nathan untuk mendorongnya sedikit.


“Anak muda sekarang, kurang berhati-hati.” Nathan melepaskan perlahan tangannya dari pinggang jadi meskipun ia berat hati untuk melepasnya.


Kedua mata mereka saling beradu untuk sejenak, namun Jovi segera mundur.

__ADS_1


__ADS_2