
*Flashback On*
"Assalamu'alaikum Zahra", salam Rizky sambil mengetuk pintu rumah kontrakannya Zahra.
Akan tetapi sebelum mengetuk pintu Rizky sudah terlebih dahulu mengamati sekitar rumah Zahra dari kenanan dan kekiri, dan dirasa sudah cukup aman Rizky langsung saja mengetuk pintu.
Rizky tidak tahu saja semua gerakan mencurigakannya sudah diketahui oleh semua anak buahnya Aulian dan juga Papah Ziyas.
Zahra yang mendengar suara pintu rumahnya diketuk, dia lalu mengintip sedikit dijendela rumahnya, dan ketika Zahra melihat ternyata Rizkylah yang datang, dan Zahra lalu membukakan pintunya untuk Rizky.
"Wa'alaikumussalam, oh Rizky, ada apa Ky?? ", kata Zahra kepada Rizky.
"Tidak apa-apa, mau mampir saja, sekalian tadi lewat sini dan dari Cafe depan sana", jawab Rizky yang masih tampak normal berbicara kepada Zahra.
"Oh silahkan duduk Ky", kata Zahra kepada Rizky mempersilahkan duduk dikursi depan yang ada diterasnya.
"Apa kabar Ra, sudah lama ya kita tidak mengobrol seperti ini", tanya Rizky kepada Zahra.
"Baik Ky, kamu sendiri bagaimana?? ", tanya balik Zahra kepada Rizky.
"Baik juga Ra", jawab Rizky dan dia tidak sengaja melihat cincin indah melingkar dijari manisnya Zahra, yang sebelumnya belum pernah Rizky lihat cincin itu.
"Ngomong-ngomong Zahra kamu sekarang pakai cincin ya", tanya Rizky basa-basi kepada Zahra.
Zahra yang mendengar pertanyaan dari Rizky dia lalu mengangkat tangannya sambil mengusap cincin yang dia pakai.
"Iya Ky, aku sebenarnya sudah bertunangan, dan ini cincin dari tunanganku", jawab Zahra sambil tersenyum kepada Rizky, Zahra tersenyum karena Zahra jadi teringat dengan Aulian.
"Oh, selamat ya Zahra, ditunggu undangannya nanti", hanya kata itu yang mampu Rizky ucapkan, dan sambil dia menyembunyikan rasa sakit hatinya.
Ketika Rizky mendapat jawaban yang begitu menyesakkan dadanya, Rizky langsung saja ingin marah rasanya kepada Zahra. Dan Rizky yang dari awal sudah mempunyai niat yang buruk main kerumahnya Zahra, serta amarah juga yang sudah menguasainya, Rizky akhirnya semakin mantap untuk melancarkan aksinya.
"Kamu tidak mau mengambilkan minum untuk tamumu ini Zahra?? ", kata Rizky dengan bercanda kepada Zahra dan yang akan memulai melancarkan aksinya.
__ADS_1
"Oh iya lupa maaf ya, sebentar akan saya ambilkan Ky", kata Zahra dan dia langsung saja beranjak dari duduknya.
Ketika Zahra baru masuk rumahnya beberapa langkah, ternyata Rizky juga mengikuti Zahra dari belakangnya dengan diam-diam, yang sebelumnya Rizky sudah mengamati sekitar rumah Zahra terlebih dahulu.
Rizky lalu menutup pintu serta menguncinya dari dalam dan kuncinya dia masukkan kesaku celananya. Suara pintu yang tertutup mengagetkan Zahra dan ketika Zahra menoleh kebelakang alangkah terkejutnya dia ketika melihat Rizky menutup pintu setelah itu juga langsung menguncinya.
Alarm dikepala Zahra mengatakan jika Rizky akan berbuat yang tidak-tidak kepadanya. Membuat Zahra sudah sangat ketakutan sekali.
"Rizky apa yang kamu lakukan, cepat keluar dan buka pintunya", kata Zahra kepada Rizky.
Rizky langsung saja mendekati Zahra dan mendorongnya keatas shofa rumahnya Zahra. Zahra yang tidak bisa menyeimbangkan badannya dia lalu terjatuh tepat diatas shofa. Dengan segera Rizky lalu menindih badannya Zahra dibawah kungkungannya. Dengan brutal Rizky ingin mencium wajah dan bibirnya Zahra.
Zahra yang terus menolak dan selalu memukul-mukul wajahnya Rizky, Rizky lalu memegang dengan erat tangannya Zahra. Agar Zahra tidak bisa memberontak lagi.
"Kenapa kamu malah bertunangan dengan orang lain Zahra, bukannya aku lebih dahulu yang melamarmu", kata Rizky dengan pilu sambil memegang erat tangannya Zahra.
"Lepaskan aku Ky, aku mohon, jangan lakukan itu kepadaku", kata Zahra dengan memohon kepada Rizky dan sudah banjir dengan air mata wajahnya Zahra.
