LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA

LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA
SORE


__ADS_3

Adzriel yang sudah keluar dari dalam kamar mandi, dia langsung saja menemani Mayang yang sudah memejamkan matanya diatas ranjang.


Walau jam sudah menunjukkan pukul tiga sore, namun Adzriel membiarkan Mayang untuk beristirahat terlebih dahulu untuk sejenak, setelah itu baru melaksanakan untuk sholat ashar berjamaah bersamanya.


Adzriel juga ikut membaringkan tubuhnya disebelahnya Mayang, dan dia lalu menyetel alarm diponselnya tepat pukul empat sore supaya mereka tidak kesorean untuk sholat asharnya.


Kedua orang tuanya Adzriel dan juga kedua orang tuanya Mayang pun juga belum pada pulang kerumah mereka masing-masing, mungkin nanti-nanti pulangnya, dan mereka semua juga tidak mempermasalahkan jika Adzriel dan Mayang beristirahat dikamar mereka dan tidak menemani mereka yang sedang berbincang diruang Keluarga.


Kak Arjuna yang baru saja sampai dirumah barunya Adzriel bersama Khumairah pun juga langsung disambut hangat oleh kedua orang tuanya Adzriel dan juga Mayang.


Khumairah dan Kak Arjuna yang bertanya dimana Mayang dan juga Adzriel langsung saja dijelaskan oleh Mamah Hasna jika Mayang sedang beristirahat dan Adzriel juga sedang menemaninya, karena siapa tahu Mayang akan membutuhkan bantuannya.


Khumairah dan juga Kak Arjuna mereka berdua langsung saja mengerti dan tidak mempermasalahkannya juga.


Kak Arjuna dan Khumairah juga langsung ikut bergabung berbincang hangat diruang Keluarga miliknya Adzriel bersama kedua calon mertua, dan Paman serta tantenya.


Kemarin-kemarin sebelum mengetahui jika dirinya sedang hamil, Mayang memang sering merasakan kram diperutnya, dan fikir Mayang karena dia mungkin akan kedapatan tamu bulannya, serta jika Mayang mengalami kram dia langsung saja mengistirahatkan badannya untuk cukup lama.


Mayang juga sudah bercerita kepada Adzriel jika dia sering merasakan sakit kram diperutnya, dan Mayang juga sudah ditawari Adzriel untuk memeriksakannya keDokter, namun Mayang tidak mau, karena itu mungkin efek akan datang bulan.


Adzriel pun langsung menurut saja akan perkataannya Mayang, dan puncaknya tadi ketika Mayang terlalu kecapekan dalam membantu semuanya untuk acara syukuran dirumah barunya, barulah ketahuan jika sakit perut yang dirasakan Mayang, karena dia sedang hamil dan kandungan dia dikatakan cukup rentan akan keguguran.


..........>>>>><<<<<..........


Zain dan juga Ameera mereka menikmati masa-masa pengantin barunya, Zain yang kemarin menikah dengan Ameera, mereka berdua sejujurnya mencari Zahra dan juga Aulian yang tidak kunjung datang keacara pernikahannya mereka berdua.


Hari berikutnya setelah hari pernikahannya Zain dan juga Ameera, Aulian yang sudah ijin kepada Zahra ingin menemui Zain serta Ameera yang saat itu sedang berada dirumahnya Ameera setelah pesta pernikahannya mereka, Aulian langsung saja pergi kesana ketika Zahra sudah bilang iya.


Aulian yang sudah sampai dirumah Ayahnya Ameera, dia langsung dipersilahkan masuk dan disambut hangat oleh kedua orang tuanya Ameera dan juga Zain sendiri tentunya.

__ADS_1


Kedua orang tuanya Ameera dia memberikan kebebasan untuk Ameera dan juga Zain untuk berbincang dengan Aulian bertiga saja diruang tamu.


Disitu Aulian dia langsung menjelaskan kenapa dirinya dan juga Zahra tidak bisa datang kemarin, dan juga sambil memberikan sebuah kado kepada Zain dan juga Ameera.


Zain dan juga Ameera juga sangat senang mendengar kabar kehamilannya Zahra, dan setelah Zain serta Ameera mengetahui alasan Aulian dan Zahra tidak bisa datang, mereka berdua langsung saja memakluminya.


Aulian dia tidak bisa berlama-lama berkunjung dirumahnya Ameera dan Zain, karena Aulian harus segera pulang untuk menemani Zahra lagi.


