LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA

LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA
RUMAH BARU UNTUK MAYANG


__ADS_3

Waktu berlalu dengan cepat, dan ternyata sudah dua minggu saja acara sykuran kehamilannya Zahra yang keempat bulan kemarin.


Mayang dan juga Adzriel saat ini sedang bersiap-siap untuk pergi kesuatu tempat.


Adzriel tidak mengatakan apa-apa kepada Mayang akan pergi kemana. Dan jika Adzriel ditanya oleh Mayang, dia selalu menjawab rahasia.


Ketika sudah berada didalam mobil pun Mayang bertanya lagi kepada Adzriel akan diajak kemana, namun jawaban Adzriel selalu sama seperti tadi, rahasia.


"Mas, sebenarnya Mas ingin mengajak May kemana sih, May sungguh sangat penasaran sekali, Mas tidak akan membuang May kan??", kata dan tanya Mayang kepada Adzriel.


Yang mana perkataannya Mayang membuat Adzriel langsung tertawa ketika mendengarnya sambil menjalankan mobilnya.


"Kamu ini ada-ada saja sayang, masa Mas akan membuang kamu, untuk mendapatkan kamu saja susah, masa Mas akan membuang wanita yang limited editon seperti kamu ini", jawab Adzriel sambil menyetir dan sambil tertawa kepada Mayang.


Mayang yang mendengar perkataannya Adzriel dia reflek memukul kecil lengannya Adzriel sambil tertawa juga.


"Sudah kamu tenang saja, Mas akan memberikan sebuah kejutan untuk kamu, dan Mas yakin pastinya kamu akan sangat suka sekali nanti", kata Adzriel lagi kepada Mayang.


Dan Mayang dia langsung tidak bertanya lagi kepada Adzriel, untuk mengalihkan rasa penasarannya Mayang lalu melihat pemandangan yang dia lewati bersama Adzriel.


Empat puluh menit berkendara, akhirnya mobil yang disopiri Adzriel sampai juga didepan sebuah pintu gerbang yang cukup besar sekali, dan juga terlihat ada sebuah rumah yang sangat besar dan megah sama seperti rumahnya Papah Ziyas, Aulian maupun rumah kedua orang tuanya Adzriel.


Mayang pun yang tidak pernah diajak main kerumah itu, dia hanya bisa bengong sambil melihat pintu gerbang yang otomatis terbuka itu ketika Adzriel tadi membunyikan klakson.


Ternyata pintu gerbangnya ketika membukanya menggunakan remot otomatis, dan ketika Adzriel membunyikan klakson tadi seorang satpam serta penjaga rumah itu yang mendengar klaksonnya Adzriel tadi, dia langsung memencet remot itu.


Adzriel langsung saja memasukkan mobilnya kedalam halaman rumah itu ketika sudah dibukakan pintu gerbangnya.


Sungguh rumahnya sangat bagus dan indah sekali dimatanya Mayang.


"Ayo sayang kita turun", kata Adzriel ketika sudah mematikan mesin mobilnya.


"Ini rumah siapa Mas??", tanya Mayang kepada Adzriel dengan sangat penasaran sekali.


"Nanti kamu juga tahu", jawab Adzriel kepada Mayang sambil tersenyum.


Mayang lalu langsung saja turun dan langsung berdiri disampingnya Adzriel. Dengan mesra Adzriel lalu menggandeng tangannya Mayang untuk berjalan kearah pintu utama yang ada disitu.


Adzriel dia tidak mengetuk pintu atau memencet bel pintu, akan tetapi dia langsung saja membuka pintu itu dan langsung membuat Mayang ketakutan serta bingung sekali.

__ADS_1


"Lho Mas, kenapa tidak mengetuk pintu dulu, kenapa langsung masuk saja, nanti jika pemilik rumahnya tahu dia bisa marah Mas", kata Mayang sambil menghentikan langkahnya Adzriel.


"Sudah tidak apa-apa, ayo masuk saja ikut sama Mas", jawab Adzriel kepada Mayang sambil tersenyum manis dan langsung menggandeng tangannya Mayang untuk masuk semakin dalam lagi dirumah itu.


Adzriel lalu mengajak Mayang untuk masuk lebih dalam lagi kedalam rumah itu.


Mayang sangat terkejut sekali ketika melihat foto pernikahannya dengan Adzriel dengan ukuran yang sangat besar sekali didalam rumah itu.


"Lho Mas, ini foto pernikahan kita kenapa ada disini, ini sebenarnya rumahnya siapa??", kata Mayang kepada Adzriel lagi dengan sangat penasaran sekali.


"Ya ini rumah kita sayang, Mas sengaja beli dan hadiahkan rumah ini untuk kamu", kata Adzriel kepada Mayang dengan ekspresi yang sangat ceria sekali.


Mayang sungguh sangat terkejut sekali mendengar perkataannya Adzriel, sungguh rumah yang sangat bagus, besar, mewah dan megah adalah rumahnya dengan Adzriel.


Ketika Mayang sedang terkejut dengan kabar dari Adzriel, tiba-tiba ada suara yang mengagetkan Adzriel dan juga Mayang.


