
Aku langsung balik setelah mengantar Mami ke apartemennya walau Dia memaksaku untuk mampir dulu.
Aku menolaknya karena besok harus kerja, Jadi Aku langsung pulang.
Sampai dirumah Aku langsung mandi dan mengabari Dia bahwa Aku sudah sampai. Dia mengirim emoticon peluk dan cium untukku. Lalu tidak lama kemudian Dia bilang Kangen.
********
Paginya Aku langsung siap siap untuk meeting lagi bersama vendor dan seperti biasa, Aku makan pagi dulu yang sudah disiapkan Bibi.
Hari ini Aku berencana untuk merekrut karyawan baru untuk diposisi Keuangan dan ingin memasukkan di beberapa perekrutan karyawan.
Aku ingin Seorang yang mengerti seluk beluk keuangan dan persediaan stok barang karena Aku sudah lumayan jarang ke butik karena sudah bekerja di salah satu perusahaan eksport import atau garmen dan Aku menempati posisi Desain Manager.
Pekerjaan Butik selalu Aku cek dan kerjakan kadang dari rumah dan hari dimana Aku tidak ke kantor karena di kantor baruku hanya 3 hari seminggu saja Aku datang.
Dulu Aku menolak untuk menerima pekerjaan itu, Tapi pemilik perusahaan itu minta tolong dan sangat berharap untuk Aku bisa bergabung diperusahaannya sehingga Aku pun meng iyakan karena waktunya tidak tiap hari ke kantor.
Setiap hari Priaku itu menelpon dan mengirim pesan untukku. Baik itu ngasih semangat dan bahkan Dia sangat merindukanku. Hati keempat Dia berada disini, Aku tak sempat ke hotelnya karena Aku sangat sibuk.
__ADS_1
Bahkan Mami juga menelpon untuk mengabari bahwa ada bookingan, Aku mengabaikannya. Beberapa chat masuk ke nomor pribadiku dan mengajak kenalan tapi Aku langsung blokir.
Telepon dari Angel juga beberapa hari ini Aku abaikan karena banyaknya pekerjaanku dan Aku sangat kecapean. Kadang sampai dirumah Aku sampai jam 9 malam akibat deadline produksi untuk barang impor dimajuin sehingga Aku mengubah strategi desain agar cepat selesai sesuai waktu yang ditentukan.
Beberapa email masuk juga Aku belum sempat balas dan baca. Hingga hari ini Aku benar benar sangat merasa lega karena bisa pulang kantor dan sampai di rumah jam 4 sore.
" Arrgghhh .... " kataku sambil meregangkan leherku di sofa ruang tamu.
" Tumben Non sudah pulang jam segini ??? " tanya Bibi sambil membawa air putih.
" Iya Bi. Aku kayak lagi dapat jekpot bisa pulang dan sampai di rumah jam segini. Ahhh badanku semua pegal - pegal, Bi. " kataku sambil meneguk air putih itu.
" Mau bangat Bi.... Tapi Aku mandi dulu iya, biar habis Bibi urut Aku langsung tidur. " jawabku sambil berdiri mau naik keatas.
" Baik Non. Nanti panggil ajah iya. "
" Iya iya. ''
Tidak menunggu lama Aku langsung mandi sembari mendengar lagu lagu kesukaanku yang sengaja ku putar untuk menemaniku saat mandi. Aku menggosok tubuhku dengan lembut dan memejamkan mataku.
__ADS_1
Perlahan Aku membayangkan Priaku itu saat Kami bercumbu mesra. Beberapa hari ini juga Aku mengabaikan telepon dan pesannya.
" Mungkin Dia sama yang lain. Gak mungkin Dia menungguku, Semua Pria pasti sama apalagi sudah mengenal dunia begini. " cetusku sambil menggosok tanganku dengan spons.
Selesai mandi Aku langaung pake piyama dan memanggil Bibi untuk naik ke kamarku. Bibi menyiapkan ambal dibawah kasurku dan Aku langsung berbaring disana.
Bibi memang sangat pandai memijit karena Mama selalu diurut sama Bibi kalau lagi pegal pegal dan masuk angin. Tangannya memang jago selain masak.
Sembari Bibi mengurutku, Aku membuka HPku dan membuka sosmed menggunakan HP kerjaku. Dan Aku langsung ingat bahwa Angel menelponku kemarin itu.
Aku langsung mengambil HP pribadiku yang berada di meja. Aku langsung menelponnya dan tidak ada jawaban.
" Kenapa Jel ??? Sori iya Aku kemarin sangat sibuk di kantor. Kamu lagi kerja iya ???? " pesanku ke Dia.
Dan Aku pun langsung chat Mami dan memberi tahu bahwa minggu ini Aku sangat sibuk jadi jangan pernah menerima pelanggan walaupun Mami selalu meng iyakan pelanggan saat Aku mau.
Sekarang memang Aku ingin melakukannya tapi Aku menahannya dan menyelesaikan pekerjaan dulu karena Aku tidak mau pekerjaanku akan terbengkalai karena hawa nafsuku saja.
Setiap Aku melakukan itu, Aku harus benar benar tidak ada pikiran tentang deadline pekerjaan sehingga Aku bisa menikmatinya dengan perasaan cinta.
__ADS_1