LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA

LOVE STORY OF AULIAN - ZAHRA
TERKEJUTNYA AULIAN


__ADS_3

Adzriel menceritakan kepada Aulian dan juga Hafiz tidak sepenuhnya, hanya intinya saja bahkan yang acara bertabrakan dan memberikan laptop kepada Zahra serta Zahra yang menolak laptop itu tidak Adzriel ceritakan kepada Hafiz dan juga Aulian, akan tetapi Aulian bisa melihat jika temannya Adzriel sedikit tertarik dengan Zahra dari cara bicaranya.


"Apakah kamu juga menyukainya Dzriel?? ", tanya Aulian kepada Adzriel dengan muka yang serius.


Adzriel yang mendengar pertanyaan dari sahabatnya Aulian dia hanya tersenyum kecil menanggapinya, sedangkan Hafiz dia masih menyimak pembicaraan antara Aulian dan juga Adzriel.


"Siapa sih yang tidak bisa tidak tertarik dengan sosok wanita seperti Zahra Aul?? ", tanya balik Adzriel kepada Aulian.


"Tapi kamu tenang saja Aul, itu dulu beberapa bulan yang lalu, akan tetapi rasa itu sudah hilang, setelah aku mengetahui jika kamu menyukainya dan baru saja melamarnya", kata Adzriel lagi kepada Aulian ketika Adzriel melihat mukanya Aulian yang sedikit tidak enak dipandang oleh Adzriel.


"Aku lebih memilih persahabatan dan persaudaraan yang sudah kita jalin bertahun-tahun daripada kita harus merebutkan seorang wanita yang sama Aul", sambung Adzriel lagi kepada Aulian dengan bibir yang tersenyum tulus tanpa dibuat-buat.


"Terimakasih kawan, semoga engkau cepat mendapatkan gantinya dan lebih baik lagi dari Zahra", jawab Aulian akhirnya kepada Adzriel dengan senyuman.


"Aamiin", jawab Adzriel dan juga dengan tersenyum kepada Aulian.


Hafiz daritadi masih diam menyimak pembicaraan antara Aulian dan Adzriel. Dan tiba-tiba Hafiz berbicara dengan kata-kata yang membuat Aulian serta Adzriel sedikit gemas dengan Hafiz.


"Kalian berdua ini sebenarnya sedang membicarakan apa sih, kan tadi kita awalnya sedang membicarakan Zahra kan, kenapa aku kesini-sini jadi tidak faham arah pembicaraannya kalian berdua??", kata Hafiz membuat Aulian langsung memasang muka sebal kepada Hafiz, sedangkan Adzriel dia hanya tertawa kecil menanggapi Hafiz.


"Sudah biarin saja si Hafiz, sekarang sana dekatin dia, mumpung dia sendirian saja tuh", kata Adzriel menyemangati Aulian.


"Iya sana Aul, buruan", kata Hafiz juga ikut-ikutan seperti Adzriel.


Sedangkan Zahra yang setelah mengetahui jika dia satu cafe dengan Aulian dia menjadi sesak rasanya, menjadi susah bergerak, seakan-akan Zahra merasa selalu diawasi Aulian. Atau Zahranya sendiri yang malu karena ada Aulian, entahlah hanya Zahra saja yang tahu apa yang sedang dia rasakan.


"Baiklah", kata Aulian sambil merapikan baju dan celananya. Setelah itu Aulian langsung berdiri dan berjalan ingin mendekati Zahra.


Zahra yang melihat Aulian dari lirikan matanya sedang berjalan menuju kemejanya, tiba-tiba jantungnya Zahra berdetak dengan sangat-sangat kencang sekali. Begitupun dengan Aulian yang juga merasakan hal yang sama seperti Zahra.


Kurang dari beberapa langkah lagi Aulian sampai dimejanya Zahra, tiba-tiba ada suara perempuan yang memanggil namanya Aulian.


"Aulian, hey", panggil wanita itu dengan suara yang tidak terlalu keras.


Dan Aulian yang sedang berjalan langsung saja menghentikan langkahnya untuk melihat siapa yang baru saja memanggilnya tadi.


Teman-temannya Aulian yaitu Adzriel dan juga Hafiz mereka masih memperhatikan Aulian yang tiba-tiba berhenti karena dipanggil oleh seorang wanita.

__ADS_1


"Oh ternyata benar kamu Aulian, aku melihatmu daritadi ingin aku panggil takut jika salah orang", kata wanita itu sambil tersenyum senang ketika melihat Aulian.


"Oh, hay Via apa kabar?? ", tanya Aulian berbasa-basi kepada Via temannya Aulian.


Dan Via adalah teman kuliahnya Aulian waktu Aulian masih kuliah dulu.


Zahra yang melihat interaksi antara Aulian dengan seorang wanita yang lumayan cantik dengan baju dressnya yang bagus, membuat tiba-tiba hatinya merasakan sedikit sakit ketika melihatnya.


"Baik, kamu bagaimana?? ", tanya Via lagi kepada Aulian.


"Kita duduk dulu yuk, itu aku sama Jeva teman kita juga waktu kuliah", sambung Via kepada Aulian. Dan Jeva dia hanya tersenyum dan mengangguk kepada Aulian ketika Aulian melihat kearahnya.


Zahra dengan mencuri-curi pandang dia masih terus memperhatikan Aulian yang sedang berbicara kepada Via.


