
Tepat tiga hari kemarin Zahra tumbang, dan sekarang dia sudah bisa beraktifitas seperti biasanya lagi.
Zahra dan Aulian mereka selalu menjalani rutinitas seperti biasa, walau pada sibuk bekerja dan kegiatan mereka masing-masing, akan tetapi Aulian dan Zahra mereka masih bisa selalu menyempatkan waktu untuk berdua, entah hanya sekedar mengobrol dirumah, dirumahnya Papah Ziyas atau dirumah yang Zahra tempati, pergi kemall, atau nonton bioskop dan lainnya serta yang paling penting juga mereka berhubungan dengan cara yang sehat.
Tanpa disadari mereka, hubungan mereka ternyata sudah berjalan beberapa bulan, hari berganti minggu, minggu berganti dengan bulan. Disaat pesta syukuran aqiqahan anaknya Kak Qiyas dan Kia, Aulian yang datang bersama Zahra sangat mencuri perhatian semua sanak saudara yang datang yang melihat.
Mereka semua sudah tahu jika Aulian sudah mempunyai seorang tunangan, akan tetapi mereka semua sangat pangling melihat wajahnya Zahra yang memakai make up super tipis itu, sangat berbeda jauh dengan wajahnya Zahra yang dimake up waktu dipesta resepsi pernikahannya Kak Qiyas dan Kia.
"Aul wanita ini siapa, cantik sekali wajahnya walau tidak memakai make up, kamu sudah putus sama Zahra ya, padahal kemarin acara lamaran romantis kamu sangat membuat baper semua orang lho", kata salah satu sanak saudaranya Aulian kepada Aulian, yang pangling melihat wajahnya Zahra.
Ya memang karena wajahnya Zahra yang kemarin datang kepesta pernikahannya Kak Qiyas sudah disulap dengan begitu cantik oleh Miss Wilson, mangkanya sekarang para sanak saudara pada pangling semua dengan Zahra.
Aulian yang mendengar perkataan dari saudaranya dia langsung tertawa dengan keras sekali, sampai mengundang sanak saudara yang lain melihat kearahnya, sedang Zahra dia tersenyum lucu saja mendengar perkataan dari saudaranya Aulian, sambil menutupi mulutnya menggunakan telapak tangannya.
"Ini itu Zahra, mana mumgkin aku akan melepaskan wanita sebaik dia, itu artinya aku bodoh bro jika aku sampai melepaskan Zahra", jawab Aulian kepada saudaranya dengan disela-sela tertawanya.
Sanak saudara yang lain yang mendengar suara tawa serta perkataannya Aulian, mereka langsung saja mendekat kearahnya Aulian dan Zahra serta para saudara yang lainnya ikut bertanya juga kepada Aulian.
"Astaga masa sih Aulian, dia itu Zahra berbeda sekali wajahnya dengan yang kemarin", jawab salah satu sanak saudara yang lainnya kepada Aulian sambil terkejut karena mendengar perkataannya Aulian.
Dan tidak cuma satu atau dua sanak saudara saja yang pada terkejut mendengar perkataannya Aulian, akan tetapi hampir semuanya terkejut.
Banyak bisik-bisik yang mengatakan jika Zahra adalah wanita yang asli cantik tanpa make up, ada lagi yang mengatakan jika Aulian bisa beruntung mendapatkan wanita yang sangat cantik seperti Zahra. Dan ada juga yang mengatakan jika Zahra dan Aulian sangat serasi.
Serta masih banyak perkataan yang lainnya juga, dan semuanya perkataan-perkataan yang baik untuk Zahra serta Aulian.
Banyak dari mereka yang berharap jika Aulian dan Zahra segera menikah dan juga langgeng sampai maut yang memisahkan.
Ketika acara pesta resepsinya sudah selesai, Aulian lalu mengantarkan Zahra pulang kerumah yang sudah beberapa bulan ini dia tempatin itu.
"Kapan sayang Ibu sama Firman mau pindah kerumah ini, Firman juga sudah lulus dari sekolahnya", tanya Aulian kepada Zahra sambil duduk diruang tamu rumah yang akan sebentar lagi mereka tempatin berdua.
"Lusa Abang, bagimana?? ", jawab Zahra kepada Aulian.
__ADS_1
"Iya kan Abang bisa menjemput mereka atau Abang menyuruh anak buah Abang menjemput mereka jika Abang tiba-tiba ada meeting mendadak Zahra", kata Aulian lagi kepada Zahra.
"Oh ya Zahra untuk surat-surat pendaftaran sekolah SMA untuk Firman sudah selesai dan beres semuanya", sambung Aulian kepada Zahra.
"Terimakasih Abang, sudah baik dengan Zahra dan keluarganya Zahra", jawab Zahra kepada Aulian sambil tersenyum manis sekali.
"Sama-sama, lagi pula mereka sebentar lagi juga akan menjadi Keluargaku juga Zahra. Dan surat-surat untuk kepindahannya Ibu sama Firman lagi diurus sama anak buahnya Abang juga Zahra", kata Aulian kepada Zahra sambil tersenyum.
"Sebentar Abang mumpung Zahra ingat", kata Zahra dan dia langsung beranjak dari duduknya untuk menuju kedalam kamarnya.
