LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA

LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA
HAFIZ


__ADS_3

*Istri dari Surya Anggara Ferdinan seorang anggota DPR telah diamankan polisi, dan diperkirakan dia akan masuk kepenjara dengan waktu yang cukup lama*


*Istri dari Tuan Ferdinan yang bernama Diyah Ferdinan dilaporkan oleh Keluarga terpandang diNegara ini dikarenakan istri Tuan Ferdinan sudah memfitnah dan mencemarkan nama baik salah satu Keluarga mereka*


*Dan ternyata tidak cuma istrinya Tuan Ferdinan saja yang dipenjara, malam sebelumnya anak dari Tuan Ferdinan yang bernama Ahmad Rizky Ferdinan atau ARF dia juga dilaporkan oleh Keluarga yang sama dikarenakan percobaan pemerkosaan kepada salah satu Keluarga mereka, dan untuk berita yang lebih lanjut ikuti terus selengkapnya diXxx terheboh pagi ini*


Ya begitulah salah satu cuplikan berita untuk Keluarga Ferdinan. Dikoran, majalah, sosial media, internet bahkan juga berita para artis ditelevisi juga memberitakan berita tentang Keluarga Ferdinan.


Tuan Ferdinan yang baru saja ingin keluar rumah untuk menemui Papah Ziyas dikantornya dia langsung diurungkan niatnya karena begitu banyak wartawan yang sudah berada didepan rumah mewahnya.


Tidak cuma berita-berita saja yang sudah tersebar, bahkan foto-foto tentang Mamahnya Rizky dan Rizky yang dipenjara sambil menggunakan pakaian narapidana serta penangkapan waktu dirumah juga sudah tersebar luas dimedia sosisal dan berita-berita yang lainnya.


"Bere***k aku hancur, dan aku malu dengan tingkah istri dan juga anakku Rizky, tidak cuma membutuhkan uang sedikit jika harus mengeluarkan mereka dari penjara, aku harus menyewa pengacara handal untuk mengeluarkan mereka, dan itu juga tidak membutuhkan uang yang sedikit, sedangkan hutang-hutangku dibank masih banyak", kata Tuan Ferdinan ketika dia baru saja membaca berita tentang istri dan anaknya melalui ponselnya.


"Aku harus menemui Tuan Ziyas saat ini juga, siapa tahu dia bisa memberikan keringanan untuk istriku dan Rizky", kata Tuan Ferdinan lagi sambil beranjak beridiri dari shofa yang didudukinya.


Sedangkan Papah Ziyas dan Aulian mereka yang sedang berada diruangan kantornya Papah Ziyas, mereka beruda puas dengan berita yang sedang tayang pagi itu.


"Kekayaan yang kita punya bukan untuk kita sombongkan, akan tetapi harus kita sumbangkan, begitulah hasil dari orang yang sombong", kata Papah Ziyas yang sudah melihat semua berita yang sedang tayang saat itu.


"Iya Pah, itu juga akibat dari ulah mereka sendiri", jawab Aulian kepada Papahnya.


................ °°°°°°°°°°°°°°°°°°°.......... ......


Dibeda tempat tepatnya dikantor sahabatnya Aulian yaitu Adzriel, Adzriel yang waktu itu ingin menemui Kia dikantornya untuk membahas meeting kerjasama mereka, tiba-tiba Adzriel dikejutkan dengan kedatangan dari sahabatnya Hafiz dikantornya.


"Mau kemana bro, ikut ya", kata Hafiz yang melihat Adzriel akan pergi.


"Ikut-ikut, aku itu mau kerja, bukan mau liburan, memangnya kamu apa tidak bekerja", tanya Adzriel kepada Hafiz.


"Ya bekerja, dan kepalaku lagi pusing gara-gara banyak berkas menumpuk dimejaku, makanya aku cari angin sebentar untuk meredakan pusing dikepalaku ini", jawab Hafiz kepada Adzriel.


"Pusing ya minum obat, pusing ko cari angin", jawab Adzriel sambil memasukkan berkas-berkasnya kedalam tas kerjanya dan setelah itu dia berlalu keluar dari dalam ruang kerjanya dan diikuti Hafiz dari belakang.

__ADS_1


"Sudah aku pokokknya ikut kamu Dzriel", kata Hafiz lagi kepada Adzriel.


"Terserah kamu saja, yang penting kamu jangan menggangguku nanti", kata Adzriel sambil terus berjalan tanpa menolehkan kepalanya kearah Hafiz yang ada dibelakangnya.


Akhirnya Adzriel, Hafiz dan sekretarisnya Adzriel sampai juga diPerusahaan Ibrahim Company, yaitu Perusahaan dari Kakak Iparnya Aulian yaitu Kia.


"Ini kan kantornya Kak Kia Dzriel istrinya Kak Iyas", kata Hafiz ketika baru saja turun dari dalam mobilnya Adzriel.


"Iya", jawab Adzriel cuek kepada Hafiz.