"Iya, aku memang akan melakukan itu kepadamu, agar dia tidak jadi menikah denganmu, dan kamu jadi menikah denganku", kata Rizky dan mencoba menciumin Zahra lagi.
Dan tadi para anak buah yang melihat ada sebuah mobil berhenti tepat didepan rumahnya Zahra dan keluarlah Aulian mereka semua pada keluar dari sembunyiannya dan langsung mendekati Aulian serta langsung mengamankan Rizky.
*Flashback off*
Sebelum Kia keluar, Zahra yang sudah sedikit tenang dalam menangisnya, dia lalu mencoba bercerita kepada Kia dan Bunda Lili. Semua percakapan antara dirinya dan juga Rizky Zahra ceritakan, sampai Rizky yang diam-diam mengikuti Zahra dari belakang dan semua kejadian yang Rizky lakukan kepadanya pun juga Zahra ceritakan kepada Kia dan Bunda Lili.
Bunda Lili dan Kia mereka sangat marah kepada Rizky, dan sangat sedih serta sangat kasihan sekali kepada Zahra.
"Ya Allah Nak", kata Bunda Lili kepada Zahra sambil menangis dan langsung memeluknya.
Karena Bund Lili merasa sangat kasihan sekali kepada Zahra, dikota itu sudah sendirian jauh dari Keluarga, malah mengalami nasib yang begitu memilukan.
Zahra yang awalnya sudah tenang, dia kembali lagi menangis karena jiwanya masih syok karena kejadian itu.
__ADS_1
Kia yang sudah sangat geram sekali, dia lalu turun kebawah keruang tamu untuk membeberkan semuanya apa yang diceritakan oleh Zahra tadi.
Akan tetapi ketika baru saja sampai ditangga terakhir, Kia mendengar perkataan dari seorang wanita yang sangat-sangat membuatnya semakin marah sekali.
Kia memutuskan untuk bersembunyi dahulu dibalik tembok pembatas yang ada disitu, setelah waktunya dirasa tepat, Kia lalu keluar dari persembunyiannya. Dan disinilah Kia sekarang sudah bergabung dengan mereka, dan sudah membeberkan cerita yang sebenarnya dari Zahra tadi.
"Apa benar yang diceritakan Nona Kia Rizky, jawab Ayah", kata Tuan Ferdinan kepada Rizky anaknya dengan berteriak.
Rizky yang sudah terpojok akhirnya dia hanya mampu mengangguk lemah kepada Ayahnya. Tuan Ferdinan yang melihat anggukan dari Rizkt dia menjadi marah sekali. Dan tanpa diduga Tuan Ferdinan dia langsung mendekati Rizky dan langsung menamparnya dengan begitu keras dihadapan mereka semua.
"Rizky katakatan kepada Mamah, semua itu tidak benar kan Nak, ayo jawab jujur", kata Mamahnya Rizky kepada Rizky dengan ekspresi yang tidak karuan.
"Benar Mah, maafkan Rizky, Rizky sudah dibutakan cinta dan amarah, karena Zahra lebih memilih laki-laki lain dibandingkan Rizky", jawab Rizky jujur pada akhirnya sambil menunduk.
Mamahnya Rizky dia sampai begitu syok mengetahui kenyataan yang baru saja disampaikan oleh anaknya itu, hingga Mamahnya Rizky sampai tidak bisa berkata-kata apa-apa lagi sambil terus menutupi mulutnya dengan kedua telapak tangannya.
"Rizky kamu bikin malu Ayah", kata Ayahnya Rizky kepada Rizky.
"Maafkan Rizky Yah", hanya kata itu yang mampu Rizky katakan kepada Ayahnya.
Sedangkan Papah Ziyas, Aulian, Kia dan Qiyas serta semua anak buah yang ada disitu, mereka masih pada setia melihat adegan sebuah Keluarga itu.
"Tuan Ziyas, saya mohon jangan laporkan anak saya kepolisi Tuan, saya akan melakukan apa saja untuk menebus kesalahan anak saya kepada Keluarga ini Tuan", kata Tuan Ferdinan memohon kepada Papah Ziyas.
Papah Ziyas yang juga ingin memberikan pelajaran kepada Mamahnya Rizky pun dia tidak langsung luluh dengan permohonan dari Tuan Ferdinan. Dan Papah Ziyas dia hanya tersenyum miring mendengarnya.
π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°π°
Mau tahu tidak nih readers, apa hukuman yang akan diberikan oleh Papah Ziyas keRizky dan Mamahnya yang sudah berani berbuat dan berkata yang buruk kepada Zahraππ
Sini komen, maunya mereka diapakan, dipecel, digado-gado atau dibuat perkedelππππ
ππππππππππππ
__ADS_1
***TBC***