Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 48


__ADS_3

Dia menghela nafasnya karena sudah merasa capek dan berbaring di dalam bath up itu.


" Are You Oke ???? " kecupku mesra.


" Yeahhh .... " jawabnya dengan sedikit ngos ngosan.


Aku langsung memegang dan mengelus dadanya yang berbusa karena sabun. Perlahan tanganku bermain diatas dada kekarnya itu. Aku memainkan tanganku hingga Dia mulai menggigit bibirnya. Aku langsung naik dan berada diatas.


Kumainkan permainan itu dengan penuh gairah dan semangat yang luar biasa hingga Dia sangat menikmatinya.


Aku melakukan satu posisi dan model tanpa berganti, Tapi Dia dan Aku sudah sangat merasa kepuasan.


Aku menaikkan tempo permainan hingga semua tubuh ikut menari nari seakan mengikuti irama permainan itu.


Aku tidak bisa memungkiri bahwa Dia sangat bisa memuaskanku dengan waktu yang cukup lama.


Sesekali Dia memelukku erat dan tidak ingin melakukan apa - apa saat dititik tertentu.

__ADS_1


Bahkan Dia lebih mantap dan aduhai saat menari dan bergoyang.


Aku langsung menjatuhkan tubuhku di atasnya dengan perasaan lega dan senang.


" Please .... lakukan itu lagi nanti.... " bisiknya ditelingaku.


" Permainan Kita benar benar mantap... Aku sangat puas dan menikmatinya. Tapi masih sangat susah untuk menemukan itu. Aku sangat menyukainya. "


Aku menatap miliknya dengan senyum karena sudah lemas tak berdaya.


" Sebentar lagi Kita mainkan lagi iya, agar Kamu punya semangat baru senin besok saat kerja. Aku ingin membuat Kamu mengingatku setiap saat seperti yang Kamu lakukan sama Aku. Bayanganmu selalu menghantuiku setiap saat hingga Aku sakit untuk tidak memikirkanmu. Aku hanya milikmu. " katanya menyentuh milikku yang kembar.


Kepuasan yang Aku dapat dari Dia memang benar benar diluar dugaanku. Permainan saat bersama Dia juga terkadang di luar kendaliku dan mengalir begitu saja.


Hingga Aku patut untuk mengucapkan banyak terima kasih atas pelayanan dan servisannya Dia walau Dia yang bayar Aku.


Sama sama puas dan sama sama dapat enaknya.

__ADS_1


Aku keluar kamar mandi dengan hanya memakai handuk saja dan Dia masih di situ. Saat Aku memegang HP ku dan menelpon Mami, Dia langsung datang menghampiri dan menarik handukku itu hingga terjatuh di lantai.


Dia dengan garang dan penuh semangat ber apai - api menarik dan memelukku utnuk bermain lagi. Aku langsung mematikan HP ku dan ikut bermain juga. Tak ku sangka Dia masih semangat.


Ahhhh Bukan main sekali permainan itu. Membuatku semakin menikmati dan merasakan indahnya malam itu. Saking semangatnya Dia hampir terjatuh karena lantai nya yang licin karena air.


Aku hampir ketawa dan segera memegang tangannya. Dia terlalu semangat untuk itu.


Semangatnya membuahkan hasil dan kepuasan tersendiri untukku dan Dia.


Saat sudah menemukan titik nikmat itu Dia menaikkan tempo hingga Kami saling memeluk erat dan mengeriang nikmat.


" Tolong jangan out dulu .... Biarkan lebih lama untuk menikmatinya. Aku sungguh ingin..... "


Aku yang tidak bisa membiarkan diam begitu saja langsung mengambil alih permainan itu dan mulai meliar dan memperluas permainan.


Pokoknya malam ini harus panjang .... jangan sampai ada waktu yang terbuang sia - sia. Aku tidak mau melewatkan waktu berlalu begitu saja begitu juga Dia.

__ADS_1


" Tahan ..... Permainan ini masih berlanjut!!!!! " desahku manja.


Dia pun ikut membantu walau sudah nafas tersendat sendat karena kecapean. Luar biasa permainan ini hingga Kami tertawa keras saat sudah terbaring lemas di atas ranjang.


__ADS_2