Jodoh Di Awal

Jodoh Di Awal
Bab 50 Au ah gelap


__ADS_3

Beberapa hari ini cuaca berubah secara drastis. Siang hari panas tapi mendadak redup lalu gerimis. Hampir setiap hari seperti itu mungkinkah sudah masuk musim penghujan?


Dilema...Mita benar-benar kuwalahan sekarang apalagi Dani juga tidak bisa diandalkan seperti sebelumnya karena sibuk kuliah.


"Maaf dek aku sibuk banget ngerjain skripsi biar cepet lulus..." Mita hanya pasrah berusaha melakukan semampunya.


Masalahnya entah karena pergantian musim atau bagaimana banyak ayam yang sakit dan menulari ayam yang lain,paling banyak anakan ayam. Mita sampai bingung mengatur waktu antara mengurus ayam,mengurus tanaman dan mengurus rumah.


Pagi ini saat dia sedang akan membersihkan kandang ayam ia melihat beberapa anak ayam nampak lemah tak berdaya duduk dipinggir dengan kepala disembunyikan dan Si Wiwik juga nampak tidak bersemangat.


"Wik...kamu kenapa? sakit ya? atau kamu sedih dan kecewa karena suamimu aku jodohkan sama cewe lain?" tanyanya seperti orang gila sambil mendekati Wiwik yang seakan melihatnya sekilas lalu membuang muka dan pergi menjauh darinya. Hancur hatinya begitu tersakitinya Wiwik atas keputusannya.


Selesai dengan ayam dia pergi ke depan mendapati beberapa pohon cabai daunnya keriting dia langsung lemas.


"Astaghfirullahaladzim......"


Sejak dua bulan lalu semuanya masih baik-baik saja malah menghasilkan cukup banyak uang yang ia putar untuk membeli beberapa ayam indukan dan pejantan lagi dan membuat kandang baru juga karena banyaknya permintaan telur ayam kampung. Sisanya dia belikan bunga mawar dan bunga krisan yang ternyata ikut laku saat beberapa orang datang ke rumahnya untuk membeli sayuran organik eh malah kesengsem sama bunga yang ia punya akhirnya dia jual beli tanaman hias pula...wow...


"Astaghfirullah......"


Ada perasaan bersalah menaungi hatinya,rupanya ia belum bisa dikatakan ikhlas karena masih ada rasa sedih dan kecewa atas kendala yang ia hadapi dalam usahanya. Ternyata apa yang ia usahakan masih dalam tahap meraih kesuksesan dunia belum ada akhiratnya.


"Astaghfirullah.....mungkin ini teguran dari Allah karena aku terlalu bernafsu mengejar dunia melupakan akhirat saking sibuknya aku jadi jarang sholat Sunnah,baca Qur'an juga..." ucapnya sedih. Sudah tidak ada semangat untuk merawat tanaman karena yang ia butuhkan saat ini adalah bersujud memohon ampunan dari Allah.


****************


Berselancar didunia maya,ia kembali memberikan waktu untuk dirinya sendiri dengan mendengarkan siraman qolbu supaya hati dan pikiran kembali mengingat sang pencipta sejenak melupakan urusan duniawi yang tak ada habisnya hingga ada satu pesan masuk ke ponselnya dan muncul tulisan. Dia sengaja membiarkan dulu masih fokus menyelesaikan menonton ceramah di yutub.


Pak Yahya


"Assalamu alaikum......"


"Gimana telurnya sudah ada?


"Banyak permintaan ini...(emot mengharap)


"Balas dong! aku tunggu!"

__ADS_1


Mita menggelengkan kepala mantan gurunya yang nampak dingin dan tegas bisa seakrab ini dengannya.


Mita


"Waalaikum salam...maaf pak,ayamnya pada jatuh sakit dan produksi telurnya berkurang jadi kalah sama pembeli sekitar rumah...(emot penyesalan)"


"Ini saya juga lagi bingung gak ada yang bantuin ngurus...ayam yang sehat tertular ayam yang sakit."


"Harusnya dipisah biar gak semakin mewabah.......(emot mau nangis)"


"Sampai bingung ini saya pak mau diobatin apa????"


Pak Yahya


"Ya sudah besok saya ke sana nanti coba deh lihat yutub tentang sebab akibat sakitnya ayam dan obatnya..."


Mita


"Iya........"


Pak Yahya


Mita terkekeh membaca keluhan mantan gurunya.


Mita


"Kan bapak guru saya....!"


Pak Yahya


"Sudah jadi mantan......"


Mita


"Sudah biasa jadi susah ngerubahnya hehehee......"


pak Yahya

__ADS_1


"Kamu panggil bapak serasa tua padahal masih perjaka muda......."


Mita terkikik geli,dia bisa membayangkan muka kesal mantan gurunya itu.


Mita


"Iya...coba deh nanti belajar sampai terbiasa..."


"Minta dipanggil apa memang?"


Pak Yahya


(emot berpikir keras)


"Mas....mungkin...."


Matanya membulat tak percaya,pasti bakalan kesleo terus lidahnya memanggil 'mas' pada Yahya. Dulu saja memanggil Hafiz ia rubah dari mas jadi kak,geli dia dengarnya.


Pak Yahya


"Kok gak bales?.......(emot sedih)


Mita


"Au ah gelap.....Wassalamu Alaikum..."


Pak Yahya


"Eh kok diputus sepihak aku belum selesai ngomong....yah...yah...."


"Walaikum salam......(emot nangis)"


Mita terbahak,mantan gurunya bisa selepas itu berinteraksi dengannya,dia merasa terhibur setelah membaca chat dari Yahya.


Bisa berbagi masalah memang ampuh,bebannya sedikit berkurang setelah mendapat jalan keluar. Orang kalau lagi bingung suka eror otaknya tidak bisa berpikir jernih akhirnya marah tak jelas.


"Huffttt......Alhamdulillah atas petunjuk Mu dan atas kemudahan yang Engkau berikan!" Mita mulai bersemangat kemudian aktif dalam pencarian di yutub.

__ADS_1


__ADS_2