Kembali kewaktu sekarang lagi, Aulian dan juga Zahra yang tadi baru saja pulang dari acara syukuran rumah barunya Adzriel dan juga Mayang, mereka langsung saja beristirahat didalam kamar mereka.


Dan mereka tidur sampai jam tiga sore, setelahnya mereka berdua langsung saja bangun untuk mandi serta menunaikan sholat ashar.


Sedang Mayang yang terbangun terlebih dahulu karena suara alarm diponselnya Adzriel dia langsung saja membangunkan Adzriel, dan Adzriel yang sudah terbangun dia langsung saja mematikan alarmnya itu.


"Eh maaf sayang, Mas tidak dengar suara alarmnya tadi", kata Adzriel ketika sudah mematikan suara alarmnya itu.


"May mau mandi??", tanya Adzriel kepada Mayang, dan Mayang dia langsung saja menganggukkan kepalanya.


"Sebentar ya", jawab Adzriel kepada mayang dan dia langsung saja beranjak turun dari atas ranjang.


Mayang dia berusaha duduk dari tidurannya itu, sambil memperhatikan Adzriel yang lagi membawa kursi kayu kedalam kamar mandi.


Setelah itu Adzriel lalu keluar lagi dan berjalan kearahnya Mayang yang masih berada diatas ranjang.


"Ayo sayang pelan-pelan ya turunnya", kata Adzriel kepada Mayang sambil membantu Mayang untuk duduk dikursi rodanya lagi.


Setelah Mayang sudah duduk dikursi roda, Adzriel lalu mendorong kursi roda itu kedalam kamar mandi.


"Ayo May, bisa kan kamu pindah duduk dikursi ini", kata Adzriel kepada Mayang ketika kursi rodanya sudah didekatkan tepat didepan kursi kayu yang sudah disiapkannya tadi.

__ADS_1


"Bisa Mas", jawab Mayang kepada Adzriel, dan dia lalu turun dengan pelan-pelan dan langsung duduk dikursi kayu itu sambil dibantu Adzriel tentunya.


Mayang yang lagi melepaskan bajunya dia dibantu oleh Adzriel, mau tidak mau, dan malu tidak malu memang Mayang membutuhkan bantuannya Adzriel.


Mayang yang sudah melepaskan semua pakaiannya pun, sekarang dia yang gantian melihat kearahnya Adzriel yang lagi sedang melepaskan semua pakaiannya.


"Kita mandi bareng ya sayang, biar cepet selesai", kata Adzriel kepada Mayang sambil membantu Mayang untuk mandi yang sambil duduk dikursi kayu yang sudah disediakan oleh Adzriel tadi.


Dan Mayang hanya mengangguk saja sambil tersenyum senang, karena Adzriel benar-benar mengurusnya ketika dia sedang tidak bisa berbuat apa-apa itu.


Adzriel membantu Mayang dengan telaten supaya Mayang bisa mandi dengan bersih, dan ketika sudah selesai pun, Mayang dibantu oleh Adzriel untuk memakai bathrobnya.


Adzriel dan juga Mayang yang sudah pada selesai mandi mereka langsung saja keluar dari dalam kamar mandi dengan sambil Mayang yang kembali duduk lagi dikursi rodanya.


Dengan sabar pula, Adzriel mengambilkan baju untuk Mayang, dan juga membantu Mayang untuk memakai bajunya.


Dan kembali keZahra serta Aulian yang sudah pada selesai melaksanakan sholat asharnya, mereka lalu keluar dari dalam kamar mereka, dan mereka berdua langsung keluar rumah untuk menikmati waktu sore mereka, ditaman yang ada dihalaman rumah mereka dengan sambil memakan camilan sehat yang sudah Zahra bawa dari dalam rumah tadi.


Firman yang kebetulan lagi dirumah dan tidak sedang les basketnya, dia yang lagi sedang berlatih diring basket yang dibuatkan oleh Aulian untuk Firman pun, menjadi pertunjukkan sendiri untuk Aulian dan juga Zahra yang lagi menikmati waktu sore mereka itu.


Sore itu mereka mempunyai kegiatan mereka sendiri-sendiri, dan mereka bersyukur juga atas kebahagiaan yang sedang mereka rasakan itu.


...πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’πŸ’...


Untuk Mayang, itu semua real pemikirannya Author ya readers, dan juga itu pernah dialami temannya Author ketika hamil dia harus benar-benar bed rest total karena kandungannya lemah, dan temannya Author itu juga menggunakan kursi roda seperti Mayang sampai dia melahirkan😊😊


...πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•...


***TBC***

__ADS_1


__ADS_2