LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA

LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA
OH MAY


__ADS_3

Ibu Ajeng yang melihat wajah kebingungan dari Mayang, dia lalu berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Mayang.


"Ayo sini Nak duduk dulu", kata Ibu Ajeng kepada Mayang sambil menuntun Mayang untuk duduk ditempat yang sudah disiapkan.


"Lho ko ada Pak Penghulu, memangnya siapa yang mau menikah Bu, Kak Arjuna ya, atau apa Ayah yang akan menikah lagi", kata Mayang kepada Ibu Ajeng dan langsung membuat semua orang pada tertawa mendengar perkataan dari Mayang.


Sedang Adzriel dia juga sudah duduk disebelahnya Mayang, bahkan Adzriel pun juga tertawa mendengar perkataan dari Mayang.


"Kamu ini lho Nak sembarangan kalau berbicara, memangnya kamu mau mempunyai Ibu tiri", kata Ibu Ajeng kepada Mayang.


"Tapi jika diijinkan Ayah mau ko menikah lagi May", jawab Ayah Rahman kepada Mayang sambil menggoda istrinya.


"Ayah ini lho sama saja seperti May", jawab Ibu Ajeng kepada suaminya dan langsung mengundang gelak tawa semua para tamu undangan yang hadir.


"Terus Kakak Iparnya May mana Bu, istrinya Kak Arjuna??'', tanya Mayang kepada Ibu Ajeng.


Karena Mayang mengira yang menikah saat itu adalah Kakaknya Arjuna.


"Bukan istri May, tapi masih calon istri, dan ini kenalkan namanya Kak Khumairah", bukan Ibu Ajeng yang menjawab perkataannya Mayang melainkan Kak Arjunanya langsung yang duduk tidak jauh dari Mayang karena Kak Arjuna juga menjadi salah satu saksi dipernikahannya Mayang dengan Adzriel tadi.


"Wah cantiknya Kak Mai, dan nama panggilan kita sama Kak", kata Mayang kepada Khumairah, dan Khumairah dia hanya tersenyum lucu saja kepada Mayang.


"Sudah-sudah, kamu apa tidak penasaran May dengan apa yang sebenarnya terjadi malam ini??", kata Ayah Rahman kepada Mayang.


"Penasaran sekali Yah, dan Nyonya cantik ini siapa Yah, bukan istri keduanya Ayah kan??", jawab Mayang kepada Ayahnya sambil menunjuk Mamah Hasna Mamahnya Adzriel.


Dasar terlalu polos dan terlalu ceplas ceplos, perkataannya Ana langsung saja mengundang gelak tawa dari semua orang terutama Adzriel dan juga Ayah Falah.


"Kamu ini May, hiiiiih gemas", kata Ayah Rahman kepada Mayang ketika baru saja mendengar perkataannya Mayang.


Dan Adzriel langsung saja mengusap lembut kepalanya Mayang yang tertutup hijab itu karena terhibur dengan kepolosannya Mayang.


"Eh Mas Adzriel pegang-pegang, belum halal tahu", kata Mayang kepada Adzriel yang tadi baru saja mengusap kepalanya.


Adzriel sengaja langsung mencium keningnya Mayang dan langsung juga membuat Mayang malu karena dilihatin oleh semua orang.


"Ayah, May tidak jadi menerima Mas Adzriel menjadi suaminya May, dia sudah berani terang-terangan mencium May didepan umum begini, May malu Yah", kata Mayang kepada Ayahnya dan didengar oleh semua orang.


"Telat kamu May, dan kenapa mesti malu Nak, Nak Adzriel sah-sah saja jika mau mencium kamu, kan Nak Adzriel sudah resmi menjadi suami kamu May", kata Ayah Rahman kepada Mayang.


Perkataan dari Ayah Rahman membuat Mayang langsung saja terkejut setengah mati, dan dia langsung saja mengalihkan pandangannya kearah Adzriel yang sedang tersenyum manis kepadanya.

