Godaan Duren Impoten

Godaan Duren Impoten
Eps. 172 Gosip Selingkuh


__ADS_3

Satu bulan berlalu dan usia kandungan Jovi saat ini hampir menginjak 12 week dan tentu saja karena mengandung anak kembar maka perutnya pun sekarang sudah terlihat sedikit buncit.


Beberapa waktu ini ia memakai pakaian longgar untuk menutupi perutnya saat berangkat ke kantor untuk menutupi kehamilannya dari yang lain.


Di apartemen Nathan pagi hari setelah sarapan.


“Jovi sudah siap belum, kita berangkat sekarang.” Nathan menghampiri Jovi yang dari tadi belum keluar dari kamar.


Jovi yang melamun tak mendengar panggilan dari Nathan. Ia sedang melihat pantulan dirinya di cermin sambil mengusap perutnya yang membuncit.


“Ada apa ?” Nathan lebih mendekat lagi dan berdiri di samping kekasihnya itu sambil merangkulnya.


“Kakak...” Jovi terkejut dan tersandar dari lamunannya saat Nathan mencium lembut pipinya.


“Ayo kita berangkat nanti keburu kesiangan.” Nathan menarik tangan Jovi untuk berdiri dan memeluk pinggangnya. “Ada apa ?” tanyanya lagi melihat wajah kekasihnya yang saat ini berubah menjadi murung.


“Perutku sekarang semakin besar. Sampai kapan aku harus menutupinya ?”

__ADS_1


Nathan melihat perut Jovi dan mengusapnya lembut. Memang perutnya terlihat semakin besar dan sebelumnya ia sudah berencana untuk segera menikah namun semua itu tinggal rencana saja karena kesibukannya yang sangat tinggi.


“Kau tak perlu risau, sayang.” Nathan mengangkat ke atas dagu Jovi yang tertunduk. “Aku sebelumnya sudah mempersiapkan pernikahan kita dan aku hanya perlu mengeceknya ulang sebelum dilaksanakan.


“Benarkah ?” senyum seketika merekah di bibir Jovi.


“Kita tinggal cari tanggal cantik saja.”


“Ya, kakak.” Jovi mengalungkan tangannya ke leher Nathan. “Kau cantik sekali jika tersenyum.” Nathan mencium bibir Jovi yang masih terasa lembut seperti biasanya.


Siang hari di kantor Jovi.


Berita tentang perceraiannya dengan Deon tiga bulan yang lalu barulah merebak saat ini. Bahkan media massa sampai mencetak perihal perceraian Deon dengannya. Hanya saja tak disebutkan alasan perceraian mereka yang menjadikan public penasaran akan hal itu.


“Aku tak menyangka nona Jovi bisa bercerai dengan tuan Deon.” ucap seorang staf saat di kantin di jam makan siang.


“Padahal mereka belum ada satu tahun menikah tapi sudah bercerai saja.” staf lain ikut menambahkan.

__ADS_1


“Menurut kalian apa penyebab perceraian mereka ?”


“Mungkin karena nona Jovi gampang terpikat pada pria lain.” staf lain yang baru datang ikut bergabung dan berkonsep dengan mereka.


“Maksud mu terpikat dengan CEO dari Atmaka Group ?”


“Padahal nona Jovi terlihat kalem dan pendiam tapi bagaimana bisa dia berselingkuh ? Sudah jelas tuan Deon tampan juga memiliki segalanya.


“ehem...”seketika para staf yang sedang bergosip tadi langsung diam saat menoleh ke belakang dan melihat ternyata yang mereka bicarakan masuk ke kantin.


“Sudah tak usah dengarkan apa yang mereka ucapkan.” Nathan yang saat itu berada di kantor Jovi dan menemaninya ke kantin sebentar, berbisik lirih melihat wanitanya itu akan marah.


“Tapi kak mereka tidak tahu yang sebenarnya. Dan akulah yang jelek di mata mereka.”


“Tidak penting apa pendapat mereka tentangmu. Yang terpenting aku mengetahui yang sebenarnya dan lagi kita akan menikah dalam waktu dekat ini.” bisik Nathan kembali yang bisa membuat Jovi tenang.


Karena tak ingin mendengarkan pendapat orang lain tentang dirinya lagi maka Jovi mengajak Nathan untuk makan di ruangannya saja.

__ADS_1


__ADS_2