LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA

LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA
BONCHAP 1


__ADS_3

Satu minggu sudah umur anaknya Aulian, dan babynya diberinama oleh Aulian yaitu Chafika Farah Malaika Irawan (anak perempuan yang cantik seperti bidadari, yang selalu gembira dan selalu setia mendampingi suka maupun duka serta dipenuhi dengan keberkahan).


Itulah nama cantik yang diberikan oleh Aulian kepada anak pertamanya itu.


Dan hari ini adalah hari aqiqahannya baby Fika begitulah panggilannya untuk anaknya Aulian serta Zahra.


Semua keluarga jauh maupun dekat sudah pada datang semua, bahkan Keluarganya Papah Ziyas yang dari luar negeri pun juga sudah datang untuk menengok baby Fika.


Tapi sayang Adzriel dan juga Mayang mereka berdua tidak bisa menghadiri acara aqiqahannya baby Fika karena Mayang pun juga sedang hamil besar dan akan segera melahirkan.


Adzriel hanya titip kado saja kepada kedua orang tuanya untuk diberikan kepada baby Fika.


Hafiz dan Khansa serta baby Adzkhan yang sudah berumur lima belas bulan pun dia mereka semua juga datang keacara aqiqahannya baby Fika.


Ameera serta Zain pun mereka juga turut diundang oleh Aulian dan juga Zahra.


Ameera juga turut senang akan kelahirannya baby Fika, namun didalam hatinya yang paling terdalam dia sedih karena belum hamil juga sampai sekarang.


Acara syukuran aqiqahannya baby Fika berjalan sangat lancar sekali, Keluarga Irawan mereka semua sangat bahagia sekali karena ada anggota baru didalam keluarga mereka.


Aulian pun tidak menyangka jika perpaduan antara wajahnya dan juga wajahnya Zahra akan menghasilkan produk yang sangat cantik sekali seperti baby Fika.


Karena wajah baby Fika walau baru lahir, sudah banyak menyita perhatian dari para keluarga semua yang pada datang keacara aqiqahannya.


Zahra juga sangat bahagia sekali bisa diberi kesempatan oleh Allah untuk menggendong baby Fika dan melihat wajah baby Fika yang sangat putih dan menggemaskan begitu, karena Zahra tidak menyangka jika melahirkan seorang buah hati akan mempertaruhkan nyawanya seperti kemarin.


Satu hari itu senyum dibibirnya Zahra dan dibibirnya Aulian serta keluarga yang lainnya selalu mengembang dengan sempurna untuk menyambut kelahirannya baby Fika.


..........>>>>><<<<<..........


Hari silih berganti, Mayang yang sudah mendekati masa-masa persalinannya pun membuat Adzriel sudah mengambil cuti sejak kehamilannya Mayang yang menginjak kedelapan bulan.


Karena semakin besar kandungannya Mayang, semakin sulit juga untuk Mayang beraktifitas, bahkan Mayang masih menggunakan kursi roda sampai kehamilannya yang kesembilan bulan itu.


Ketika Mayang, Adzriel serta Ibu Ajeng, dan Ayah juga Rahman yang pada sedang menonton televisi, tiba-tiba Mayang dia merasakan sakit diperutnya yang amat-amat sakit sekali, dan itu langsung saja mengalihkan pandangan dari Ayah Rahman, Ibu Ajeng dan juga Adzriel kearahnya Mayang.


Ibu Ajeng dan juga Ayah Rahman mereka berdua sudah menginap dari dua minggu yang lalu dirumahnya Mayang karena ingin menjaga Mayang yang akan melahirkan.

__ADS_1


Sebab jarak antara kota dan kampungnya Mayang perjalanannya cukup jauh sekali.


Adzriel langsung saja panik melihat kondisinya Mayang yang seperti itu.


"Air", kata Adzriel dengan wajah khawatirnya ketika dia melihat ada air yang mengalir dikakinya Mayang.


"Ya Allah Nak itu ketubannya Mayang sudah pecah, ayo kita segera bawa dia kerumah sakit", kata Ibu Ajeng kepada Adzriel dan Adzriel langsung saja menggendong Mayang menuju kedalam mobilnya.


Ketika Adzriel baru lima belas menit diperjalanan dia melihat klinik yang cukup besar dan dia langsung saja membelokkan mobilnya keparkiran klinik, karena fikir Adzriel Mayang yang terpenting selamat walau harus melahirkan diklinik.


Dokter yang berjaga dia langsung saja menyuruh para perawat dan suster untuk membawa Mayang keruang bersalin sekarang juga ketika Adzriel masuk keklinik sambil berteriak memanggil Dokter.


Dokter itu juga mengijinkan Adzriel untuk ikut masuk kedalam ruang bersalin menemani Mayang.


Sedangkan Ayah Rahman dan juga Ibu Ajeng mereka hanya bisa menunggu Mayang diluar ruangan sambil terus berdoa.


