
Aulian langsung menuju kepemain musik dan pemain piano untuk memberitahukan lagu apa yang ingin dia nyanyikan. Dan ketika mendengar intro awal lagu mereka semua para tamu undangan yang mengerti lirik itu, mereka sudah membayangkan adegan romantisnya Aulian dan juga Zahra.
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Dengarkanlah wanita pujaanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini
Para tamu undangan dibuat terpukau mendengar suaranya Aulian yang begitu merdu dan enak didengar. Karena wajar saja dulu ketika waktu SMA Aulian pernah dileskan oleh Kak Qiyas Kakaknya diles musik dan les vokal.
"Ternyata suara Aul enak juga yah Kak", tanya Kia kepada Qiyas.
"Iya dulu pernah les vokal soalnya sayang", jawab Kak Qiyas kepada Kia. Dan Kia hanya berOh ria saja.
"Aulian suaranya merdu juga ya Bund", kata Papah Ziyas kepada Bunda Lili. Karena memang Papah Ziyas dan Bunda Lili tidak mengetahui jika Aulian pernah les musik dan les vokal.
"Itu baru anakku", kata Bunda Lili bangga sambil melihat kearahnya Aulian yang sedang menyanyi diatas panggung. Dan Papah Ziyas yang mendengar jawaban istrinya dia memutar bola matanya gemas kepada Bunda Lili.
Aku ingin, mempersuntingmu
Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
Aulian ketika sampai dilirik itu dia langsung turun berjalan kearahnya Zahra. Semua mata para tamu undangan sangat memperhatikan sekali gerak-geriknya Aulian.
Dengarkanlah wanita impianku
Malam ini akan kusampaikan
Janji suci satu untuk selamanya
Dengarkanlah kesungguhan ini
Aulian menyanyi sambil terus berjalan menuju ketempat duduknya Zahra, dan sambil melihat kearahnya Zahra terus.
Aku ingin, mempersuntingmu
__ADS_1
Tuk yang pertama dan terakhir
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
Ketika sudah sampai dihadapannya Zahra, Aulian langsung berjongkok sambil bernyanyi dihadapan Zahra.
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
Jangan kau tolak dan buatku hancur
Ku tak akan mengulang tuk meminta
Satu keyakinan hatiku ini
Akulah yang terbaik untukmu
*JANJI SUCI (By: Yovi and Nuno) *
❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤
Ulang Aulian lagi sambil mengeluarkan sekotak cincin dari saku jasnya dan Aulian langsung saja membuka cincin itu dan menyodorkannya keZahra ketika Aulian sudah menaruh microfonnya dibawah.
Memang Aulian sudah merencanakan itu semua, dan Aulian juga sengaja membeli serta memesan cincin itu, karena Aulian ingin semua orang tahu jika Aulian sudah melamar Zahra, supaya tidak ada lagi yang berani menghina dan merendahkan Zahra. Dan supaya mereka semua juga tahu statusnya Zahra diKeluarga Irawan sebagai apa.
Padahal Aulian dan Zahra sudah lamaran kemarin, akan tetapi kan semua orang belum banyak yang tahu, dan hanya orang-orang tertentu saja yang mengetahuinya. Jika sudah ada buktinya seperti itu apalagi ini disaksikan oleh ribuan tamu undangan serta tidak cuma para tamu undangan yang hadir saja tapi juga seluruh orang yang menonton televisi, mereka juga menyaksikan Aulian melamar Zahra, karena acara pernikahannya Kak Qiyas dan Kia menjadi trending topik dan selalu disiarkan diperbagai stasiun televisi maupun media cetak dan sosial.
Semua para tamu undangan sangat terhibur dengan keromantisannya Aulian. Mereka semua terutama para perempuan bahkan ibu-ibu pun mereka juga ingin diperlakukan begitu oleh para pasangan mereka masing-masing.
"Ayah itu anaknya Tuan Ziyas yang terakhir romantis sekali ya", kata sang istri kepada suaminya yang duduk disebelahnya.
"Ayah mana bisa begitu, boro-boro Ayah bisa romantis sama Mamah, hari ulang tahun Mamah saja lupa", kata Ibu-ibu tamu undangan yang lainnya lagi kepada suaminya yang duduk disampingnya, dengan nada juteknya.
"Send", kata salah satu anak koleganya Papah Ziyas yang tadi merekam aksinya Aulian melamar Zahra, dan dia langsung saja mengirimkan videonya kepada kekekasihnya.
"Mami mau Papi seperti itu?? ", goda salah Koleganya Ayah Ibrahim kepada istrinya.
