
Dua hari sudah anak buahnya Adzriel mereka semua berada dikampungnya Mayang, dan ternyata rumahnya Mayang hanya berbeda kampung saja dengan Zahra akan tetapi masih satu Kabupaten, ya kira-kira cuma lima belas menitan jika dari rumahnya Zahra yang dikampung untuk sampai dirumahnya Mayang.
Adzriel sepulang dari kantor setelah selesai mandi dan bersih-bersih badannya, Adzriel meminta ijin ingin berbicara berdua saja dengan Ayahnya yang bernama Falah itu diruang kerja Ayahnya.
"Apa ada yang ingin kamu bicarakan kepada Ayah Dzriel??", kata Ayah Falah kepada Adzriel ketika mereka berdua sudah berada diruang kerja Ayahnya.
Tadi ketika Adzriel sudah selesai mandi dan bersih-bersih, Adzriel melihat sang Ayah sedang bersantai diruang keluarga sambil menikmati kopinya, dia lalu meminta waktu sebentar kepada Ayahnya untuk membicarakan hal serius kepada Ayahnya, dan disinilah mereka berdua sekarang sudah berada diruang kerja Ayah Falah.
"Sebelumnya Adzriel ingin meminta maaf kepada Ayah jika nanti apa yang Adzriel sampaikan akan membuat Ayah marah dan kecewa kepada Adzriel", kata Adzriel dengan perlahan menyampaikan maksudnya kepada Ayahnya.
"Memangmya apa yang ingin kamu sampaikan kepada Ayah sih Dzriel sebenarnya??", jawab dan tanya Ayah Falah kepada Adzriel dengan sangat penasaran sekali.
"Ayah selama ini belum ada seorang wanita yang mampu memikat hati**ku dengan begitu kuat sekali, hingga Adzriel tiba-tiba menemukan wanita itu dan sudah melakukan hal yang mana membuat wanita itu sangatlah marah kepada Adzriel Ayah", kata Adzriel memulai bercerita kepada Ayahnya.
"Maksud kamu apa Adzriel, kamu melakukan apa kepadanya??, kamu tidak menghamilinya kan??", kata Ayah Falah kepada Adzriel dengan sedikit mendesak Adzriel untuk segera bercerita yang sesungguhnya kepadanya.
"Tidak Ayah", jawab Adzriel dengan segera kepada Ayahnya.
Adzriel langsung menceritakan awal pertemuannya dengan Mayang dipesta pernikahannya Aulian dan juga Zahra.
Hingga kejadian kemarin dihotel Adzriel juga jujur kepada Ayahnya, karena bagaimana pun juga bagi Adzriel kejujuran itu adalah hal yang terpenting untuk mendapatkan kelancaran dalam menyelesaikan suatu masalah.
Dan Adzriel tidak menceritakan keseluruhan kejadiannya, hanya intinya saja kepada Ayah Falah.
"Maafkan Adzriel Ayah, Adzriel khilaf, sungguh Adzriel berciuman dan berani mencium seorang wanita hanya kepada Mayang saja Ayah", kata Adzriel kepada Ayahnya dengan menundukkan kepalanya karena merasa bersalah.
Walau sebagian orang hal seperti Adzriel sangatlah kekanakan untuk diceritakan kepada Ayahnya, akan tetapi bagi Adzriel jika ingin mendapatkan restu dari orang tuanya, tentunya akar permasalahannya harus dijelaskan dengan sejujurnya, walaupun itu sepahit dan sememalukan sekalipun juga ceritanya.
"Jangan meminta maaf kepada Ayah Adzriel, meminta maaflah kepada wanita itu, minta maaflah kepada Mayang", kata Ayah Falah kepada Adzriel.
"Sudah Adzriel lakukan Ayah, dan Mayang masih belum mau memaafkan sikap Adzriel kepadanya kemarin, bahkan ketika kemarin Adzriel meminta maaf kepada Mayang, Mayang langsung menangis dan mengusir Adzriel Yah", kata Adzriel sembari curhat kepada Ayahnya.
"Wanita itu kuat nak, walau dia terlihat mudah menangis akan tetapi ketahuilah bahwasannya wanita itu lebih kuat dari kaum kita Nak", kata Ayah Falah kepada Adzriel.
__ADS_1
"Berjuanglah terus untuk bisa mendapatkan kata maaf dari Mayang, karena wanita itu akan pasti luluh jika kamu berjuang lebih kuat lagi, sebab wanita suka dengan perjuangan seorang laki-laki", kata Ayah Falah lagi kepada Adzriel.
"Ayah masih bisa memaafkan kesalahanmu yang ini Adzriel, akan tetapi untuk yang kedua kalinya Ayah tidak akan bisa mentolerir lagi kesalahan yang sama seperti ini lagi", kata Ayah Falah kepada Adzriel lagi.
"Iman kamu ternyata masih lemah Nak, hingga kamu dihadapkan dengan seorang wanita seperti Mayang, syahwat yang selama dua puluh tujuh tahun kamu tahan musnah sudah", sambung Ayah Falah lagi kepada Adzriel.
"Adzriel belum pernah merasakan hal seperti ini Ayah kepada wanita manapun, cuma kepada Mayang saja, dan Adzriel ingin berjuang mendapatkan cinta Mayang, karena Adzriel yakin Adzriel mencintainya Ayah", jawab Adzriel kepada Ayahnya.
"Sekarang apa saja yang sudah kamu lakukan untuk mendapatkan maafnya Mayang Dzriel??", tanya Ayah Falah kepada Adzriel.