__ADS_1


"Iya May, kita sudah sah menjadi suami istri, ayo kita tanda tangani buku nikah kita dulu May", kata Adzriel kepada Mayang yang sedang melihat kearahnya.


Mayang langsung saja melihat kearah buku nikah yang sedang ditunjukkan oleh Adzriel dan Mayang langsung saja melihat isi yang ada didalam buku nikah itu.


Dan benar saja semua data dan foto dirinya ada didalam buku nikah itu.


Dengan masih dalam keadaan bingung, Mayang menurut saja ketika diberi bolpoin untuk menandatangi buku nikahnya itu.


"Kalian sekarang sudah sah menjadi pasangan suami istri, dan May bagaimana perasaan kamu malam ini??", tanya Pak penghulu kepada Mayang.


"Perasaan May ya Pak", tanya balik May kepada Pak Penghulu dengan muka bingungnya.


Dan dijawab anggukan dari Pak Penghulu sambil tersenyum kepada Mayang.


"Sudah nanti akan Mas ceritakan semuanya May, sekarang perkenalkan ini Ayahnya Mas namanya Ayah Falah dan ini Mamahnya Mas namanya Mamah Hasna serta ini adiknya Mas namanya Dafiq", kata Adzriel kepada Mayang sambil memperkenalkan keluarganya kepada Mayang.


Mayang langsung saja menyalami tangan kedua orang tuanya Adzriel dengan sopan dan hormat sedang dengan adiknya Adzriel dia hanya menangkupkan kedua telapak tangannya saja didepan dada.


"Lebih cantik aslinya Nak", kata Mamah Hasna kepada Adzriel ketika Mayang menyalami tangannya tadi.


Dan Mayang hanya tersenyum saja kepada Mamah Hasna.


"Pantas saja Adzriel sangat terburu-buru ingin cepat-cepat menikahimu Nak, ternyata kamu orangnya apa adanya sangat tipe Adzriel sekali", kata Ayah Falah kepada Mayang ketika Mayang menyalami tangannya Ayah Falah tadi.


"Dan mereka semua adalah para Keluarga Mas May, nanti suatu saat akan Mas kenalkan mereka satu persatu kepada kamu", kata Adzriel kepada Mayang ketika sudah selesai menyalami kedua orang tuanya Adzriel sambil mengarahkan pandangannya Mayang kesemua orang yang pada hadir malam itu.


Bahkan Mayang tidak sadar, jika diantara para Keluarganya Adzriel ada Zahra dan juga Aulian serta Budhenya yaitu Ibu Dina dan Keluarga Irawan.


"Berarti ini May beneran sudah sah menjadi istrinya Mas??", tanya Mayang kepada Adzriel yang masih belum percaya jika dirinya sudah menikah dengan Adzriel.


"Iya sayang, kamu sudah resmi menjadi istrinya Mas sekarang??", jawab Adzriel kepada Mayang sambil tersenyum.


"Sini tangannya Mas pakaikan cincinnya dulu", kata Adzriel lagi kepada Mayang.


Mayang langsung saja menyodorkan tangan kirinya untuk dipakaikan cincin pernikahan dari Adzriel.


"Sungguh May sangat terkejut sekali Pak Penghulu perasaannya, dan Mayang malam nanti berarti tidurnya tidak sendirian lagi ya", kata Mayang dengan tiba-tiba kepada Pak Penghulu ketika sudah selesai dipakaikan cincin dari Adzriel dan langsung membuat Pak Penghulunya tertawa begitupun yang lainnya juga termasuk Adzriel.


"May jaga sikap dong, itu ada kedua mertua kamu itu lho", kata Ibu Ajeng kepada Mayang yang sedikit malu akan sikapnya Mayang yang tidak pernah berubah, selalu ceplas ceplos.


"Tidak apa-apa Bu, Mayang ternyata orangnya lucu, pantas saja anak saya Adzriel sangat terburu-buru ingin cepat menikahinya", jawab Mamah Hasna kepada Ibu Ajeng sambil tertawa kecil.

