Godaan Duren Impoten

Godaan Duren Impoten
Eps. 144 Bertemu Deon


__ADS_3

Jovi datang kenapa Nathan kali ini terlihat agresif sekali tidak seperti biasanya. Bahkan dia tidak berpikir sekarang ini ada di mana ? Bagaimana jika sewaktu-waktu Deon datang dan melihatnya ?


“Deon cepat atau lambat kau pasti akan mengetahuinya juga jika Jovi adalah Wanita ku.” Nathan menggenggam erat tangan Jovi seraya mencium bibirnya agar gadis mengeluarkan suara apapun.


“Kakak bagaimana jika Deon melihat ini... ?” Jovi tak bisa berucap di tengah kalutnya pikiran dan hasrat Nathan yang menderu.


“mmm...” untung saja Nathan kali ini cepat mengakhirinya dan mendaratkan kecupan di dahi Jovi sebagai penutupnya. “I love you Jovi.” Nathan berbisik lembut di telinga gadis itu sembari mengambil pakaian kemudian memakainya.


“I love you too.” Jovi duduk sambil mengusap lembut pipi Nathan lalu mencium kilat bibir lelaki itu.


Tak lama setelahnya terlihat Jovi dan Nathan sudah memakai pakaian lengkap kemudian merapikan pakaian mereka.

__ADS_1


“Jovi aku pulang dulu.” Nathan merasa sudah cukup lama berada di sana dan waktunya untuk pulang. “Baiklah, aku akan mengantarmu ke depan.” Jovi berjalan bersama nonton keluar dari kamarnya menuju keluar rumah.


Di luar rumah terlihat mobil Deon datang dari arah timur. Pria itu hari ini dua jam pulang lebih cepat dari biasanya karena merasa malas berada di kantor terlalu lama.


“Mobil siapa itu yang berhenti di depan rumah ?” Deon melihat sebuah mobil ada di depan pagar rumahnya dari kejauhan. “Itu kan mobil beberapa waktu lalu ke sini. Mobil siapa itu sebenarnya ?” mempercepat laju mobilnya karena penasaran dan ingin menemui pemilik mobil tersebut.


Tepat di saat Jovi membuka pagar mobil di berhenti di depan rumah.


Pria itu tampak tenang dan berjalan dengan percaya diri menuju ke mobilnya dan melepas tangan Jovi pelan-pelan.


“klak.” Deon turun dari mobil, bergegas menghampiri mereka berdua saat melihat sosok lelaki dari kejauhan berdiri bersama Jovi, yang masih belum jelas siapa itu.

__ADS_1


“Jovi... kau sudah kembali dari luar negeri ?” Deon berhenti di depan pagar menatap Jovi. Tanpa menunggu jawabannya dia pun beralih menatapnya yang berdiri di samping Jovi. “Kau...” Deon mencoba mengingat kembali wajah Nathan yang tak asing baginya. “Nathan Allison... teman sekelas saat masih SMU dulu bukan ?” teringat jika Nathan adalah teman sekelasnya dulu.


“Ya...” Nathan tersenyum kecil menatap pria itu merasa menang bisa mengambil Jovi darinya. “Kau masih sama seperti yang dulu tidak berubah.” lanjut Nathan dengan ekspresi dingin seperti biasanya.


“Jadi kau... kau adalah klien nya istri ku ?” Deon menatap atas kerja yang dibawa oleh Nathan. “Ya benar Jovi adalah clien ku. Aku mengantarnya kemari karena kebetulan kami meeting bersama.” Nathan malah berkata jujur dan sama sekali tidak takut jika pria itu punya kecurigaan padanya.


“Ya... kau mau duduk sebentar di rumahku ?” Deon sama sekali tidak mencurigai hubungan mereka berdua dan malah menawarkan Nathan untuk duduk sejenak. “Tidak, terima kasih. Aku buru-buru dan masih banyak urusan.” Nathan menolak tetap dengan ekspresi dingin dan terlihat tenang di depan Deon.


“Jovi aku kembali dulu.” Nathan beralih menatap gadis itu dan terlihat profesional seperti tidak terjadi apa-apa pada mereka berdua sebelumnya. “Ya kak, terima kasih sudah mengantar ku. Maaf sudah merepotkan mu.” Jovi mencoba tersenyum dan bersikap profesional seperti Nathan meski ia sangat gugup sekali.


Nathan masuk ke mobil dan melajukan mobilnya meninggalkan Villa Cempaka.

__ADS_1


“Untung saja Deon tidak mengetahuinya.” Jovi bernafas lega setelah Deon masuk ke rumah. Ia mengunci pagar rumah dan berjalan masuk ke rumah.


__ADS_2