LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA

LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA
BERCERITA


__ADS_3

...*Flasback beberapa hari yang lalu*...


Malam itu Adzriel dan juga Kak Arjuna yang sudah pada keluar dari rumahnya Ayah Rahman mereka langsung saja menuju kekota tepatnya kerumahnya Adzriel menggunakan mobilnya Adzriel dan para bodyguardnya Adzriel pun selalu mengikuti Adzriel dengan setia dibelakangnya menggunakan mobil sendiri.


Sesampainya dirumahnya Adzriel yang sudah cukup larut sekali jamnya, karena jalan yang harus ditempuh Adzriel tidaklah dekat, Adzriel langsung mengajak Kak Arjuna untuk langsung masuk kedalam rumahnya ketika pintu rumahnya sudah dibukakan oleh penjaga yang ada dirumahnya.


Tidak terkejut lagi bagi Kak Arjuna, karena Kak Arjuna sudah menduga jika rumahnya Adzriel sama bagus dan besarnya seperti rumahnya Aulian.


Adzriel langsung saja menunjukkan kamar tamu untuk Kak Arjuna tidur yang letaknya berada dilantai satu, sedang Adzriel dia langsung saja naik keatas menuju kedalam kamarnya sendiri.


Malam itu waktu sudah menunjukkan pukul dua dini hari ketika Adzriel sampai dirumahnya, dan Ayah serta Mamahnya yang masih tertidur mereka tidak mengetahui jika Adzriel sudah pulang kerumah.


Pagi harinya ketika waktu sudah menunjukkan pukul setengah tujuh pagi Adzriel lalu turun dari dalam kamarnya dan menyapa Mamahnya yang sedang menyiapkan sarapan dimeja makan.


"Pagi Mah", kata Adzriel menyapa Mamah Hasna.


Mamah Hasna yang sedang menata hidangan diatas meja dia lalu mengalihkan pandangannya kearah orang yang baru saja menyapanya.


Alangkah terkejutnya ketika Mamah Hasna melihat Adzriel yang menyapa tadi, karena dikira Mamah Hasna yang menyapanya adalah Dafiq adiknya Adzriel.


"Adzriel kamu sudah pulang Nak ya Allah bagaimana keadaan kamu, kamu sehat-sehat saja kan??", kata Mamah Hasna sambil memeluk Adzriel.


"Sehat Mah, lihat baik-baik sajakan Adzriel", jawab Adzriel kepada Mamahnya.


"Kapan kamu pulang Nak", tanya Mamah Hasna lagi kepada Adzriel.


"Tadi malam Mah jam dua, dan Adzriel tidak sendirian pulangnya", jawab Adzriel kepada Mamahnya.


"Memangnya kamu pulang bersama siapa Nak??, Mayang??", kata Mamah Hasna kepada Adzriel dengan ekspresi bingungnya.


"Bukan Mah, sebentar Adzriel panggilkan dulu orangnya", jawab Adzriel kepada Mamah Hasna dan Adzriel langsung berlalu dari hadapannya Mamah Hasna menuju kekamar tamu yang ditempatin oleh Kak Arjuna.


Sesampainya didepan kamarnya Kak Arjuna, Adzriel langsung saja mengetuk pintunya dan langsung juga dibukakan oleh kak Arjuna.


"Ayo Mas ikut sarapan bersama, nanti akan Adzriel kenalkan kepada Ayah dan juga Mamah serta adik saya", kata Adzriel kepada Kak Arjuna.


Kak Arjuna hanya mengangguk saja kepada Adzriel dan dia lalu mengikuti langkahnya Adzriel yang berjalan menuju keruang makan.


"Ini Mah orangnya, dia Kakaknya Mayang Mah, namanya Arjuna, dia tadi menemani Adzriel pulang sekalian dia juga nanti ada keperluan disini sementara waktu Mah", kata Adzriel memperkenalkan Kak Arjuna kepada Mamah Hasna.


Mamah Hasna tersenyum ramah kepada Kak Arjuna ketika melihat kearahnya Kak Arjuna.

__ADS_1


"Silahkan duduk dan anggap saja rumah sendiri ya Nak, jangan malu disini", kata Mamah Hasna kepada Kak Arjuna dengan ramah.