Mayang didalam ruangan dia terus berjuang untuk melahirkan anaknya, dan Adzriel pun yang melihat sendiri bagaimana seorang wanita melahirkan dia tanpa sadar meneteskan air matanya karena tidak menyangka akan begitu menyakitkan sekali prosesnya.


Dan tidak membutuhkan waktu lama akhirnya baby yang dikandung oleh Mayang lahir juga kedunia dan dia berjenis kelamin laki-laki.


Babynya Adzriel langsung mendapatkan penanganan dan dibersihkan dulu oleh para perawat yang membantu persalinannya Mayang, sedang Dokter yang berjenis kelamin laki-laki itu dia langsung saja memberikan penangan kepada Mayang pasca melahirkan.


Sedang Adzriel dia masih dengan setia menemani Mayang disampingnya, sambil menunggui Dokter untuk selesai memberikan penanganan kepada Mayang.


Ketika babynya sudah selesai dibersihkan, dan salah satu perawat langsung saja memberikan babynya Adzriel kepada Adzriel.


Setelahnya Adzriel langsung saja mengadzani anaknya itu.


Tadi ketika mendengar suara tangis seorang baby, Ibu Ajeng dan Ayah Rahman mereka berdua sangat bahagia sekali karena cucu pertama mereka sudah lahir kedunia dengan selamat.


Ketika sudah mengadzani anaknya, Adzriel langsung saja keluar dari ruang bersalin itu karena anak serta istrinya akan segera dipindahkan keruang perawatan biasa.


"Bagaimana Nak, selamat dan sehat semua kan??", tanya Ibu Ajeng kepada Adzriel dengan wajah bahagianya.


"Iya Bu, Yah, sehat dan selamat semua, babynya laki-laki", jawab Adzriel sambil tersenyum bahagia sekali kepada kedua mertuanya itu.


"Alhamdulillah ya Allah", kata Ayah Rahman dan juga Ibu Ajeng secara bersamaan.

__ADS_1


Mayang dan juga babynya yang sudah dipindahkan keruang perawatan biasanya, dia sangat senang sekali bisa melahirkan anaknya dengan selamat, walau harus melewati masa yang panjang dalam masa kehamilannya kemarin.


Dan baby boy itu langsung digendong dengan penuh perasaan oleh Adzriel ketika dia sudah selesai menyusu dengan Mayang.


"Oh ya Allah, Adzriel belum mengabari Mamah sama Ayah, ini Bu tolong gendong dulu sebentar", kata Adzriel karena beru teringat jika dia belum mengabari kedua orang tuanya kalau Mayang sudah melahirkan.


Ketika sudah memberikan babynya kepada Ibu Ajeng, Adzriel langsung saja menelfon Ayah dan juga Mamahnya melalui telefon rumah mereka.


Pembantu yang bekerja dirumahnya Ayah Falah pun langsung mengatakan kabar gembira itu kepada Mamah Hasna dan juga Ayah Falah.


Dan mereka berdua yaitu Mamah Hasna serta Ayah Falah langsung saja menuju keklinik yang diberitahukan oleh Adzriel melalui telefon itu.


"Ya Allah cucu nenek sudah lahir", kata Mamah Hasna dengan sangat senang sekali ketika dia sudah sampai keklinik tempat Mayang melahirkan.


Ayah Falah juga sangat senang sekali ketika bisa melihat serta menggendong cucunya.


Adzriel yang duduk disamping brankarnya Mayang dia hanya tersenyum manis saja sambil terus memperhatikan semua keluarganya yang lagi berbahagia seperti itu.


"Terimakasih sayang", kata Adzriel sambil mencium keningnya Mayang dan juga sambil tersenyum.


"Terimakasih juga karena Mas sudah mau merawat Mayang ketika waktu hamil kemarin hingga sampai saat ini", balas Mayang kepada Adzriel sambil tersenyum manis.


Dan Adzriel langsung mencium pipinya Mayang dengan mesra ketika mendengar perkataannya Mayang.


Sore itu ya memang masih sore karena waktu baru menunjukkan pukul lima sore, keluarganya Ayah Falah dan Ayah Rahman sangat bahagia sekali menyambut kehadiran cucu mereka dengan keadaan sehat dan selamat.


Baby boynya itu langsung diberinama oleh Adzriel dengan nama Dirgham Haidar Nakhlah Daniyal (anak laki-laki yang mempunyai kedudukan besar dan sangat pandai, pintar, cerdas serta pemberani seperti singa).


Dan anaknya Aulian, Zahra serta Adzriel, Mayang hanya selisih dua bulan kurang.


Anak Hafiz laki-laki, anak Adzriel juga laki-laki cuma Aulian saja yang anaknya yang perempuan, semoga mereka kelak jika bersahabatan seperti Ayah mereka, tidak terjadi cinta segitiga diantara mereka.


Karena tidak dipungkiri juga pastinya jika besar baby Fika akan sangat cantik sekali, mungkin akan lebih cantik dari Mamahnya yaitu Zahra karena wajahnya berpaduan antara Zahra dan juga Aulian namun kedominan Aulian yang sedikit bule.


...πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•...


***TBC***

__ADS_1


__ADS_2