Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 291


__ADS_3

Seperti pengantin pada umumnya, Subuh subuh sekali sudah bersama dengan MUA untuk di make over. Aku benar benar deg deg an sekali.


Melepas masa Perawan yang memang sudah bukan Perawan lagi. Melepas kesendirian dan akan membina rumah tangga bersama RR.


Pagi ini, RR tidak menemuiku karena memang Dia sengaja agar Aku benar benar tenang dulu karena sembari di make over oleh MUA.


Mungkin sama dengan Pengantin pada umumnya yang merasa deg deg an satu hari sebelum hari H, seperti itulah yang Aku rasakan subuh ini. Dimana Aku harus benar benar akan hidup bersama RR dan akan bersamanya. Dimana Aku harus menurut sama Suami dan harus lebih dewasa lagi.


Aku harus mengikutinya kemana pun Dia pergi dan apa yang akan dikatakan. Dan kemungkinan besar Dia akan membawaku tinggal di Negaranya, walau nanti akan sering sering datang ke Indonesia juga.


Dibalik rasa bahagiaku ini, tersimpan rasa sedih yang teramat dalam. Dimana Aku harus menikah tanpa Orang Tua dan tanpa adanya Keluarga sama sekali. Tidak bisa Aku pungkiri dan tutupi bahwa saat di make up in, Aku meneteskan air mataku hingga sang MUA nya mengatakan jangan menangis sekarang, nanti saja saat saling mengucapkan janji di depan Penghulu dan Orang Tua biar make up nya bagus.

__ADS_1


Aku hanya senyum dan mengangguk melihat sang MUA yang meriasku itu.


Setelah cukup lama di rias, akhirnya kelar juga tepat jam 7 pagi. Sang fotografer pun selalu siap untuk mengambil momen momen terpenting mulai dari saat di rias hingga setelah dirias.


Setelah akad nikah dimulai, Baru Aku bertemu dengan RR di depan penghulu. Anna mengantarkanku bersama Angel. Semua mata tertuju samaku dan memang dari dulu banyak Orang mengira bahwa Aku berprofesi Seorang Selebriti.


Hingga saat aku berjalan ke arah Penghulu yang sudah menunggu bersama hadirin dan RR, Ada beberapa Orang yang berbisik saat Aku berjalan.


" Cantiklah, Kan Dia Artis dan Model. " bisiknya membuatku, Angel dan Anna hanya senyum.


Tidak lama setelah Aku duduk disamping Papanya Agus karena Dia adalah Waliku hari ini. Proses akad, ijab kabul pun dimulai dan dengan lantang RR menjawab setiap pertanyaan Penghulunya hingga semua hadirin yang ada disana menjawab Sah.

__ADS_1


Saat ijab kabul berlangsung, Aku meneteskan airmataku saat Papanya Agus menyerahkan Aku sepenuhnya sama RR. Airmataku mengalir seperti hujan yang tiba tiba turun. Bahagia dan sedih yang Aku rasakan hari itu.


Setelah proses ijab kabul selesai, akan diadakan resepsi disalah satu gedung yang tidak jauh dari rumah. Iya, ijab kabul dilakukan di rumahku. Hanya beberapa tamu penting saja yang hadir saat ijab kabul Kami.


Setelah Prosesi pemotretan Keluarga dan Teman Teman yang hadir sudah selesai, Bibi, Rein dan para staff butik serta semua undangan yang hadir, langsung menuju gedung setelah menikmati beberapa makanan yang disediakan.


Aku berjalan ke kamarku untuk istirahat sebentar karena memang waktu resepsinya masih satu jam lagi untuk mulai. Hanya saja di gedung sebelum acara mulai, beberapa Artis akan menghibur para tamu yang sudah datang dulu. Para tamu juga bisa melihat foto foto prewed Kami yang terpajang disana dan akan selalu ditampilan si layar untuk berbagai foto foto yang sudah diambil oleh fotographer andal, dan bahkan untuk foto ijab kabul pagi itu akan ditampilkan juga disana.


RR dan Mami menemaniku untuk masuk ke kamar karena memang designer yang membuat gaun untukku saat resepsi ini masih makan di bawah. Setelah sampai dikamar, Mami keluar untuk mengambilkan air minum untukku serta makanan.


" Sayang, Terima kasih ya .... " kata RR mengecup keningku dan mengelus pipiku lembut dengan senyum indah yang terpancar dari wajahnya.

__ADS_1


Aku mengangguk senyum dan langsung memeluknya. Dipelukannya, Aku benar benar menangis sesunggukan hingga Dia mengelus dan menepuk nepuk punggungku lembut karena Dia tau apa yang Aku rasakan saat ini, Dia juga merasakan hal yang sama.


" Aku akan menjaga, mencintaimu selama hidupku. Aku berjanji. Terima kasih sudah mencintaiku. I Love You .... " bisik RR.


__ADS_2