"Iya Nyonya", jawab Kak Arjuna sambil tersenyum kepada Mamah Hasna.


"Panggil Ibu saja atau jika mau panggil Mamah saja seperti Adzriel Nak", kata Mamah Hasna kepada Kak Arjuna sambil tersenyum.


Dan ketika mereka bertiga sedang berbincang datanglah Ayah Falah serta Dafiq adiknya Adzriel yang tidak sengaja secara bersamaan.


Ayah Falah serta Dafiq mereka berdua langsung saja duduk dikursi makan yang biasanya mereka duduki sambil melihat kearahnya Kak Arjuna yang sudah duduk dikursi sebelahnya Adzriel.


"Kamu sudah pulang Nak, dan dia siapa??", kata Ayah Falah kepada Adzriel ketika sudah ikut duduk dimeja makan.


Walau terkejut dengan adanya Adzriel dimeja makan, akan tetapi Ayah Falah bisa menyembunyikan rasa terkejutnya itu, sebab dimeja makan ada orang yang tidak dikenal oleh Ayah Falah.


Sedang Dafiq adiknya Adzriel tadi dia sudah menyapa Adzriel dan langsung duduk dikursi makan yang biasanya dia duduki.


"Iya Yah, dan dia Mas Arjuna Kakak kandungnya Mayang, dia sementara akan tinggal disini dulu Yah, emm nanti akan Adzriel ceritakan semuanya setelah sarapan", kata Adzriel kepada Ayah Falah.


"Baiklah mari kita makan dulu, ayo Nak Arjuna silahkan dimakan jangan sungkan-sungkan ya", kata Ayah Falah sambil mempersilahkan Kak Arjuna untuk makan.


Singkat cerita mereka semua saat ini sudah pada selesai sarapannya, dan Adzriel pun juga meminta adiknya Dafiq untuk ikut duduk bergabung diruang Keluarga juga.


"Apa Nak yang ingin kamu ceirtakan kepada kami??", tanya Ayah Falah kepada Adzriel ketika mereka semua sudah pada duduk diruang Keluarga termasuk Kak Arjuna juga.


Perkataannya Adzriel langsung saja membuat Ayah Falah, dan juga Mamah Hasna serta adiknya sangat terkejut sekali.


"Bukannya kamu mengatakan kepadaku jika kamu ingin melamar adik saya dulu Dzriel??', tanya Kak Arjuna yang juga terkejut dengan perkataannya Adzriel.


"Adzriel fikir kelamaan Mas jika harus lamaran dulu", jawab Adzriel kepada Kak Arjuna.


"Apa yang kamu katakan Nak, apa kamu serius dengan perkataan kamu baru saja tadi??", tanya Ayah Falah kepada Adzriel.


"Adzriel serius Yah, dan Adzriel sangat mencintai Mayang, Adzriel tidak mau jika pernikahannya harus diundur lagi", jawab Adzriel kepada Ayah Falah.


"Apa kamu benar-benar yakin jika Mayang wanita yang kamu cintai adalah wanita baik-baik Nak??", tanya Ayah Falah lagi kepada Adzriel.


"Maaf Tuan, adik saya dia adalah wanita baik-baik, dan saya juga mendidiknya untuk tidak sembarangan dekat dengan seorang laki-laki", jawab Kak Arjuna karena tidak terima dengan perkataan dari Ayah Falah kepada Adzriel tadi.


"Adzriel yakin dan percaya jika Mayang wanita yang baik-baik Yah, karena yang akan menjalani pernikahan ini adalah Adzriel, dan Adzriel sudah merasa sangat nyaman sekali dengan Mayang Yah", jawab Adzriel kepada Ayahnya.


"Boleh Mamah melihat fotonya Mayang lagi Nak", kata Mamah Hasna kepada Adzriel.

__ADS_1


"Boleh Mah ini", kata Adzriel kepada Mamahnya sambil menyerahkan ponselnya kepda Mamahnya.


Mamah Hasna langsung saja melihat-lihat semua foto-fotonya Mayang yang sudah dikirimkan oleh Kak Arjuna kemarin.