Adzriel yang melihat Zahra selalu mencuri-curi pandang kepada Aulian dia lalu tertawa kecil dan membuat temannya Hafiz yang sedang makan bertanya kepadanya.


"Kamu kenapa Dzriel tiba-tiba tertawa sendiri, jangan bikin aku takut kepadamu kenapa sih", kata Hafiz kepada Adzriel.


"Kamu ini, tuh lihat Zahra sedang mencuri-curi pandang terus kearahnya teman kamu", kata Adzriel kepada Hafiz.


Hafiz yang medengar perkataannya Adzriel dia lalu mengalihkan pandangannya kearahnya Zahra, dan benar saja Zahra sedang mencuri-curi pandang kearahnya Aulian yang sedang berbicara dengan seorang wanita.


"Entahlah, tapi aku merasa juga seperti itu Fiz", jawab Adzriel kepada Hafiz.


"Maaf Via, aku mau menghampiri tunanganku disana, ternyata dia disini juga", jawab Aulian dengan bangga mengakui Zahra sebagai tunangannya.


Sedangkan Via yang sudah menyukai Aulian sejak pertama kali masuk kuliah dia menjadi kecewa karena Aulian ternyata sudah mempunyai seorang tunangan.


Ketika Aulian berkata seperti itu kepada Via, tiba-tiba Zahra dihampiri oleh seorang laki-laki yang menurut pandangan Aulian dia tidak asing dimatanya Aulian. Karena Aulian dia hanya bisa melihat punggunya saja, sebab wajah laki-laki itu menghadap kearahnya Zahra.


Aulian yang melihat itu rasanya dia ingi marah sekali kepada laki-laki itu, sedangkan Adzriel dan Hafiz mereka berdua masih melihat dan menikmati pemandangan itu dari meja mereka.


"Wuiiih, Zahra disamperi laki-laki Dzriel", kata Hafiz kepada Adzriel.


"Kenapa aku merasa tidak asing ya dengan punggung laki-laki itu", kata Adzriel untuk dirinya sendiri akan tetapi masih didengar oleh Hafiz.


"Iya-iya, aku juga merasa seperti itu", kata Hafiz juga.

__ADS_1


"Oh, maaf mengganggu waktumu kalau begitu Aulian", hanya kata itu yang bisa Via ucapkan untuk Aulian.


"Permisi Via", kata Aulian kepada Via dan berlalu pergi dari hadapannya Via.


Karena Aulian dia ingin segera menghampiri Zahra yang sedang berbicara dengan seorang laki-laki dengan begitu akrabnya, membuat darah Aulian seperti sedang mendidih.


Sedangkan Via sepeninggal Aulian dia kembali lagi duduk dan terus melihat kearahnya Aulian, karena dia ingin mengetahui bagaimana wajah tunangannya seorang Aulian Irawan.


"Kamu ada-ada saja", kata Zahra yang sekilas didengar oleh telinganya Aulian.


Sedangkan Zahra yang melihat Aulian melanjutkan jalan kearahnya dia dibuat semakin deg-degan, karena dia sedang berbicara dengan seorang laki-laki, yang Zahra merasa seperti ketahuan selingkuh saja.


"Kenapa aku merasa seperti sedang ketahuan selingkuh sih, dan itu kenapa mukanya Tuan Aulian seperti orang cemburu begitu, berbeda dengan yang tadi yang biasa saja", batin Zahra ketika dia melirik kearahnya Aulian yang sedang berjalan kearahnya.


Akhirnya Aulian sampai juga dimejanya Zahra. Dan Aulian dia langsung berdeham untuk mengalihkan pandangan dua orang berbeda jenis yang sedang saling bercengkerama.


Eheeemm


Dehaman dari Aulian dan mengalihkan pandangan dari Zahra dan juga laki-laki yang duduk diseberangnya Zahra.


Ketika laki-laki tadi mengalihkan pandangannya kearah Aulian, laki-laki itu dan juga Aulian mereka sama-sama terkejutnya ketika saling pandang.


"Kamu!!!", kata Aulian sambil menunjuk kearah laki-laki yang duduk satu meja sama Zahra.


"Tuan Aulian", kata laki-laki itu dengan terkejut dan dia langsung berdiri dari duduknya serta juga dengan membungkukkan badannya sedikit.


Sedangkan Zahra dia masih memperhatikan interaksi antara Aulian dan teman laki-lakinua yang tadi duduk bergabung dimejanya.


"Ya Allah semoga tidak terjadi apa-apa antara dua laki-laki yang ada dihadapan hamba ini ya Allah", batin Zahra untuk kedua laki-laki yang ada dihadapannya yang sedang saling terkejut.


Sedangkan Adzriel dan Hafiz mereka juga sama-sama terkejutnya ketika Adzriel dan Hafiz sudah melihat muka dari laki-laki yang duduk satu meja dengan Zahra tadi.


"Dia", kata Adzriel dan Hafiz secara bersamaan sambil menunjuk kearahnya laki-laki yang sedang terkejut melihat Aulian.


πŸ‹πŸ‹πŸ‹πŸ‹πŸ‹πŸ‹πŸ‹πŸ‹πŸ‹πŸ‹πŸ‹πŸ‹


Coba tebak readers siapa laki-laki itu hayoooπŸ™ŠπŸ˜œ

__ADS_1


πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


***TBC***


__ADS_2