Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 235


__ADS_3

Setelah Boarding pass, Kami langsung memasuki pesawat melalui pintu depan karena Kami berada di kelasa bisnis. RR sengaja upgrade tiket Kami dari kelas ekonomi ke bisnis.


Aku duduk disamping RR dan Mami disebelahku.


Tadi sebelum masuk, Pramugarinya nanya perlu bantuan atau apa karena melihat lututku yang biru. RR langsung menolaknya karena Dia bisa membantu.


Mami ketawa cengengesan melihat tingkah RR.


Pramugarinya langsung membantu menaikkan koper kecil yang Kami bawa ke kabin pesawat. Tidak lama kemudian langsung disajikan minuman dan beberapa cemilan.


Setelah Kami terbang, Tidak lama kemudian Mami nonton film sementara Aku tidur memakai selimut.


" Kayaknya Kamu cacingan deh Cin .... Tidur mulu dah ..... " kata Mami membuat RR sontak ketawa.


" Kayaknya iya Mi. Gimana dong, Aku harus minum obat cacing nih kayaknya ..... Kamu juga ketawa !!!! " jawabku sambil memeluk tangan RR dan memejamkan mataku.


" Iya udah iya udah tidurlah tidur .... " kata RR sambil mengusap usap rambutku dan menciumnya.


Aku menikmati tidurku sementara Mami dan RR lagi asyik nonton sambil ngemil. Tidak sengaja Aku begeser dan menggerakkan kakiku sehingga lututku kena sama kursi pesawat itu dan Aku meringis kesakitan.


" Aish .... Sakit .... " ringisku.


" Yang .... awas ... pelan pelan .... Sini Aku lihat dulu. " kata RR.

__ADS_1


Lututku cenat cenut panas dan sakit.


" Aduh nyeri bangat Yang, cenat cenut sakit .... Olesin salepnya lagi dong ... "


" Oh iya bentar bentar, Nanti sampai di Indo, Kamu langsung ngurut ajah takut kenapa napa Yang ... " jawab RR sambil mengoles salepnya.


" Iya nih panas Yang .... Astaga .... " kata RR sambil melihatku.


" Iya tuh Cin .... Nanti Kamu langsung ngurut ajah, Kan Kita tidak tau nanti ada efek atau gimana. Untuk antisipasi ajah Cin ... " kata Mami.


" Iya Mi. "


" Tuh sekalian bukain dulu tangannya RR yang si perban itu, Udah kering atau bagaimana?? olesin betadine ajah jangan di perban lagi biar cepat keringnya. Apa Aku ajah yang lihat??? " tanya Mami mengedipakn keningnya.


" Udah Mi, Tadi udah diolesin betadine kok. Makasih Mami sudah perhatian sama Kita. " jawab RR senyum.


" Telimiciki Mimi .... " kataku nyengir sama Mami.


" Udah gak usah sok sok nyengir senyum senyum gitu sama Mami, Nanti pasti ngomongnya bar bar lagi sama Mami. " cetus Mami.


" Itu tandanya kan Aku sayang sama Mami ... Hehehehe ... " kataku main mata.


" Haaaallllaaaaa .... Sama Mami doang Kamu ngomongnya barbar ... !!! " katanya Manyun.

__ADS_1


" Gak Dong ... Sama ajah kan, Aku sama Rein juga gitu apalagi sama yang disampingku ini, Melebihi bar bar kayaknya .... " kataku sambil melirik RR.


" Iya Kamu keras kepalas sekali !!!! " cetus RR.


" Betul bangat itu Cin .... Aku setuju !!! " tambah Mami mengacungkan jempolnya.


" Iya iya .... Hahaha ... Eh btw, Tahun depan Kita liburan kemana lagi Mi ??? " tanyaku.


" Maunya Mami sih Kalian Menikah tahun depan biar Mami bisa cantik endulita membahenol, Cusss .... " kata Mami dengan manja.


" Kalau Aku nikah, Mami mau tinggal sama Aku gak ??? "


" Iya mau dong asal Kalian berdua memang sudah menikah. Nanti Mami rela deh tinggal dan bekerja sama Kamu yang penting Kalian Nikah. Mami pasti senang sekali dan itu janji Mami. Mami kan pernah ngomong sama Kamu kalau Mami gak mau kerja sama Teman atau yang Mami anggap sudah seperti Keluarga bagi Mami walau Kamu sudah memaksa Mami tapi Mami No !!!! Tapi untuk kali ini kalau Kalian udah nikah, Mami akan tinggal atau bekerja sama Kamu. Pegang kata kata Mami ini !!!!! " kata Mami menatapku.


" Emang Mami pikir menikah itu gampang ????!!!! "


" Mami tau !!!! Tapi kan Kalian sudah sangat cocok ??? Apa lagi yang Kamu tunggu Cin ???? Coba deh kalau Mami diposisi Kamu, Pasti Mami akan menerima lamarannya RR. Karena Mami tau, Kamunya yang selalu menolak. Kamu tidak usah alasan alasan trauma atau segala macam lah, Semua itu bisa hilang jika Kamu dicintai sama Orang yang benar benar tulus, Dia akan menuntun Kamu berjalan bersama. Mami yang pasang badan kalau terjadi apa apa sama Kamu gara gara RR. Kamu kan tai, Kalau Bencong sudah marah ???? Tidak ada istilah apapun itu !!!! Semua bisa ditebas !!!! "


" Iya iya Mi. Oke oke .... Udah udah, Santai dulu .... " kataku ketawa dan mengelus pundak Mami yang mukanya sudah sangat serius sekali.


" Jangan bercanda mulu Cin !!!!! Ada saatnya Kita bicara serius dan bercanda !!! "


" Iya Aku serius Mi. Udah Mami doain ajah yang terbaik untuk Aku begitu juga RR. Doain Kita berjodoh, Doain Kita baik baik dan terlebih seperti yang Mami bilang tadi semoga ketulusan Seseorang itu bisa selamanya bersamaku dan bukan hanya sesaat saja. Dan Mami juga jangan pernah ninggalin Aku apapun yang terjadi. Mami tau kan seberapa besar Sayangnya Ranti sama Mami ???? " kataku senyum menatapnya dan memegang tangan Mami.

__ADS_1


" Keluarga tidak selalu berhubungan darah, melainkan orang-orang dalam hidupmu yang menginginkan kamu ada dalam hidup Mereka. Mereka yang menerimamu apa adanya. Orang-orang yang akan melakukan apa saja untuk melihatmu."


" Kelilingi dirimu hanya dengan orang-orang yang mengangkatmu lebih tinggi karena Teman adalah keluarga yang kamu pilih sendiri."


__ADS_2