"Baiklah Nak, Mamah akan merestui kamu, Mamah lihat dia wanita yang sholehah dari penampilannya Nak", kata Mamah Hasna kepada Adzriel sambil tersenyum manis ketika sudah selesai melihat foto-fotonya Mayang yang ada didalam ponselnya Adzriel.


Ayah Falah langsung saja meminta ponselnya Adzriel dari Mamah Hasna dan Ayah Falah langsung saja melihat juga foto-fotonya Mayang.


"Apa kamu tidak bisa mengajaknya dan mengenalkan dia langsung kemari Nak??", tanya Ayah Falah ketika dia sudah melihat semua foto-fotonya Mayang yang ada didalam ponselnya Adzriel.


"Tidak bisa Yah, karena Adzriel yakin Ayah Rahman Ayahnya Mayang pasti tidak akan mengijinkan Adzriel membawa Mayang pergi jauh sebelum ada ikatan yang halal Yah", jawab Adzriel kepada ayahnya.


"Iya Tuan dan saya pun sebagai Kakaknya juga tidak akan mengijinkannya jika Mayang akan diajak pergi oleh Adzriel sebelum mereka resmi menikah", kata Kak Arjuna juga kepada Ayah Falah.


"Baiklah Ayah mengerti kami akan merestui kamu Nak, dan apa langkah selanjutnya yang akan kamu lakukan??", tanya Ayah Falah kepada Adzriel.


"Jika Ayah serta Mamah sudah merestui Adzrirel dengan Mayang, Adzriel akan menyuruh orang-orangnya Adzriel mengurus semua surat-surat pernikahan Adzriel Yah untuk tiga hari yang akan datang, dan semua ini Adzriel sembunyikan dari Mayang yah, karena Adzriel ingin memberikan kejutan kepada Mayang", jawab Adzriel kepada Ayah dan juga Mamahnya.


Sedang Dafiq yang juga ada disitu dia hanya diam saja sambil mendengarkan pembicaraan dari semua orang.


"Jadi Nak Mayang tidak tahu jika kamu ingin menikahinya Nak, bagaimana jika dia menolak kamu nanti??", tanya Mamah Hasna kepada Adzriel.


"Tidak Mah Adzriel yakin itu, yang terpenting sekarang Mamah sama Ayah mendukung semua rencananya Adzriel", jawab Adzriel dengan mantap kepada kedua orang tuanya.


"Jika itu kemauan kamu, Mamah dan Ayah akan mendukung kamu Nak, teruskanlah rencana kamu untuk Mayang, kami sebagai orang tua hanya bisa memberikan doa yang terbaik untuk kamu dan juga Mayang", jawab Mamah Hasna kepada Adzriel sambil tersenyum senang.


"Terimakasih Mah, Yah atas doa dan dukungan kalian berdua", kata Adzriel kepada kedua orang tuanya sambil tersenyum.


Ayah Falah dan juga Mamah Hasna mereka hanya tersenyum juga membalas perkataannya Adzriel.


"Dan kamu dek, nanti tolong antarkan Mamah untuk membeli seserahan untuk lamaran serta pernikahannya Kakak ya", kata Adzriel kepada Dafiq adiknya yang daritadi hanya diam saja.


"Iya Kak", jawab Dafiq kepada Adzriel.


"Oh ya tadi kamu mengatakan jika Nak Arjun ada keperluan juga dikota, memangnya dia ada keperluan apa Dzriel jika Mamah boleh tahu??", tanya Mamah Hasna kepada Adzriel.


"Oh itu Mas Adzriel mau melamar Kak Maira Mah, anaknya Om Ahmed dan Tante Ifa", jawab Adzriel kepada Mamahnya dan didengar juga oleh Ayah serta adiknya Dafiq.


Jawaban dari Adzriel sontak langsung saja membuat Mamah Hasna, Ayah Falah dan juga Dafiq mereka bertiga langsung saja terkejut sekali.


Sedangkan Kak Arjuna dia hanya tersenyum ramah saja kepada mereka bertiga yang pada langsung mengalihkan pandangannya kearahnya.

__ADS_1


...πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•...


***TBC***


__ADS_2