
Nikmat dan kepuasan menjadi milik Kami berdua malam itu, termasuk sepasang Homo yang berada dikamar yamg tidak jauh dari kamar Kami.
Dekapan dan pelukan masih Dia berikan dan tidak mau melepaskanku hingga Aku bisa merasakan hangatnya tubuhnya.
" Mari saling bertemu untuk kedepannya. Kamu sungguh mantap dan jago saat bermain. Aku sungguh menikmatinya. " katanya.
" Baiklah. Tapi Aku tidak mau menjalin hubungan apapun. Kalau mau bertemu, iya seperti yang Kamu lakukan hari ini. Aku akan selalu memuaskan keinginanmu. " jawabku sambil meremas dan mengelus manja dadanya yang berotot itu.
" Haruskah Aku menghubungi Dia lagi ??? Tidak bisakah Aku secara langsung memintanya sama Kamu saja??? " kecupnya manja seperti anak kecil yang minta sesuatu.
" Sorri. No. " jawabku cepat.
" Kenapa ???? " tanyanya sambil menggenggam kedua tanganku dan melihatku dengan tatapan yang serius.
" Kan udah Aku bilang Sayang, Aku gak mau berhubungan dengan siapapun. " jawabku sambil mengelus Pipinya dengan Jari jariku sambil senyum.
" Arrgghhh .... Kamu bisa membuatku berdegup kencang .... " jawabnya sambil menciumiku kembali dan bermain lagi.
__ADS_1
Nafaunya makin membara, Tanpa sepatah kata apapun Dia langsung menggeriangiku lagi hingga Aku kembali mendesah manja dan melakukan dan membantunya lagi untuk bekerja sama.
Aku mengayun dengan cepat membuat Dia merem melek dan ******* ***** semua yang ada padaku.
" Pelan pelan Sayang .... Aku kewalahan. " katanya.
" Aauuu .... Aaaaa .... Aarrhhh " gerutunya membuatku makin mengayun dengan cepat.
" Gimana ??? Nikmat ???? Enak gak ??? " tanyaku sambil memeluknya.
" Bangat Sayang .... Kamu memang the best. Tidak ada tandingannya. Kecantikan yang Ku miliki sam persis dengan kemampuan bermain Kamu. "
Tidak lama kemudian, Dia memegang pinggulku dan membantuku untuk menganyun lebih cepat lagi dan lagi. Suara Kami berdua mengisi ruangan itu dengan suara suara manja dan khas.
Makin lama makin cepat iramanya dan akhirnya. " Jleeeebbb .... " Kami berdua terbujur sambil nafas ngos ngosan di kasur.
Aku menatapnya dan memeluk serta mencium dadanya yang kekar dan menggelintirkan dadanya dengan mesra.
__ADS_1
Dia hanya tersenyum melihatku dan membiarkannya. Sesekali Dia mengelusku dan mengecupku.
Aku menyentuh dan mengelus dadanya dengan lembut dan bermain disana. Aku mengerang nikmat sambil menggoyang maju mundur. Sungguh nikmat dan benar benar enak saat semua letihku terganti dengan kepuasan.
" Hayo dong sekali lagi ???? " kataku dengan manja.
" Baiklah. " jawabnya bangkit dan mulai lagi.
Permainan demi permainan bahkan kecupan hangat menjadi milik Kami berdua. Tidak ada yang ditutup tutupi. Semua terlihat jelas disana.
Baru kali ini Aku merasakan kepuasan dan kenikmatan dari Pria kalangan Artis. Bahkan bisa dibilang lebih dan lebih puas karena ayunan dan gencotan yang membuatku terbuai mesra.
Memang luar biasa memang kalau Model Pria dewasa. Pasti sudah mempunyai banyak pengalaman melakukannya. Dia juga tidak egois dan hanya ingin dipuaskan tapi Dia malah membuat sama sama menikmati dan sama sama bekerja.
Hantamannya membuatku merem melek dan menggigit bibirku saking sudah berpengalamannya. Dia tahu bagaimana cara memuaskan dan bagaimana cara bermain enak.
Sungguh Aku sangat mengapresiasi pengalamannya yang begitu membuatku puas dan nikmat. Walau Dia ingin dekat denganku tapi itu tidak akan bisa.
__ADS_1
Kepuasan dan kenikmatan saat bersama Pria bukan membuatku luluh untuk berhubungan dengan Mereka. Aku hanya menganggapnya sebatas satu malam saja. Hanya untuk bersenang senang dan memuaskan diri saja, Selebihnya tidak.