
" Ouughh .... Ahhh ... Ahhh ... Yes Yang .... Iya disitu . Aahhh .... Aahhh ... " desahku yang merasa kenikmatan. Aku sangat menikmati setiap sodokan, goyangan bahkan hisapan darinya.
Laki Laki yang sedang berada diatasku itu lagi bekerja keras untuk memuaskan hasrat Kami berdua.
RR sengaja meremas millku agar Aku makin mendesah hebat. Aku meremas sprei dengan erat.
Dia berusaha untuk melakukan permainan itu. Usaha dan keringat yang bercucuran di tubuhnya menunjukkan bahwa Dia sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memasukkannya.
" Milikmu rapet bangat Yang .... Aku kewalahan mencarinya. Seperti Perawan terus. " bisiknya saat sudah mulai lemas.
" Tapi Kamu sukan kan ??? " godaku.
" Hhhmmm ... Aku suka. Sangat menyukainya. Apalagi kalau sudah menyatu seakan ada gigitan gigitan indah disana. "
Aku langsung mengambil alih permainan itu dan mulai melakukan goyangan goyangan indah diatasnya. Perlahan lahan Aku mengatur ritme hingga lama lama makin cepat dan cepat hingga Kami menjerit bersama menikmati permainan itu.
Dia tidak melepaskanku dan memelukku erat di dadanya yang kekar itu.
Aku mengecup lembut bibirnya dan langaung dibalas olehnya.
" Umm .... Ahhh ... Aaaa ... " desahnya.
" Udah keluarin ajah jangan ditahan tahan suaranya. " godaku tersenyum yang melihatnya merem melek menikmati sambil ******* ***** gunungku.
" Aaarrghhhh .... Aaauuu .... Enakk .... Nikmat sekali Sayang .... Hhhmmm .... " desahnya sambil mengenggam kedua tanganku.
" Aaaa .... Auu aaaa aaaa ... " desahku menggigit bibir bawahku.
Setelah beberapa ronde, Akhirnya Kami tepar diatas ranjang itu. Jantungku berdetak kencang tak berirama begitu juga Dia. Dengut denyut milikku juga terasa.
Tidak lama setelah beristirahat, Dia mengajakku mandi karena Dia sudah berjanji untuk memandikanku karena tadinya Aku sudah mandi.
Aku sedikit merasa kesakitan saat berjalan ke kamar mandi bersamanya.
__ADS_1
Aku menggenggam tangannya dan berhenti sejenak.
" Aduh, sakit Yang .... " rintihku sedikit merasa sakit sama saat seperti pertama kalinya saat bersama Dia melepas keperawananku. Tapi saat itu Aku mencoba menahannya karena tidak mungkin Aku mengatakan hal demikian sama Dia.
" Apanya yang sakit Yang ???? " tanya RR sedikit panik melihatku yang meringis merasa perih dan nyut nyutan.
Aku memejamkan mataku sambil memegang tangannya dan berjalan pelan. Aku yang tidak menjawabnya, Langsung peka dan tahu pasti Area itu yang sakit.
Dia langsung mengelus rambutku dan menciumnya berusaha membuatku tenang. Karena Dia tahu itu pasti sesikit perih apalagi sudah bermain berapa ronde untuk pagi ini dan begitu sulitnya untuk mencari dan memasukkannya.
" Pasti lecet. " gumamnya.
" Mau duduk dulu ??? Ayo biar Aku gendong ke kasur. " katanya menatapku sambil mengelus pipiku lembut.
" Gak. Aku mau mandi dulu. " jawabku sambil berjalan pelan.
" Maafkan Aku iya Sayang .... .Aku gak mikirin Kamu, Harusnya Aku pelan pelan. " katanya memasang wajah sedih membuatku merasa geli.
" ih .. Apaan dah ... " jawabku sambil ketawa menatapnya.
Aku yang sesekali mendesah karena gosokan tangannya membuatnya mempercepat gosokannya karena Dia tidak mau membuatku merasa makin sakit lagi akibat itu.
Dia mikir kalau makin lama pasti akan terjadi lagi dan otomatis Aku akan merasa makin perih makanya Dia langsung cepat cepat untuk membantuku.
Setelah selesai, Dia langsung memapahku keluar setelah memberikan handuk untukku. Dia sama sekali belum mandi hanya untuk membantuku.
" Udah Kamu mandi ajah. Aku bisa Sendiri. " kataku sambil melepas tangannya yang memegangku.
" Benaran nih ???? " jawabnya sambil menatapku.
" Iya Sayang ... " jawabku.
" Iya udah, Kamu jalannya pelan iya. Aku mandinya bentar kok. " katanya.
__ADS_1
" Iya. "
Aku langsung berjalan ke arah kasur dan mengambil pakaianku.
Tiba tiba Mami menelpon saat Aku mengeringkan rambutku.
" Ape ????? " kataku.
" Halo Cin .... Kamu dikamar gak ???? Aku boleh kesitu gak ???? minumannya masih ada gak Cin ????? "
" Yee... Tadi ditelpon gak diangkat! "
" Iya Cin .... Aku masih tidur cantik, Hehehhe .... " kata Mami dengan suara manjanya.
" Aku kirain Mami lagi bercumbu mesra sama Brondongmu. "
" Iya karena itu juga Cin .... Aku tidur nyenyak habis bermain cinta sama Dia. "
" Terus Dia sekarang ???? "
" Udah pergi Cin .... Makanya Aku udah sendirian nih, Boleh gabung gak ??? "
" Oh gitu iya, Karena udah sendirian makanya minta gabung. Kemarin kemarin Kamu hang out gak ngajak ngajak, Tiba sekarang sendirian minta gabung. Dasar Bencong .... " cetusku.
" Iya kan Aku juga gak mau mengganggu Kalian Cinta ..... Pasti Kalian lagi menikmati juga kan ???? " kata Mami dengan manja.
" Masalahnya sekarang Kami juga lagi menikmatinya. Yang ada nanti Kamu meringis gigit jari lagi melihatnya. " cetusku sambil ketawa.
" Ah bisa bisa Lodoh kali itu barang main mulu, Wkwkwkwk .... " Mami tertawa ngakak membuatku juga ikut tertawa kencang.
" Sialan .... Hahahaha .... Udah lecet juga masalahnya ini Cin .... Gimana dong ???? " godaku lagi dengan ketawa.
" Aish ..... Kasihan itu barang Cin .... Udah istirahat dulu ah .... Nanti lagi dilanjut. Ganas kali Kalian main mulu dah ah hahahaha .... iihhh geli ah ... " cetus Mami ketawa.
__ADS_1
" Iya udah sini, cepatan. "
" Oke .... Langsung meluncur .... "