Dan Aulian dia hanya menunggu saja apa yang akan dilakukan serta dikatakan Zahra kepadanya.
Setelah beberapa menit Zahra didalam kamar, Zahra akhirnya keluar sambil membawa sebuah map yang akan diberikan kepada Aulian. Harusnya map itu sudah Zahra berikan kemarin kepada Aulian, berhubung kemarin Zahra kelupaan ketika Aulian meminta map, alhasil baru sekarang Zahra memberikannya kepada Aulian.
"Ini Abang, kan kemarin Abang menanyakannya tapi malah Zahra lupa mengambilkannya untuk Abang", kata Zahra sambil tertawa kecil kepada Aulian dengan menyerahkan map yang dia bawa tadi.
Aulian langsung saja menerimanya dan membukanya ketika mapnya sudah berada ditangannya.
Ternyata map itu berisi surat-surat kepindahannya Zahra yang sudah selesai diurus oleh anak buahnya Aulian, serta didalam map itu juga ada foto kopi KTP, fotonya Zahra dan surat-surat lainnya untuk pengajuan nikahnya Aulian dengan Zahra diKUA terdekat.
"Terus itu rencananya Abang akan masukin keKUA kapan?? ", tanya Zahra kepada Aulian.
"Lusa sepertinya Zahra, karena besok Abang tidak bisa sebab ada meeting sama Client dan Abang harus menyelesaikan proyek dahulu sebelum kita menikah", jawab Aulian kepada Zahra.
"Baiklah Zahra mengikut saja sama Abang", jawab Zahra kepada Aulian.
"Kalau begitu Abang pulang dulu ya Zahra, kamu langsung istirahat ya nanti", kata Aulian sambil beranjak berdiri.
"Iya calon suamiku yang paling tampan", jawab Zahra sambil menggoda Aulian dengan tersenyum sangat manis sekali.
Membuat Aulian menjadi gemas mendengar perkataannya Zahra.
"Huh sabar, masih dua puluh hari lagi tahan-tahan", kata Aulian ketika mendengar godaannya Zahra kepadanya. Dan Zahra reflek langsung tertawa mendengarnya.
__ADS_1
"Sudah Abang pulang dulu, bisa khilaf nanti jika kelamaan disini Zahra", kata Aulian lagi kepada Zahra.
Dan Zahra langsung tertawa dengan lebar sambil menutupinya dengan kedua telapak tangannya.
"Iya hati-hati dijalan ya sayang", goda Zahra lagi kepada Aulian, membuat Aulian reflek langsung berhenti dan menghadap kearahnya Zahra sambil memandang Zahra dengan pandangan yang sangat sulit diartikan oleh Zahra, membuat Zahra dia langsung berhenti tertawa karena Aulian malah berjalan mendekatinya.
"Bilang sayang lagi setelah kita menikah, akan Abang buat kamu tidak bisa berjalan dan tidak bakal Abang ijinkan keluar kamar kamu Zahra", kata Aulian kepada Zahra tepat dihadapan wajahnya Zahra dengan suara yang terdengar seksi menurut telinganya Zahra, membuat Zahra langsung merinding dibuatnya.
"Kali ini kamu selamat Zahra", sambung Aulian lagi kepada Zahra.
Dan setelahnya Aulian langsung berbalik badan dan berjalan keluar menuju kedalam mobilnya.
Akan tetapi sebelum Aulian menjalankan mobilnya, Zahra mengatakan perkataan yang membuat Aulian tidak sabar ingin segera menikahi Zahra.
"Zahra tidak takut dengan ancaman Abang, besok jika kita sudah menikah buktikan apakah Abang bisa membuat Zahra tidak bisa berjalan karena ulah Abang, Zahra tunggu", kata Zahra kepada Aulian membuat Aulian langsung melototkan matanya karena mendengarnya.
Dan Zahra setelah mengatakan itu kepada Aulian dia langsung tertawa dengan bahagianya karena sudah bisa membalas Aulian sambil berlalu masuk kedalam rumah. Membuat Aulian hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkahnya Aulian.
"Sungguh aku sangat tertantang karena ucapanmu Zahra", kata Aulian sambil melihat kearahnya Zahra yang masuk kedalam rumah, dan setelahnya Aulian langsung mengendarai mobilnya untuk pulang kerumahnya Papah Ziyas.
Memang kemarin sebelum acara syukuran Aqiqahan anaknya Kak Qiyas dan Kia, Keluarga Irawan dan Keluarganya Zahra sudah memutuskan jika Zahra dan Aulian akan segera menikah empat minggu yang akan datang dari waktu itu.
Dan sekarang hari sudah berjalan sangat cepat saja hanya tinggal dua puluh hari acara pesta pernikahannya Zahra dan juga Aulian. Mereka semua sangat berharap semoga acaranya akan berjalan lancar sampai selesai semuanya.
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Detik-detik pernikahannya Aulian dan Zahra nih readersπππ
Siapa yang mau datang, sudah tinggal datang saja, tidak perlu membawa apa-apa, kado apalagi sumbangan, tidak perlu itu, karena Aulian sudah kaya ko ππππ
ππππππππππππ
***TBC***
__ADS_1