
Why ??? "
" Karena ada vidio yang beredar Ran ... Aku malu bangat, Malluuu bangatt ... "
" Astaga ...... Aku no coment deh kalau udah sampai kayak gitu. Astagaaaaa ..... Kamu benar benar deh .... " jawbaku pengen nabok mukanya.
" Itulah Ran, Aku juga pusing bangat ini. "
" Kamu melakukan itu dengan Pria dan Kalian emang sengaja membuat vidio atau gimana sih ???? Oke, Kamu melakukan hal begituan tapi jangan sampai mengambil vidio Gus ... "
" Itu waktu Aku masih di luar negeri Ran ... Aku juga bingung dan gak tau bahwa Dia merekam itu semua. "
" Astaga .... Berarti Teman Kamu itu pelakunya. Kamu kenal gak ???? Atau Kamu kenalnya lewat aplikasi lagi ? " tanyaku melotot.
" Aku kenal. Karena Dia satu Apartemen samaku. Tapi Aku udah malas nanya sama Dia dan gak ada gunanya lagi soalnya udah ketauan juga. "
" Iya sih. Makanya kalau mau melakukan sesuatu pastikan tidak ada sistem rekam rekam segala. "
" Nah itu dia Aku bodohnya. "
" Trus Kamu udah ngomong sama Orang Tuamu ??? "
" Mereka tidak ada bicara apa apaa Ran ....Tapi iya itu Papi langsung drop pas tau itu. Makanya Aku juga benar benar pusing. Mami mau menjodohkan Aku sama Wanita Anak Teman Mami agar gosip itu segera tertutupi. "
" Iya harusnya Kamu ngebantah ajah Gus bahwa itu bukan Kamu. Bilang ajah itu editan atau segala macam. Kalau Kamu diam saja kan jadi ketauan bahwa itu benar. " saranku.
" Iya sih Ran .... Aku udah ada buat pernyataan begitu juga sih. Tapi kan tetap ajah namanya Orang pasti selalu bergosip atau segala macam. "
" Jadi gimana masalah perjodohan itu, Kamu setuju ??? "
" Hhhmm ... Besok Kita akan ketemuan berdua. Makanya Alu butuh bangat saran dari Kamu. Gimana, Aku mau menerimanya atau bagaimana ???? ''
" Iya ketemuan ajah dulu Gus .... Kalau masalah cinta atau gak nya kan harus kenal dan ngejalanin dulu toh .... Gak ada yang langsung jatuh cinta pandangan pertama, Oke emang ada, Tapi kan tetap ajah ada pengenalan satu sama lain. Iya Aku berharap Kalian saling menyukai satu sama lain. Cinta bisa berjalan seiring waktu katanya. So udah jalanin saja dulu. Ambil sisi positifnya dan dari kejadian ini juga Kamu harus belajar dan lebih Dewasa lagi. "
" Iya Ran ....Semoga ajah iya sama seperti Aku melihatmu untuk pertama kalinya dan langsung jatuh hati. " godanya senyum.
__ADS_1
" Dasar ..... Jatuh cinta saat pertama kali ketemu belum tentu bisa bertahan loh, Apalagi kalau sudah mengenal karekternya. Ada yang tidak sesuai kriteria kan ..... Jadi jangan berpatokan sama itu. Eh tapi Kalian udah saling komunikasi kan ??? "
" Udah. Noh fotonya lihat. Gimana menurut Kamu. Dia Seorang Dokter juga. " sambil menunjukkan foto Wanita itu.
" Cantik Gus ..... Wah kalau Dokter mah itu hebat loh Kamu bisa memilikinya. "
" Semoga lah sesuai harapan. Kalau nelpon sih nyambung. Nanti kalau Kami udah kenalan, Aku kenalin ke Kamu juga iya. "
" Siap siap. Kalau udah cocok langsung gas ajah Nikah. Hahaha .... "
" Maunya Mami juga gitu Ran ... Kenalan beberapa minggu dan langsung persiapan pernikahan. Karena Mami udah kenal Wanita itu dan katanya sih baik dan sopan. "
" Nah apalagi Orang Tua sudah menyukainya pasti emang benar benar baik. Gak mungkin dong Orang Tua menjerumuskan Anaknya. " tatapku.