Dan ternyata orang itu adalah pembantu rumah tangga yang ada disitu, yang akan bekerja untuk Mayang dan juga Adzriel.


"Dia Bi Narsih sayang, dia akan bekerja disini, bersama dua pembantu yang lainnya", kata Adzriel memperkenalnya Bi Narsih kepada Mayang.


Mayang langsung saja menyapa hangat Bi Narsih ketika Adzriel sudah memperkenalkannya kepadanya.


"Apakah Nyonya dan Tuan mau saya buatkan minum??", tawar Bi Narsih kepada Adzriel dan juga Mayang dengan ramah dan sopan.


"Kalau Nyonya apa Nyonya??", tanya Bi Narsih kepada Mayang dengan ramah.


"Samakan saja dengan suamiku Bi", jawab Mayang dengan sambil tersenyum kepada Bi Narsih.


Bi Narsih langsung saja mengangguk dan berlalu pergi dari hadapannya Adzriel dan juga Mayang.


Adzriel lalu mengajak Mayang untuk berkeliling dan melihat-lihat rumah yang sebentar lagi akan mereka tempati itu.


"Mas, apakah Ayah sama Mamah sudah tahu akan rumah ini??", tanya Mayang kepada Adzriel sambil berjalan melihat-lihat rumahnya.


"Tahu, karena Mas membeli rumah ini bersama Ayah kemarin, dan Mas memberitahukan kepada Mamah ketika sudah selesai menyelesaikan pembayaran rumah ini sayang", jawab Adzriel kepada Mayang sambil membuka sebuah pintu.


Dan pintu itu adalah pintu kamar utama yang ada dirumah itu yang ada dilantai satu.


"Waaah besar sekali kamarnya, sepertinya kamar ini lebih besar dari kamarnya Mas yang ada dirumahnya Ayah Falah ya??", kata Mayang ketika sudah melihat sebuah kamar yang sudah lengkap isinya dengan ukuran yang sangat besar sekali.

__ADS_1


"Iya sayang, kan ini kamar utama yang ada dirumah ini, apakah kamu suka dengan rumahnya sayang??", kata Adzriel kepada Mayang.


"Sangat suka sekali", jawab Mayang kepada Adzriel sambil memeluk Adzriel dengan tiba-tiba.


Dan pelukannya Mayang langsung dibalas juga oleh Adzriel.


Adzriel lalu melepaskan pelukannya terlebih dahulu sambil memegang kedua lengannya Mayang.


"Serta semoga didalam sini, calon buah hati kita cepetan tumbuh ya May, karena Mas sudah ingin sekali mempunyai seorang anak", kata Adzriel lagi kepada Mayang sambil mengusap lembut perutnya Mayang.


"Aamiin", jawab Mayang sambil tersenyum manis kepada Adzriel.


"Oh ya terus kita akan pindah kesini kapan Mas, rasanya May sudah tidak sabar ingin segera menempati rumahnya", kata Mayang sambil berjalan kearah jendela dan langsung membuka gordennya ketika sudah didepan jendelanya.


Dan ketika dibuka, terlihatlah dengan sangat jelas halaman luas yang ada dirumah barunya itu.


"Waaah halamannya luas sekali, bisa itu ditanamanin sayur-sayuran", kata Mayang ketika dia melihat halaman samping rumah yang sangat luas sekali.


Adzriel yang mendengar perkataannya Mayang dia hanya tertawa kecil.


"Iya-iya yang anaknya tukang kebun, jadi ketika melihat lahan kosong jiwa perkebunannya langsung muncul", goda Adzriel kepada Mayang sambil memeluk Mayang dari belakang.


"May marah nih", jawab Mayang sambil pura-pura marah kepada Adzriel.


"Jangan dong, kan Mas cuma bercanda sayang, dan jika kamu mau menanami lahan itu silahkan, Mas senang ko sayang", jawab Adzriel kepada Mayang sambil tersenyum.


"Beneran boleh Mas??", kata Mayang kepada adzriel sambil membalikkan badannya menghadap Adriel.


"Iya boleh sayang, boleh sekali", jawab Adzriel kepada Mayang sambil tersenyum sangat manis sekali.


"Ok, nanti May akan meminta bibit tanamannya kepada Kak Arjun", jawab Mayang dengan sangat senang sekali.


"Oh ya sayang kita nanti pindahannya sebelum pernikahannya Mas Arjuna, biar lebih cepat lebih baik", kata Adzriel lagi kepada Mayang.


"Siap suamiku sayang", jawab Mayang kepada Adzriel dan dia lalu melanjutkan melihat-lihat isi didalam kamar itu.


Tidak didalam kamar itu saja, melainkan kesemua isi rumah, dan ternyata rumah itu juga memiliki kolam renang pribadi sama seperti rumahnya Papah Ziyas, Aulian dan Ayah Falah.


Hari ini mumpung hari minggu Adzriel dan juga Mayang menghabiskan waktu mereka untuk melihat-lihat isi yang ada didalam rumah sambil menikmati rumah baru mereka yang akan segera mereka tempati itu.

__ADS_1


...πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•...


***TBC***


__ADS_2