Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 171


__ADS_3

Aku langsung menelpon pihak dealer. Apa mobilku sudah selesai diservice semua atau belum.


" Mi, Makan yuk .... " pesanku ke Mami.


Mami tidak membalas pesanku langsung. Jadi Aku langsung ke dealer saja.


Karena disana Aku menunggu lumayan lama, Aku menunggu di lantai atas showroom itu karena kebetulan ada tempat ngopi disana untuk setiap customer Mereka.


Aku mengejarkan beberapa perkerjaan kantor disana.


tidak berapa lama, Mami menelponku tanpa membalas pesanku itu.


" Iya Mi... " kataku.


" Cin, Kamu dimana ???? " tanya Mami tanpa basa basi.


" Aku lagi di dealer, Tadi siang mobilku mogok, Kempes di jalan. " jawabku santai.


" Oh ... "


" Kenapa Mi ??? Mami dimana ???? " tanyaku.


" Kamu ditelepin RR gak ???? "


" Gak. Kenapa Mi ??? Dia lagi sama Kamu ??? "


" Iya lagi samaku di Bandara. " jawab Mami simpel.


" Hah ??? Ngapain Kalian disana ???? " tanyaku masih biasa - biasa saja.

__ADS_1


" Kamu tidak tahu bahwa RR hari ini balik ke Kanada ???? "


" Gak Mi. Seriusan ???? Kemarin katanya Minggu Depan baliknya. " jawabku dengan sedikit gelisah.


" Makanya Cin, Sekali kali Kamu harus ngertiin Perasaan Orang !!! Jangan hanya mikirin diri sendiri !!!! Kamu bahkan tidak tahu kalau Dia pulang mendadak kan hari ini ???? "


" Ih ... Apaan sih Mi. " cetusku kesal.


" Dia lagi menunggu jadwal keberangkatannya hari ini. Asistennya Kecelakaan di Kanada saat Perjalanan Dinas. "


" Hah ??? Serius ??? Jam berapa terbang Mi ??? Aku kesana sekarang ..... " jawabku sambil melihat jam tanganku dan berlari turun dari coffeshop itu ke bawah.


" Mas, Nanti Saya kesini lagi iya. " kataku dengan sedikit cemas dan berlari kedepan untuk memanggil taksi.


Untung saja taksi langaung ada. Aku langsung minta tolong ke Supirnya untuk mengemudi agak cepat ke Bandara.


RR duduk terdiam di bangku itu dan belum cek in karena masih lumayan lama. Mami tidak memberi tahu RR bahwa Aku akan menuju kesana.


Dia berusaha kuat di depan Mami dan Mami selalu menguatkannya.


RR takut kehilangan Asistennya sekaligus Sahabatnya itu.


Di perjalanan ke Bandara, Aku merenung dan memikirkan kenapa Dia tidak mengabariku atau menelponku.


Apa yang harus Aku lakukan ????


Apakah Aku sebrengsek itu ??? Tidak memperdulikan Perasaan Orang lain seperti yang Mami bilang ????


Apa yang sudah Aku lakukan ???

__ADS_1


Pikiran pikiran itu berkecambuk dipikiranku hanya karena memikirkannya.


Teng !!!!!!


Setengah lima sore, RR langsung cek in.


Dia menghampiri Mami setelah selesai cek in dan ingin menuju ke ruang tunggu.


" Mami, Terima kasih untuk semuanya .... " kata RR memegang bahu Mami.


" Sama sama Sayang .... Semoga Adik Kamu cepat sembuh iya .... Salam juga untuknya. Tetap semangat iya .... Sampai ketemu lagi .... " jawab Mami mengelus pundak RR juga.


" Terima kasih Mami .... Mami sehat sehat iya ... Tolong sampaikan salamku buat Ranti. " tatapnya senyum melihat Mami dan Mami pun mengangguk.


RR langsung berjalan ke ruang tunggu sementara Aku masih belum sampai di Bandara.


Mami kembali duduk di kursi itu tanpa menelponku. Dia duduk merenung dan melihat layar yang ada di depannya. Terpampang jadwal penerbangan ke Kanada yang on schedule.


" Hhmmm .... Segala sesuatu tidak bisa Kita prediksi. Apapun yang telah Kita harapkan dan sudah di planning jauh jauh hari ternyata bukan diatas keinginan Kita. " gumam Mami menghela nafasnya.


Aku berlari ke ruang cek in dan mencari cari Mami. Aku langsung menelponnya dan berlari cepat ke arah Dia yang tidak jauh dari tempatku berdiri.


Mami menatapku dengan sedikit sedih terlihat dari ekspresinya.


Aku lemas melihat RR yang sudah tidak ada disana. Aku langsung melihat layar itu dan sudah menaiki pesawat.


Rasanya benar benar ingin menangis disana dan berteriak. Baru kali ini Aku merasakan betapa sakitnya hatiku.


Perih sekali disaat seperti ini, Aku tidak tahu dan tidak bisa disampingnya Dia. Aku benar benar diam dan duduk disana.

__ADS_1


Mami hanya melihatku dengan sedih dan sedikit marah.


Aku menunduk. Menatap ponselku. Airmataku terjatuh saat Aku membuka pesan dari Dia.


__ADS_2