Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 246


__ADS_3

Aku menatap Papi Agus dengan senyum dan mengelus tangannya.


" Bapak harus sehat iya ??? Aku tunggu dan tagih janji Bapak tadi. " kataku mengancamnya dengan senyum.


" Iya Ranti. Jangan lupa besok lusa Kamu datang iya, Sama Dia. "


" Iya Pak. Itu gampang Pak. " jawabku.


Setelah cukup lama bercerita dan bercanda disana, Kami pun minta pamit sama Mereka karena mau ke tempat Angel.


" Kita langsung ke tempat Angel Mi ??? " tanyaku saat Kami sudah berjalan keluar dari kamar Papinya Agus.


" Iya Cin. Langsung ajah iya, Tapi telepon dulu Cin .... Dia ada dirumah gak ??? "


" Wait. ''


Aku langsung menelpon Angel dan ternyata Dia masih kerja dan Aku langsung menyuruh Mami untuk nelpon Adiknya dan juga masih di kampus.


" Oalah .... pie toh ... Nongkrong dulu yuk di club tempat Mami, Sekalian mau ketemu Anak Anak Mami dulu. " kata Mami.


" Kita drop Mami disana iya, Heheheh ... Nanti Kita jemput lagi. " kataku nyengir.


" Aduh aduh .... Baiklah Cinta, Mami tau dan ngerti kok. " jawab Mami dengn centil sambil main mata sama RR.


Tidak lama sampai di depan Club tempat tongkrongan Mami sekaligus tempat kerja Anak Anaknya itu, Kami langsung pergi dari sana dan langsung ke Hotel RR.

__ADS_1


Diperjalanan, RR seperti biasa menggenggam tanganku sambil menyetir. Aku yang iseng mengelus elus pahanya dan sontak membuat Dia menghentikan mobilnya.


" Hei, mau ngapain ??? " kataku tertawa melihat wajahnya yang sudah tidak sabar.


" Sayang ..... Mau disini apa di hotel ???? " tanyanya mengelus lembut bibirku.


" Hotel dong .... Masa disini ??? yang benar ajah ??? " jawabku santai dan tertawa.


" Makanya jangan pancing dulu dong Sayang, Kamu gak lihat nih udah tegang amat .... " kata RR dengan muka lesu.


" Iya iya. Aduh Pacarku ini gampang bangat naik nafsu ah .... Gimana kalau Aku gak sengaja megang paha Kamu ditempat umum ??? " kataku menatapnya sembari menahan ketawaku.


" Iya itu mah beda. Ini Kamu bukan sengaja megang tapi emang sengaja dan merabanya loh Sayang .... " katanya sambil melajukan dengan kecepatan kumayan cepat.


" Hahahaha ...."


" Tuh tuh apa itu .... Siapa sebenarnya yang mesum ??? " kataku meledek.


" Kita berdua !!! " jawabnya senyum dan mengelus kepalaku.


Tidak berapa lama, Kami langsung sampai di hotelnya RR. Dia meminta kunci kamarnya ke resepsionist. Kamar yang biasa Dia tempati setiap kesini ternyata tidak pernah di tempati oleh siapapun kecuali Dia.


Itu kamar khusus untuk Dia setiap kali berkunjung ke Indo. Tanpa lama lama, Dia menarik dan memegang tanganku untuk segera menuju ke kamar itu.


" Pelan pelan dong .... Lututku masih sakit. " kataku beralasan walau memang masih biru tapi sudah tidak sakit lagi.

__ADS_1


" Maaf Maaf .... "


RR langsung membuka pintu kamarnya dan mempersilahkan Aku masuk duluan.


Dia menempelkan kartu itu pada mesin yang ada sehingga lampu dan yang lainnga menyala.


Aku langsung membaringkan tubuhku diatas kasur setelah meletakkan tasku di atas meja.


" Huh .... Aku capek. " kataku sambil menjatuhkan tubuhku dikasur yang sangat empuk itu.


" Kamu mau istirahat dulu Yang ??? " tanya RR menghampiriku dan melepas kaos yang dipakainya.


" Hhm ... Aku capek. " jawabku melihat dadanya yang begitu kekar dan lapang.


Dia langsung ikutan tidur disampingku dan meletakkan tangannya dibawah kepalaku.


Aku menghadap ke Dia sambil mengelus lembut dada kekarnya itu dan mulai memainkan jemariku disana. Sesekali, Aku mengelus lembut bibirnya yang merah natural itu dengan jari jariku.


RR memejamkan matanya dengan menikmati setiap sentuhan sentuhan manja dariku. Aku mengelus lembut bibirnya hingga membuat sedikit menganga dan langsung ********** pelan.


RR yang langsung membuka matanya melakukan hal yang sama daa langsung dengan sigap untuk berada didepanku dan ******* bibirku lembut sembari tangannya melepas pakaianku.


" Aku benar benar merindukan ini .... " kata RR dengan nafas yang sudah tidak beraturan.


Aku menahan tangannya yang lain menggelitik manja milikku hingga membuatku mengeluarkan suara aneh tapi memuaskan itu.

__ADS_1


" Mari saling menikmati hari ini. " bisiknya.


__ADS_2