"Adzriel sedang menyusun rencana Ayah, doakan Adzriel Yah supaya mudah untuk meluluhkan hatinya Mayang", jawab Adzriel lagi kepada Ayahnya.
"Ayah lihat Mayang ini dia wanita yang baik Nak, terlihat dari dia begitu marahnya ketika kamu cium, padahal begitu banyak wanita yang berlomba ingin mendapatkan hatimu. Ayah juga tahu jika banyak wanita yang mencoba mendekati anak Ayah yang satu ini", kata Ayah Falah sambil menggoda Adzriel.
Memang apa yang dikatakan oleh Ayah Falah ada benarnya, karena Adzriel termasuk laki-laki yang tampan dan rupawan dengan wajah khas dominan keAyahnya yang berdarah arab asli membuat wajahnya Adzriel tidak bisa dibilang pas-pasan atau pun jelek.
Dan sama seperti diKeluarga Irawan, diKeluarganya Ayah Falah pun Adzriel dan juga adik laki-lakinya mereka berdua dididik dengan ilmu agama yang sangat bagus sekali, dan Ayah Falah juga sama seperti Papah Ziyas yang mengajarkan kepada anak-anaknya, jika sudah suka dengan seorang wanita, langsung saja ajak menikah, jangan ada yang namanya pacaran.
"Iya Ayah, dia memang baik, dan tidak cuma baik dia juga polos dan lugu", jawab Adzriel sambil tersenyum dan sambil juga membayangkan wajahnya Mayang yang sedang tersenyum kepadanya.
"Ayah lihat kamu begitu mencintainya", goda Ayah Falah kepada Adzriel.
"Apa terlihat seperti itu ya yang Ayah lihat diwajahnya Adzriel??", jawab Adzriel sambil tersenyum malu kepada Ayahnya.
Dan Ayah Falah dia hanya mengangguk saja memberikan jawaban kepada Adzriel.
"Jika sudah mendapatkan kata maafnya, ajak Mayang kerumah ini kenalkan sama Ayah dan Mamah, karena kami juga ingin melihat wanita yang bisa meluluhkan hati seorang Adzriel Kivanc Daniyal", kata Ayah Falah kepada Adzriel anaknya.
"Tapi Yah umurnya Mayang sama umurnya Adzriel selisih sangat jauh sekali, sekitar tujuh tahun, dan bahkan Mayang sama Dafiq lebih tua Dafiq", kata Adzriel kepada Ayahnya.
Dan Dafiq sendiri adalah adik kandung satu-satunya Adzriel yang sudah berumur dua puluh tiga tahun.
"Umur tidak menjadi penghalang untuk seseorang bersatu Nak, jika sudah berjodohpun bila selisih usianya dua puluh tahun mereka juga tetap akan bersatu", jawab Ayah Falah kepada Adzriel.
__ADS_1
"Ini artinya apakah Ayah merestui Adzriel berjuang untuk mendapatkan cintanya Mayang??", tanya Adzriel dengan begitu cerianya kepada Ayahnya.
"Kita lihat saja nanti dulu, apakah wanita itu layak bersanding denganmu atau tidak, karena Ayah juga tidak mau mempunyai seorang menantu yang hanya mengincar harta kamu saja", jawab Ayah Falah kepada Adzriel.
"Tidak Ayah, Adzriel yakin jika Mayang bukan wanita seperti itu", jawab Adzriel dengan mantap kepada Ayahnya.
"Baiklah, perjuangkanlah Nak, doa Ayah menyertaimu dan buktikan bila Mayang benar-benar wanita yang baik untukmu, tidak masalah juga jika dia tidak sekaya keluarga kita, yang terpenting dia baik, dan bisa menjadi istri yang baik untukmu dan anak-anakmu nanti", kata semangat dari Ayah Falah untuk Azdriel.
"Terimakasih Yah atas dukungannya, dan Adzriel akan membuktikan itu semua, jika Mayang pantas menjadi istrinya Adzriel", jawab Adzriel dengan semangat sekali.
Dan Ayah Falah dia hanya mengangguk dan tersenyum manis saja kepada Adzriel ketika mendengar jawabannya Adzriel kepadanya.
"Kalau begitu Adzriel pamit keluar dulu ya Yah, mau kedalam kamar", kata Adzriel kepada Ayahnya.
"Iya", jawab Ayah Falah kepada Adzriel sambil tersenyum.
Adzriel setelah berpamitan kepada Ayahnya, dia langsung berlalu keluar dari ruang kerja Ayahnya untuk menuju kedalam kamarnya, untuk melihat hasil laporan dari para anak buahnya yang memata-matai Mayang.
Sedang Ayah Falah sepeninggalannya Adzriel dia langsung saja menyandarkan badannya kekursi kerjanya sambil tersenyum manis.
"Tidak menyangka anakku sudah besar, dan dia sudah mulai menemukan wanita yang bisa membuatnya hingga kehilangan akal sehatnya begitu", kata Ayah Falah sambil menyandarkan badannya dikursi kerjanya.
"Ayah doakan semoga wanita yang bernama Mayang itu, dia benar-benar wanita yang baik untukmu Nak", kata Ayah Falah lagi sambil berbicara sendiri.
...πΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉπΉ...
Maaf ya readers sebenarnya yang asli keturunan Arab itu Hafiz, dan Adzriel dia asli keturunan Turki, eh author nulisnya malah ketukar, ya tak apalah sama saja, sudah author revisi juga, βΊ
Kalau ada yang salah kata-katanya atau keliru, komen ya readersπππ
Karena seteliti apapun author mereview pasti ada yang terlewatπ
...πππππππππππππ...
__ADS_1
***TBC***