__ADS_1
"Tidak perlu, lagi pula suara Papi cempreng, bikin malu saja", jawab istrinya dengan sewot karena dulu dijaman pacaran pernah dinyanyikan oleh suaminya, bukannya semua orang baper akan keromantisan mereka, malah semua orang tertawa mendengar suara suaminya menyanyi.
Sedangkan suaminya yang mendengar perkataan dari istrinya dia langsung tertawa dengan keras, membuat istrinya langsung memukul paha sang suami, karena malu dilihatin para tamu undangan yang lain.
"Coba kamu lamar pacarmu seperti Tuan Aulian, pasti diterima", goda salah satu Pengusaha muda kepada temannya yang ada disampingnya.
"Malu aku bro, mentalku tidak sebesar mentalnya Tuan Aulian", jawab Pengusaha muda yang tadi digoda temannya.
Dan masih banyak yang lainnya yang saling mengomentari dan baper serta terharu akan keberaniannya dari Aulian.
Tapi masih ada juga banyak malah yang iri dengan Zahra karena bisa mendapatkan Aulian, dan diberikan kejutan romantis, serta sebentar lagi akan menjadi salah satu anggota Keluarga Irawan, Keluarga terpandang nomor satu dinegara itu.
Akan tetapi mereka hanya membencinya dibelakang saja, tidak berani menunjukkan didepan, karena mereka yang tidak suka dan iri, tidak mau berurusan dengan Keluarga Irawan jika mereka berani dengan terang-terangan menunjukkan ketidak sukaannya kepada Zahra maupun Aulian.
Zahra yang disodorin cincin emas putih oleh Aulian dia langsung menutup mulutnya menggunakan kedua telapak tangannya karena terharu dan juga kaget, tidak menyangka jika Aulian akan berbuat sedemikian romantis kepadanya. Sedangkan para tamu undangan mereka semua pada melow terharu dengan keromantisannya Aulian.
"Terima,
"Terima,
"Terima,
Teriak-terikan para tamu undangan untuk Zahra segera menerima lamarannya Aulian.
Dan Zahra dia langsung menerima cincin yang diberikan Aulian, sambil tersenyum manis terharu dan ingin menangis bercampur menjadi satu, Aulian yang melihat Zahra mengangguk sambil memberikan tangan kirinya dia langsung memakaikan cincin itu dijari tengahnya Zahra, bersebelahan dengan cincin tunangan pemberian Aulian kemarin.
Dan cincin itu pas sekali dijari tengahnya Zahra, bersanding apik dengan cincin pertunangan yang kemarin Aulian berikan. Jika cincin pertunangan kemarin itu adalah cincin pemberian dari Bunda Lili untuk Aulian, kalau yang sekarang yang baru saja diberikan Aulian adalah cincin real Aulian beli sendiri.
Sekarang semua orang sudah tahu, siapa Zahra dan apa statusnya diKeluarga Irawan. Dan sekarang juga jika untuk menyakiti atau menghina Zahra mereka harus berfikir kedua kalinya, jika tidak mau berurusan dengan Keluarga Irawan.
"Aulian Pah, romantis yah", kata Bunda Lili kepada suaminya.
Papah Ziyas tidak menanggapi perkataan istrinya karena dia sedang tidak menyangka jika Aulian berani terang-terangan menunjukkannya dimuka umum begini.
"Jadi teringat dengan jaman Ayah mau melamar Mamah dulu ya Yah", kata Mamah Dian kepada Ayah Ibrahim sambil tertawa.
"Iya, dulu Ayah mau melamar sambil membawa mawar, eh mawarnya tidak sengaja diduduki Ayah, alhasil pantat Ayah sakit, acara romantisnya menjadi acara memalukan untuk Ayah", jawab Ayah Ibrahim sambil tertawa juga dan Mamah Dian pun juga ikut tertawa.
Jika readers lupa, Mamah Dian dan Ayah Ibrahim itu siapa, mereka adalah kedua orang tuanya Kia, istrinya Kak Qiyas, dan mereka otomatis mertuanya Kak Qiyas.
Dan orang yang pertama kali memberikan tepuk tangan untuk Aulian serta Zahra adalah Kak Qiyas dan disambut dengan yang lain juga ikut-ikutan memberikan tepuk tangan yang meriah untuk Aulian dan juga Zahra.
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞
Jika readers digituin sama pasangan seperti Aulian Baper tidak tuh, kalau author mah sudah meleleh mungkin 😝😝😜
💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕
__ADS_1
***TBC***