Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 138


__ADS_3

Jam 12 Aku dibagunin Mami karena RR juga tertidur. Aku langsung bangun dan mandi lagi supaya segar.


" Cin .... Nanti Aku mau cek in, Hahahha .... " kata Mami senang.


" Seriusan ???? Dimana ???? Sama siapa ??? kataku pelan.


" Biasa Brondong gantengku. Habisnya Kamu mancing mancing sih. " jawab Mami sambil memonyongkan bibirnya.


" Wkwkwkw .... Nah gitu dong, Biar tersalurkan Mi. Eh dimana ???? "


" Dihotel yang biasa. ''


" Owh ...."


" Selamat ber enak enak lah iya nanti. Sodok yang dalam agar nikmat. " godaku lalu bergegas ke kamar mandi.


" Aaaa .... Mau dong disodok .... " teriak Mami.


Memang kalau ngomong sama Mami hal hal Vulgar langsung konek tuh otaknya. Dasar memang Bencong tuit.


Setelah habis mandi, Aku langsung bergegas dan merias wajahku dengan natural. Aku ambil parfum andalanku yang selalu membuat Mami merasa terpesona setiap Aku memakai parfum itu. Katanya itu parfum mengingatkan Dia sama Seseorang. Mungkin Mantannya Dia.


Aku langsung ke sofa dan bangunin RR.


" Sayang ... Bangun. Kamu masih disini atau mau Aku antar sekalian ???? " kataku melihat Dia yang mengusap matanya.


" Hhhmm ... " Dia langsung duduk.

__ADS_1


" Aku sama Kamu ajah sekalian Yang ... " kata RR sambil melihat Ponselnya.


" Iya udah, Hayo. " ajakku sambil berdiri.


" Mi... Kami jalan dulu iya ?... " teriakku karena Mami di kamarnya.


" Kamu mau cuci muka dulu gak ??? " kataku.


" Ada belek dimataku ???? " tanya RR.


" Gak sih. Adanya Wanita cantik. " kataku sambil senyum.


" Hahahaha.... ''


" Kamu gak makan lagi ???? Sayang Kamu langsung sama Ranti ???? "


" Iya Mi. Aku juga mau ada kerjaan soalnya laptopku di hotel. " jawab RR senyum menatap Mami.


" Assekkk asseekk ..... Kapan ???? " lirikku sama RR sambil main mata membuat Dia tersenyum manis.


" Aku mah boleh kapan ajah. Kamu mah Sayang kapan bisanya ???? "


" Hhmm Kapan iya ???? Lusa kali iya ???? "


" Yang pasti dong Cin .... Biar Aku bisa belanja. "


" Iya Lusa deh. Lusa. " jawabku.

__ADS_1


" Oke oke. " jawab Mami dan mengantar Kami ke depan.


" Makasih iya Mi. Masakannya enak bangat. " kata RR.


" Sama sama Sayang ..... Sering sering iya kesini, Kan udah tau. Sendiri juga gak apa apa. Gak usah ajak Dia tuh . " kata Mami sambil memonyongkan bibirnya ke arahku.


"Boleh boleh. " jawab RR senyum sembari melirikku.


" Daaa ... Mami.... Thankyou Iya.... " katalu sambil masuk kemobil.


" Daaaaa ... Bye ..... "


Aku dan RR langsung meninggalkan Apartemen Mami dan menuju ke Hotelnya RR yang tidak jauh dari sana.


Sampai dilobby hotelnya, Aku juga turun karena mau mengemudi soalnya yang bawa tadi Dia.


" Nanti Aku jemput iya ???? " tanya RR.


" Gak usah Yang .... Aku mau langsung pulang nanti. Kalau nanti Kamu jemput, Bisa bisa gak pulang lagi Aku. " kataku sambil menja.


" Iya udah iya udah. Kamu hati hati mengemudi. Nanti kalau udah sampai kabarin Aku iya Yang. Muaaachh .... " kata RR sembari mengecup keningku.


" Iya. Bye .... " jawabku sambil masuk dan pergi meninggalkan Hotel itu.


Diperjalanan, Aku melepon SPVku dan memastikan jam berapa mulai meetingnya. Tapi infonya belum pasti jam berapa.


" Oke deh Mba ... Aku udah dijalan mau kekantor. Pada Mau kopi gak ???? Coba tanyain Anak Anak iya Mba biar sekalian Aku beliin. " kataku.

__ADS_1


" Oke Bu. "


Aku masih penasaran, siapa sih yang ditunggu tunggu, Sampai meeting bisa ditunda ??? Atau jangan jangan bapak sakit ??? tapi tidak mungkin, Kemarin masih sehat. Hhhmmm ... Ada apa iya ????? pikirku diperjalanan.


__ADS_2