__ADS_1


Mayang yang ditegur oleh Ibunya dia hanya tersenyum lucu saja karena keceplosan tadi berbicara begitu kepada Pak Penghulu, dan Mayang langsung saja mengalihkan pandangannya kearah kedua orang tuanya Adzriel sambil tersenyum malu.


"Istri kamu lucu ya Dzriel, pasti tidak kaku nanti rumah tangga kamu, karena kamu kan orangnya monoton sedang istri kamu orangnya berwarna", goda Ayah Falah kepada Adzriel dan juga Mayang.


Adzriel tertawa kecil mendengar godaan dari Ayahnya sedangkan Mayang dia tersenyum malu karena godaan dari Ayah mertuanya.


Setelah acara keterkejutannya Mayang itu, acara lalu dilanjutkan dengan makan-makan dengan hidangan yang sudah disiapkan oleh pihak Keluarganya Mayang dan saling berbincang hangat dengan saling mengenal satu sama lainnya juga.


"Maaf ya Bu, ini semua makanan khas sini dan kampung sini", kata Ibu Ajeng kepada Mamah Hasna.


"Tidak apa-apa Bu, ini semua kami belum pernah memakannya jadi kami sangat suka dengan menu-menu yang dihidangkan ini", jawab Mamah Hasna kepada Ibu Ajeng sambil tersenyum ramah.


Dan ketika acara makan-makannya pun sudah selesai acara selanjutnya diakhiri dengan penutupan dengan dibacakannya sebuah doa dari Tetua kampung yang tadi memimpin jalannya acara.


Acaranya pun berjalan dengan lancar dan juga sukses seperti keinginannya Adzriel dan semuanya.


Acara itu selesai tepat pukul sepuluh malam, dan para Keluarganya Adzriel mereka pada kembali kehotel tempat mereka menginap yang sudah disediakan oleh Adzriel yang perjalannya memakan waktu sampai satu jam lamanya.


Sedang Adzriel dia tidak ikut pulang karena malam itu dia akan menginap dirumahnya Ayah Rahman sampai waktu yang tidak ditentukan.


Karena Adzriel malam itu sudah sah menjadi suaminya Mayang, jadi dia sudah bebas untuk tidur dirumahnya Ayah Rahman.


Sedang Khumairah dan Keluarganya juga pada kembali kehotel tempat mereka menginap. Acara pernikahannya Adzriel dan juga Mayang sekaligus untuk perkenalan dari Keluarganya Khumairah dengan Keluarganya Kak Arjuna.


Zahra, Aulian serta Papah Ziyas, Bunda Lili, Firman dan juga Ibu Dina mereka semua pada kembali pulang kerumahnya Zahra yang ada dikampung yang letaknya tidak jauh dari rumahnya Mayang.


Mereka dari kemarin memang sudah datang dan tidur dirumahnya Zahra yang sekarang sudah direnovasi oleh Aulian menjadi ukuran yang sangat besar dan bisa menampung para bodyguardnya mereka juga, menjadikan rumahnya Zahra menjadi rumah termegah dan terkaya dikampungnya.


Bahkan para warga dan orang-orang dikampungnya Zahra sekarang pada segan dengan Zahra dan juga Ibu serta adiknya Firman.


Adzriel sudah bilang juga kepada Ibu Ajeng jika Keluarganya Zahra mereka akan ikut dirombongan keluarganya, karena Adzriel tidak mau jika Mayang nanti akan curiga jika tiba-tiba Keluarga dari Budhenya ada dirumahnya.


Dan Ibu Ajeng dia mengerti maksudnya Adzriel, alhasil semua rencananya Adzriel sudah sukses membuat Mayang malam itu terkejut sekali dengan status barunya menjadi istri dari laki-laki yang keturunan Arab asli, yaitu Adzriel.


...❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤...


Mau tahu tidak nih readers, bagaimana Adzriel melakukan semua itu, hingga dia bisa sah menjadi suaminya May😁😁😁😁


Yuk simak terus ceritanya😊😉😉😉


...💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕💕...

__ADS_1


***TBC***


__ADS_2