
Aulian yang tadi mendengar perkataannya dari Bundanya dia dan juga Kak Qiyas serta Adzriel langsung saja menuju keruangannya Zahra yang sedang berhias.
Karena tidak cuma Kak Qiyas saja yang menemani Aulian yang sedang dimakeup, akan tetapi juga ada Adzriel, sebab teman dekat Aulian yang masih jomblo cuma Adzriel saja, sedang Hafiz dia sudah menikah dan istrinya pun juga sudah hamil cukup besar.
Ketika Aulian, Kak Qiyas dan juga Adzriel sudah masuk kedalam kamar makeupnya Zahra, Aulian langsung begitu terpukau sekali melihat Zahra yang lebih cantik dari ketika pas acara ijab kabul kemarin.
Aulian yang sedang berjalan mendekati Zahra dia menjadi pusat tontonan bagi semua orang yang ada didalam ruangan itu, kecuali Adzriel dia malah sibuk melihat kearah seorang gadis yang dari kemarin selalu teringat dibayangannya, siapa lagi kalau bukan Mayanglah orangnya.
"Benarkan apa kata saya tadi Mbak Zahra, jika Tuan Aulian dia pasti akan sangat terpesona sekali melihat Mbak Zahra yang seperti puteri raja begini", kata MUA yang merias Zahra tadi yang sedang berada disampingnya Zahra.
Zahra hanya tersenyum saja mendengar perkataan MUAnya sambil matanya terus melihat kearahnya Aulian yang sedang berjalan mendekatinya.
Aulian dan Zahra mereka sebelum pesta pernikahan satu bulan sebelumnya sudah melakukan sesi foto prewedding disebuah pulau yang ada dinegara K yang tempatnya sangatlah indah sekali.
Mereka melakukan foto prewedding itu dengan menjaga jarak satu sama lainnya, karena mereka belum resmi menikah. Akan tetapi walau mereka menjaga jarak tetap saja terlihat sangat romantis sekali adegannya Aulian dan juga Zahra.
"Wah romantisnya Kak Aul dan Mbak Zahra, May juga ingin seperti itu, kapan May bisa seperti Kak Aul dan Mbak Zahra sama suami May", celetuk Mayang dengan tiba-tiba membuat Ibunya yang ada disebalahnya dia langsung memukul kecil pahanya Mayang, dan Adzriel yang melihat tingkahnya Mayang dia hanya tersenyum saja.
Mayang tidak tahu jika Adzriel daritadi melihat kearahnya terus, karena Mayang sedang asik melihat kearahnya Zahra dan juga Aulian.
"Kamu sangat cantik sekali istriku, hingga membuat Abang semakin tidak rela mengajakmu keluar sana", kata Aulian kepada Zahra ketika sudah sampai didepannya Zahra dan sambil memeluk Zahra.
"I Love You My Husband", jawab Zahra kepada Aulian sambil tersenyum sangat manis sekali.
"I Love You Too My Wife", balas Aulian kepada Zahra dan langsung mencium mesra keningnya Zahra.
Zahra dan Aulian mereka berdua sedang dimabuk asmara dan dibuai dengan kebahagiaan hingga Zahra dan juga Aulian sampai lupa jika didalam kamar makeup itu tidak hanya mereka berdua saja.
"Ehem, kasihan yang para jomblo Aul, Zahra yang ada disini", kata Ibu Dina kepada Zahra dan juga Aulian.
__ADS_1
Ibu Dina sengaja berkata seperti itu sambil menggoda Aulian dan juga Zahra, karena Aulian dan juga Zahra terlihat begitu sangat romantis sekali, hingga membuat yang jomblo yang ada didalam ruangan itu bisa pada iri dan baper akan keromantisan mereka.
"Iya Aul, apa kamu tidak kasihan Aul dengan teman kamu yang ada disamping Kakak", kata Kak Qiyas kepada Aulian sambil menggoda Adzriel yang berdiri disampingnya.
"Yang jomblo siapa Kak Qiyas sama Mayang saja sini", kata Mayang dengan tiba-tiba menimpali perkataannya dari Kak Qiyas tanpa menyadari adanya Adzriel disampingnya Kak Qiyas.
Ibunya Mayang lagsung saja memukul kecil mulutnya Mayang, membuat Mayang langsung cemberut sambil melihat kearah ibunya, sedang yang lain mereka langsung tertawa melihat tingkahnya Mayang, termasuk Adzriel sekalipun.
"Ini May, namanya Kak Adzriel", jawab Kak Qiyas kepada Mayang sambil menunjuk Adzriel sedang berdiri disampingnya.
Mayang langsung mengalihkan pandangannya kearah Adzriel yang sedang ditunjuk oleh Kak Qiyas.
