Godaan Duren Impoten

Godaan Duren Impoten
Eps. 51 Test Drive


__ADS_3

Tak lama setelahnya mobil baru yang dipesan oleh Deon sudah berada di teras Villa.


“Terimakasih, pak.” Jovi berterima kasih saat petugas dealer menyerahkan kunci mobil padanya. “Sama-sama nona.” petugas dealer kemudian pergi dari villa Cempaka.


Jovi yang senang karena ternyata dewan tidak menipunya segera masuk ke mobil dan mencobanya.


“Akhirnya aku bisa keluar dengan bebas dan tak perlu naik taksi lagi meski warna mobil ini kuning.” senyumnya pudar setelah selesai mencoba menyalakan mesinnya dan turun dari mobil kemudian menatap warna kuning mengkilat mobil barunya. Karena ia tidak suka dengan warna kuning dan lebih suka dengan warna merah atau putih. “Tak apalah meskipun warnanya kurang oke. Nanti lain waktu aku bisa mengganti warna catnya.” Jovi menyentuh body mobil yang masih mengkilat dan kembali tersenyum tipis.


Jovi kembali masuk ke rumah dan berjalan menuju ke kamarnya.


“Apa sebaiknya aku test drive saja mobil baru ini.” Jovi penasaran dan ingin mencobanya sebentar keliling di sekitar Villa apakah mesinnya enak atau tidak.

__ADS_1


Ia masuk ke kamar dan berganti baju lain setelah bajunya sebelumnya basah oleh keringat.


“Mungkin aku akan berkeliling sebentar saja di sekitar sini.” Jovi Ya sudah berganti baju berjalan keluar dari villa dan masuk ke mobil barunya. “Broom.” Jovi pun menyalakan mesin mobil dan mulai mengemudikannya keluar dari villa.


Terlihat Jovi kini sudah berada di luar rumah dan mengitari area Villa Cempaka, lahan seluas 100 hektar dan melihat deretan villa lainnya yang ada di sana.


“Lumayan juga, tidak buruk-buruk amat.” Jovi tersenyum kecil setelah beberapa kali mengitari area Villa Cempaka dan merasakan tarikan gasnya enteng dan juga suara mesinnya halus tidak berisik.


Awalnya ia hanya ingin test drive saja di sekitar kawasan villa.


“Din...” Jovi membunyikan klakson mobilnya begitu ia tiba di depan rumah Shasha. “Siapa itu ?” Shasha yang kebetulan ada di rumah segera keluar setelah mendengar klakson mobil.

__ADS_1


“Sha...” Jovi memanggil teman dekatnya itu dan membuka kaca jendela mobil. “Jovi ?!” pekiknya terkejut setelah melihat gadis yang ada di dalam mobil itu adalah Jovi. “Mobil mu baru ?”


“Ya... ayo masuk. Aku akan mengajakmu keliling.” Jovi menganggap kemudian membukakan pintu untuk Shasha. “Bagaimana kau bisa mendapatkannya ?” tanya Shasha setelah duduk di dalam mobil. “Deon memberikannya padaku.” menatap sebentar ke arah temannya itu kemudian segera melajukan mobil kuningnya. “Kok bisa Deon memberikannya padamu ?”


“Ya ceritanya panjang. Semalam orang tuaku datang berkunjung lalu bla-bla-bla.” Jovi menceritakan panjang lebar sambil terus mengemudi di jalanan tanpa tujuan.


Sore hari Deon pulang ke rumah.


“Katanya petugas dealer sudah dikirim ke sini tapi tak ada apapun di sini.” Deon melihat di garansinya hanya ada satu mobil lamanya yang ia pakai gantian dengan mobil yang sekarang ia pakai, dan tak ada mobil kuning pesanannya.


Ia pun masuk ke rumah dan langsung menuju ke kamar Jovi yang ternyata tidak dikunci.

__ADS_1


“Hmmh... berarti mobilnya sudah datang tapi Jovi langsung memakainya.” Deon menutup kembali pintu kamar Jovi sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.


Sementara Jovi sampai saat ini masih ada di jalanan bersama Shasha.


__ADS_2