" Iya sih Ran ..... Dia juga bilang ke Aku kalau keputusan ada di Aku. Dia akan mengikutinya. Jadi kalau Aku mau lanjut iya Dia mau. "
" Nah tuh .... Berarti Dia itu emang baik. "
" Semogalah Ran ..... Minggu depan Aku ajakin nongkrong sama Kamu deh biar kenal. ''
" Serius ???? Kamu liburan kesana ??? Wah aturan bareng ajah iya sekalian Aku ajakin Dia. Iyahh tapi Dia kerja sih. You know lah kalau Dokter kan ..... "
" Iya. Hehehe ...... Itu mah gampang Gus kalau mau liburan, Yang penting kenalan dulu besok. Kamu jangan sok songong kalau kenalan. Biasa saja. Wkwkwk ..... "
" Songong gimana ???? Sebenarnya Aku baik loh, Tampangnya saja begini wkwkwk..... "
" Beda Kamu sama Papi Kamu. "
" Iya kalo Papi mah jangan ditanya, Dia mah selalu bangga banggain Kamu dibanding Aku Anaknya sendiri. " Kata Agus manyun.
" Hahaha .... "
" Eh Kamu sama siapa ke Paris ??? "
" Dari kantor sih Gus, Tapi Aku sendiri yang kesana. Jadi Aku ngajak Teman. "
__ADS_1
" Lah Kamu kerja ???? Bukannya Kamu punya Butik ??? " tanyanya bingung.
'' Iya kerja tapi hanya 3 kali doang dalam seminggu. Selebihnya Aku di butik. "
" Wah .... Kamu benar benar luar biasa iya. Aku salut sama Kamu. " kata Agus sambil tepuk tangan dan bersandar disofa serta menyilangkan kakinya.
" Iya begitulah. Karyawan dan Punya Karyawan hahahaha .... "
Agus hanya geleng geleng kagum samaku.
*****
*****
*****
Malam sebelum Kami berangkat, Aku menyuruh Mami untuk tidur dirumah saja biar tidak kelamaan menunggu apalagi Dia terkadang bangunnya lama.
Seperti biasa, Aku sudah menyiapkan paspor, KTP dan yang lainnya ditas yang Aku tenteng agar mudah diambil saat cek in nanti dibandara. Punya Mami juga Aku yang pegang.
Aku hanya membawa satu koper sedang begitu juga Mami. Kami berjalan dibandara menuju tempat cek in.
Mami dengan gayanya layaknya seperti Seorang manager mamakai kacamata hitam andalannya dipadu syal dilehernya. Benar benar seperti Bencong pada umumnya.
Selesai cek in, Kami langaung ke ruang tunggu. Sambil menunggu disana, Mami mengeluarkan rendang yang dimasak Bibi dari Papaer Bag yang dipegangnya membuatku ketawa.
Dia membawa beberapa tempat karena katanya akan merindukan masakan Bibi selama disana. Enak juga sih pas makan nanti dipesawat di jadiin lauk.
Melihatnya yang begitu lahap makan membuatku menelan ludahku dan ikut menikmatinya juga karena tidak tahan padahal Kami baru makan.
Mami sangat senang akhirnya Dia juga bisa jalan jalan ke Luar Negeri lagi walau Dia tidak mengerti Bahasa Inggris sama sekali.
Uang pegangannya juga sudah disiapkan Dia selama ini. Hasil dari jual diri sama Mami dari Dayang Dayangnya Mami.
Dia tidak mau kalau Aku mengeluarkan uang untukknya.
__ADS_1
Dia selalu berkata " Aku bukan Parasit. " yang membuat Aku selalu tertawa kalau Dia mengatakam itu dengan suara centilnya.