"Aku mau keatas menemui Kak Kia, kamu mau ikut juga?? ", tanya Adzriel kepada Hafiz sambil menghentikan langkahnya sebentar.


"Em kabari saja ya jika sudah selesai meetingnya, aku mau lihat-lihat disini saja sambil menikmati makanan dikantin perusahaan ini nanti", jawab Hafiz kepada Adzriel.


"Baiklah", jawab Adzriel kepada Hafiz, dan setelah itu mereka berpisah haluan dan tujuan.


Jika Adzriel langsung menaiki lift dan memencet tombol yang menuju keruang kerjanya Kia. Sedangkan Hafiz dia berjalan-jalan sambil melihat-lihat kantornya Kia.


Ketika Hafiz sedang melihat-lihat dia tidak sengaja melihat seorang perempuan berhijab yang sedang memberikan pengarahan yang Hafiz fikir itu para bawahannya. Dengan diam Hafiz memperhatikan perempuan itu dibalik kaca jendela besar yang ada disitu.


"Kalian semua kerjakan seperti yang tadi saya kasih tahu, saya permisi tinggal sebentar", kata perempuan itu kepada para bawahannya.


Setelah itu perempuan yang tadi diperhatikan oleh Hafiz dia melangkahkan kakinya keluar ruangan untuk menyamperi Hafiz.


Dan sedangkan Hafiz yang melihat perempuan itu berjalan kearahnya, jantungnya tiba-tiba bergetar dengan kencang.


"Maaf Tuan, apa ada yang bisa saya bantu, dan kenapa daritadi Tuan melihat kearah saya terus", kata perempuan itu kepada Hafiz dengan ramah ketika sudah sampai didepannya Hafiz.


"Kamu cantik sekali Nona", jawab Hafiz melantur dari yang dipertanyakan oleh perempuan itu kepada Hafiz. Sambil tersenyum karena menutupi jantungnya yang berdebar dengan kencang.


"Dasar sinting", gumam perempuan itu untuk Hafiz dengan suara yang sangat kecil sambil memalingkan mukanya kekanan sedikit.


Walaupun sudah bergumam dengan suara kecil, akan tetapi entah kenapa Hafiz bisa mendengar gumaman itu.

__ADS_1


"Iya saya sinting, karena terpesona dengan kecantikanmu Nona", kata Hafiz lagi dengan tersenyum sangat manis sambil menggoda perempuan itu lagi.


Perempuan itu rasanya ingin tersenyum karena godaan dari Hafiz akan tetapi ditahannya dengan sekuat tenaga, alhasil dia seperti terlihat menampilkan wajah tidak sukanya.


"Maaf Tuan, disini bukan tempat untuk menggombal, silahkan anda mencari tempat lain", kata Perempuan itu masih dengan ramah dan sambil menahan amarahnya, karena dia tidak mau sampai dicap buruk dikantor karena marah-marah.


"Oh anda ternyata ingin saya gombali ya Nona", jawab Hafiz kepada perempuan itu, membuat perempuan itu sedikit melototkan matanya karena mendengar perkataannya Hafiz.


"Sungguh kamu tambah cantik jika sedang marah", sambung Hafiz lagi kepada perempuan itu.


Hafiz bisa berani seperti itu karena entah kenapa Hafiz senang saja ingin berbicara lama-lama dengan perempuan itu.


Sedangkan perempuan itu dia sekuat tenaga menahan senyumnya agar tidak kelihatan Hafiz jika dirinya suka digoda oleh Hafiz.


"Maaf Tuan sepertinya saya tidak pernah melihat anda dikantor ini, anda bukan pegawai dikantor ini kan?? ", tanya perempuan itu lagi kepada Hafiz.


"Anda benar sekali Nona, saya bukan pegawai dikantor ini, nama saya Hafiz CEO dari Perusahaan Fresoy Tbk", kata Hafiz memperkenalkan diri kepada perempuan itu sambil mengulurkan tangannya untuk mengajaknya berjabat tangan.


Perempuan itu yang mendengar sendiri siapa laki-laki yang diajaknya berbicara bahkan sudah dikatainya, dia menjadi segan dan lebih mengontrol emosinya, karena perempuan itu takut jika dia kelepasan marah, dan ternyata Hafiz adalah salah satu rekan kerja penting untuk atasannya Kia ataupun Ayah Ibrahim pemilik Perusahaan tempatnya bekerja.


"Bolehkah saya mengetahui nama anda Nona", kata Hafiz lagi sambil tersenyum kepada perempuan itu.


"Karena tanda pengenal anda Nona sedang mengumpet begitu", kata Hafiz lagi sambil menunjuk tanda pengenal yang dikalungkan dileher perempuan berhijab itu sedang terbalik.


Perempuan itu langsung menunduk melihat kearah tanda pengenalnya yang memang sedang terbalik itu, karena dia tertalu banyak bergerak.


"Emm nama saya........... ",


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Bersambung 😂😂😂😝😝😜


💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2