"Kalau Om itu terlalu tua Kak untuk May", jawab Mayang kepada Adzriel dengan polosnya, membuat Aulian yang mendengar dia langsung saja tertawa cukup keras sekali karena mendengar perkataannya Mayang, yang memanggil Adzriel dengan panggilan Om dan katanya juga sudah tua.
Tidak cuma Aulian saja yang tertawa, akan tetapi orang yang mengenal Adzriel dan juga Mayang mereka pada tertawa semua, pasalnya yang kenal sama Adzriel pada tahu jika Adzriel masihlah sangat muda sekali, dan lebih tuaan Kak Qiyas, akan tetapi Mayang malah berkata seperti itu tadi.
Aulian langsung saja melakukan sesi foto-foto bersama Zahra terlebih dahulu sebelum turun keballroom hotel.
Sedang Adzriel dia terus mengamati Mayang yang akan keluar terlebih dahulu dari yang lainnya.
Tanpa sepengetahuan mereka, Adzriel ternyata mengikuti Mayang dari belakang, dan ketika baru sampai didepan kamar yang tadi untuk Aulian makeup, Adzriel langsung menarik Mayang masuk kedalam kamar itu, membuat Mayang langsung terkejut dan ingin berteriak, akan tetapi langsung ditutupi mulutnya oleh Adzriel.
Aulian dan Zahra yang sudah selesai melakukan sesi foto. Mereka semua akhirnya pada turun kebawah untuk menyambut para tamu undangan yang sudah pada hadir.
Sebelum Aulian dan Zahra turun keballrom hotel, para tamu undangan lagi pada dihibur oleh penyanyi yang sudah disewa Aulian dan juga Papah Ziyas.
Kedatangan Zahra dan juga Aulian kedalam ballroom hotel langsung pada mengalihkan pandangan semua para tamu undangan yang pada hadir.
Bahkan dari mereka banyak yang mengabadikan momen Aulian dan juga Zahra yang sedang berjalan menuju kesingga sana mereka dan langsung diposting dimedia sosial dan juga langsung cepat tersebar diberbagai media cetak maupun dunia maya serta dunia pergosipan.
__ADS_1
Sama seperti pesta pernikahannya Kak Qiyas dan Kia dulu, pesta pernikahannya Aulian dan juga Zahra menjadi trending topik dan menjadi pesta pernikahan termewah dan termegah pada tahun itu.
Tidak ada kejadian apa-apa dipesta pernikahannya Aulian dan juga Zahra, semuanya berjalan dengan lancar sesuai rencana dan harapan semua orang.
Yang duduk dipelaminan diatas menemani Ibu Dina Ibunya Zahra adalah pamannya Zahra, alias Kakak kandung dari Ayahnya Zahra yang sudah meninggal.
Pesta pernikahannya Aulian dan juga Zahra digelar sampai jam satu siang. Semua pada gembira, semua pada senang dengan pesta perayaan pernikahannya Aulian dan juga Zahra.
Kak Qiyas dan juga Kia mereka memberikan sebuah kado berupa tiket bulan madu selama satu bulan dengan tujuan negara sesuai keinginannya Aulian dan Zahra, dan semua biayanya ditanggung oleh Kak Qiyas dan juga Kia.
Papah Ziyas dia sudah memberikan rumah yang selama beberapa bulan ini sudah ditempatin oleh Zahra, dan juga sebuah mahkota indah dengan harga yang fantastis itu.
Bunda Lili dia memberikan sebuah satu set perhiasan kepada Zahra, dan harganya pun tidaklah murah. Tidak cuma mereka saja yang memberikan kado kepada Aulian dan juga Zahra, masih banyak lagi hadiah yang mereka terima dari sanak saudara dan juga Keluarga bahkan para Koleganya Papah Ziyas dan Aulian banyak juga yang memberikan hadiah kepada Aulian dan juga Zahra.
Disaat yang lain pada tersenyum bahagia, dan tersenyum senang, tidak dengan Mayang, dia menyembunyikan rasa sedihnya dihadapan semua Keluarganya dan saudara dengan senyum palsu yang selalu ditunjukkannya dimuka umum.
Begitupun dengan Adzriel dia melihat kearahnya Mayang terus dengan pandangan yang sangat bersalah sekali, dan jika Adzriel berjalan mendekati Mayang. Mayang langsung saja menghindar dari Adzriel. Entah apa yang tadi terjadi dengan Mayang ketika ditarik Adzriel kedalam kamar makeupnya Aulian tadi.
...π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄π΄...
Kira-kira Adzriel berbuat apa sih sama May, hingga May begitu marah dan selalu menghindar dari Adzriel π€
Penasaran ya, yuk makanya ikutin terus alur ceritanyaπππ
Dan maaf ya readers jika masih banyak typo dan kosa kata yang salah yang sering author pakai disetiap partnyaπππ
...πππππππππππππ...
***TBC***
__ADS_1